10 Istilah Dalam Produksi Film Yang Wajib Kamu Pahami (Part I) - IDS | International Design School

10 Istilah Dalam Produksi Film Yang Wajib Kamu Pahami (Part I)

Istilah dalam produksi film part 1

Buat kamu yang serius ingin berkarir di industri film, bisa mulai dari hal kecil, seperti mengenal istilah-istilah dalam produksi film. Selain menjadi bekal dasar, penguasaan istilah-istilah berikut ini juga mempermudah kita untuk mengkomunikasikan pesan yang akan disampaikan ke sesama kru film. Nah buat kamu yang bersiap memproduksi filmmu sendiri, yuk kita simak sama-sama!

  1. PPM (Pre-Production Meeting)

Sebelum memulai proses produksi, setiap orang yang akan terlibat dalam proses produksi film akan berkumpul untuk menyamakan persepsi dan visi dengan filmmaker. Hal yang dibahas tak terbatas hingga hal mendetail lainnya seperti jadwal produksi, referensi visual, budgeting. Biasanya, investor juga ikut terlibat dalam pertemuan ini.

  1. Script Breakdown

Sesuai dengan namanya, script breakdown adalah istilah untuk membedah naskah. Ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan di setiap adegan, seperti misalnya lokasi shooting, properti yang digunakan, penataan artistik serta kebutuhan lainnya.

Selain itu, script breakdown juga digunakan untuk membedah kebutuhan teknis, seperti angle yang digunakan, stok shot, pencahayaan dan hal teknis lainnya yang diperlukan dalam proses produksi.

  1. Scouting

Scouting pada dasarnya punya dua arti, mencari referensi lokasi atau mencari talent. Namun di prakteknya, seringkali scouting diartikan sebagai tahapan mencari talent dengan mendatangi agency atau langsung mendekati individu yang bersangkutan.

  1. Reading

Seperti namanya, reading diartikan membaca naskah untuk persiapan sebelum proses produksi. Setiap talent melalui proses ini untuk mempelajari dan memperdalam karakter serta adegan yang diperankan sehingga saat shooting bisa berjalan lebih efektif.

  1. Recce

Recce lebih tepat diartikan sebagai simulasi shooting di lokasi dengan membuat perencanaan angle dan pencahayaan. Simulasi ini penting dilakukan di setiap lokasi, agar proses produksi bisa berjalan lebih efektif.

  1. Crew Call

Ini istilah untuk mengingatkan kru akan jadwal shooting agar datang tepat waktu. Crew call ini biasanya dilakukan produser dengan menghubungi setiap kru beberapa jam sebelum proses produksi dimulai.

  1. On Cam

Istilah ini digunakan saat proses produksi untuk menentukan jadwal dimulainya shooting, karena istilah On Cam menentukan kapan kamera siap untuk merekam. Waktu yang diset untuk on cam menjadi acuan setiap kru dan talent untuk bersiap.

  1. Blocking

Blocking merupakan istilah teknis untuk mengatur posisi talent, properti serta pencahayaan agar tidak saling menghalangi. Selain itu, blocking juga bisa dijadikan acuan untuk pergerakan talent agar bisa selaras dengan elemen lain dalam frame.

  1. Wrap

Ini adalah kata yang dinantikan setiap kru yang terlibat dalam proses produksi. Artinya, seluruh adegan sudah selesai direkam dan proses pengambilan gambar sudah selesai. Ketika itu terjadi, maka sutradara meneriakkan kata ‘it’s a wrap’. Beberapa sutradara lebih memilih kata ‘bungkus’ yang punya artis sama Bahasa Indonesia.

  1. Logging

Logging ini merupakan identifikasi file-file video yang sudah mendapat persetujuan sutradara. Identifikasi ini memudahkan untuk mengetahui daftar file yang akan digunakan dalam tahap editing nantinya.

Nah bagaimana, sudah mengerti beberapa istilah dalam proses pengambilan gambar di atas? Selain bikin komunikasi antar kru menjadi lebih mudah, mengerti istilah-istilah di atas juga membuat kamu jadi kelihatan lebih profesional. Kalau sudah mengerti, sudah siapkah untuk memulai sendiri produksi filmmu?

 

SOURCE: 1 2 3

 

Posted in: Articles