10 Panduan Menggunakan Google Analytic Untuk Pemula - IDS | International Design School

10 Panduan Menggunakan Google Analytic Untuk Pemula

Saat ini mengetahui aktivitas pengunjung halaman website kita bukanlah hal yang sulit. Sebaliknya, hal itu sangat mudah dilakukan dengan menggunakan tool keluaran Google. Buat kamu yang belum bisa menggunakannya, ini 10 panduan menggunakan google analytic untuk pemula.

Kamu bisa melihat banyak informasi bermanfaat melalui google analytic seperti, demografi pengunjung, lalu lintas trafik, halaman paling banyak dikunjungi hingga perangkat yang digunakan pengunjung. Semua informasi tadi disajikan dalam bentuk tabel dan grafik menarik yang mudah dibaca.

 

pexels-photo-106344

Informasi dari google analytic bisa dijadikan dasar pertimbangan untuk mengatur strategi digital marketing. Buat kamu yang udah nggak sabaran, yuk simak panduan dasar menggunakan tool ini.

 

Membaca Data Statistik Google Analytic

Google Analytic menghadirkan dua jenis data, matriks dan dimensi. Dimensi adalah karakteristik pengunjung website seperti lokasi, lama kunjungan, halaman yang dikunjungi.

Sementara matriks merupakan data hasil pengukuran kuantitatif dari pengunjung website dan tindakan yang mereka lakukan. Contoh data matriks ini adalah jumlah total pengunjung, jumlah halaman yang dilihat dalam satu sesi.

Mayoritas data yang ditampilkan google analytic adalah berupa matriks dan dimensi. Kedua laporan data tadi disajikan dalam bentuk grafik dan juga tabel.

 

Istilah Umum yang Harus Dipahami di Google Analytic

Dalam data yang ditampilkan, google analytic menggunakan beberapa istilah. Tentunya kita akan kesulitan membaca hasil laporan jika tidak mengerti istilah yang dimaksud.

Berikut beberapa istilah yang paling sering ditampilkan.

– User Atau Pengunjung

Ini adalah matriks menunjukkan jumlah pengunjung website dalam jangka waktu tertentu. Di dalamnya dipecah lagi menjadi pengunjung baru atau pengunjung lama yang kembali mengunjungi website kamu.

– Sesion Atau Kunjungan

Matriks ini menampilkan aktivitas kunjungan ke sebuah website dalam kurun waktu tertentu.

– Page View

Angka menunjukkan banyaknya halaman yang dibuka di dalam website.

– Bounce Rate

Memperlihatkan berapa banyak user yang pergi meninggalkan halaman tanpa meninggalkan interaksi. Misalnya, kamu dianggap bounce rate ketika mengunjungi halaman website kemudian langsung pergi tanpa melihat artikel/fitur lain atau mengklik fitur yang ada di dalam website.

Matriks bounce rate memberikan insight yang bermanfaat untuk mengukur efektivitas landing page kamu.

 

Menetapkan Durasi Report

Kamu bisa pilih rentang tanggal laporan yang ingin ditampilkan oleh google analytic. Caranya mudah, cukup klik durasi yang diinginkan pada fitur di pojok kanan atas halaman google analytic.

Google analytics juga memungkinkan bagi kamu untuk membandingkan data insight website kamu dari suatu periode ke periode lainnya. Dengan begitu, kamu bisa mengukur efektivitas strategi dari waktu ke waktu.

 

Demografi Lokasi User

Kamu bisa melihat laporan demografi lokasi user yang datang berkunjung dengan menggunakan tool google analytic. Laporan ini ini Menu ini terletak di audience reports. Tak hanya negara, lebih detail lagi kamu bisa lihat kota pengunjung website.

 

User Baru dan User berulang

Laporan ini menunjukkan angka pengunjung baru dan pengunjung lama yang berkunjung kembali. Data ini bisa kamu manfaatkan untuk mengukur loyalitas pengunjung website yang bisa jadi berubah dari waktu ke waktu.

Dengan data ini, kamu bisa menilai efektivitas strategi dalam meningkatkan loyalitas user. Laporan ini bisa kamu temukan di menu audience >> overview.

 

Gadget Pengunjung

Laporan jenis gadget yang digunakan pengunjung bisa kamu temukan di audience >> mobile >> overview. Di menu ini, kamu juga bisa lihat persentase pengguna mobile dan desktop.

Dari data ini, kamu bisa lihat mayoritas device yang digunakan oleh pengunjung yang bisa digunakan untuk pengembangan fitur website nantinya.

 

Laporan Perilaku Pengunjung (Behaviour Overview Report)

Pada kolom behaviour di sebelah kiri halaman google analytic, kamu bisa mengamati perilaku user saat mengakses website. Mulai dari halaman yang paling banyak dikunjungi, bounce rate hingga average visit duration.

Semua indikator di atas menunjukkan performa halaman website. Kamu bisa menyusun strategi berdasarkan inputan data tadi.

 

Insight Trafik

Ini adalah fitur google analytic yang paling sering digunakan, letaknya berada di menu acquisition. Dari menu ini kamu bisa melihat jumlah trafik yang didapat beserta dengan detail kategori trafiknya, termasuk Social traffic, Referral traffic atau Paid traffic(PPC).

Beberapa istilah yang perlu dimengerti di menu acquisition, bisa kamu lihat pada penjelasan di bawah ini:

  • Organic Search

Trafik yang datang ketika pengunjung menemukan website kamu dari mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dll.

  • Direct

Jenis trafik yang dihitung ketika user mengetikkan langsung alamat domain di URL bar.

  • Social

Jenis trafik yang datang melalui platform media sosial.

 

Selain informasi di atas, kamu juga bisa melihat detail sumber trafik yang datang di tiap halaman dengan menggunakan google analytic. Caranya mudah, kamu bisa temukan di Behaviour >> Site Content >> All Pages >> Secondary Dimension >> Acquisition >> Default Channel Grouping. Nantinya akan muncul kolom baru yang menunjukkan dari mana  saja traffic tiap halaman website berasal.

Selain fitur dasar di atas, masih banyak fitur google analytic yang dapat membantu menilai performa website kamu. Buruan pasang deh, jika website kamu belum tersambung dengan google analytic. Jika tertarik lebih dalam mempelajari fitur google analytic, kamu bisa ikutan progran short course digital marketing di IDS | International Design Shool untuk memahami lebih banyak bagaimana strategi digital marketing.

Posted in: Articles