5 Istilah Umum yang Wajib Diketahui Dalam Design Graphic! - IDS | International Design School

5 Istilah Umum yang Wajib Diketahui Dalam Design Graphic!

5 Istilah Umum yang Wajib Diketahui Dalam Design Graphic! Bikin Kamu Lebih Profesional

Sudah tahu kan jika di dunia design graphic atau desain grafis banyak sekali istilah-istilah yang terkadang masih asing terdengar di telinga, bahkan untuk para desainer grafis sekalipun. Kalau sudah begitu, percakapan jadi tak nyambung atau malah kita jadi terlihat sebagai seorang amatiran.

Tapi nggak perlu takut lagi, kali ini IDS bakal bagikan istilah-istilah penting yang sering digunakan dalam dunia desain grafis. Istilah – istilah ini penting bagi kamu desainer pemula, juga buat kamu yang nantinya akan bersinggungan dengan desainer, misalnya minta di-desainkan sesuatu. Apa saja istilah umum yang wajib diketahui? Yuk kita simak.

  1. Gambar Raster dan Vektor

Ada dua jenis gambar yang lazim digunakan di dunia digital, yakni versi gambar raster atau bitmap dan vektor. Adapun pengertiannya, gambar raster adalah gambar yang terbentuk dari kumpulan pixel atau titik kemudian tersusun menjadi warna atau bentuk tertentu. Sementara gambar vektor adalah gambar yang ditentukan oleh titik-titik koordinat X dan Y. Titik-titik ini yang kemudian disusun menjadi bentuk atau bisa diisi warna yang diinginkan.

Contoh gambar raster adalah foto, sedangkan aplikasi pengolah gambar raster yang familiar adalah Photoshop dan GIMP. Sementara berbeda untuk gambar vektor hanya bisa diedit menggunakan aplikasi saat membuat gambar vektor itu sendiri, atau dengan kata lain tergantung kepada ekstension file gambar vektor. Beberapa aplikasi pengolah gambar vektor yang populer adalah coreldraw dan adobe illustrator.

Perbedaan yang mendasar lainnya, gambar raster tak bisa diubah ukurannya tanpa mempengaruhi kualitasnya. Ini karena raster mengandung jumlah piksel tertentu yang terbatas. Jadi jika kamu memperbesar foto ukuran kecil, maka kualitasnya akan menurun. Apa yang terjadi dengan gambar raster, berbeda dengan gambar vektor yang bisa dengan bebas diubah ukurannya tanpa menurunkan kualitas.

Karena sifat dasarnya di atas, maka tipe gambar vektor dianjurkan untuk membuat logo atau ilustrasi lain yang akan ditempatkan di berbagai media dengan ukuran yang berbeda pula.

  1. DPI dan PPI

Jika bekerja dengan gambar raster, maka sudah pasti familiar dengan istilah resolusi. Di dunia desain grafis, ada dua istilah yang populer, DPI dan PPI. DPI singkatan dari Dot Per Inchi mengacu kepada jumlah titik per inci per halaman cetak. Sementara PPI singkatan dari Pixel Per Inch, menggambarkan jumlah piksel per inchi dalam sebuah gambar.

Penggunaan DPI untuk menentukan kualitas cetak, semakin banyak jumlah dot per inchinya, maka kualitas cetak juga akan semakin baik. Standar DPI untuk cetak adalah 300 DPI. Sedangkan PPI digunakan ketika memperbesar atau meng-zoom gambar di photoshop contohnya. Semakin besar kita zoom gambarnya, maka jumlah pixel juga semakin berkurang dan kualitas gambar semakin menurun.

  1. CMYK dan RGB

CMYK adalah singkatan dari Cyan Magenta Yellow Black. Ini adalah warna dasar yang dipakai printer untuk mencetak. Jadi jangan heran jika tinta printermu punya 4 warna seperti disebutkan tadi. Sedangkan RGB adalah singkatan dari Red, Green, Blue merupakan warna dasar yang digunakan oleh tampilan monitor, entah itu di televisi, kamera digital hingga di smartphone.

Perbedaan yang mencolok, CMYK memiliki varian warna yang terbatas dibandingkan dengan RGB. Maka kamu perlu mengkonversi warna desain kamu ke mode CMYK saat akan dicetak. Juga perhatikan karena perbedaan CMYK dan RGB tadi, warna di monitor bisa saja berubah ketika dicetak.

  1. Grid

Grid dalam desain grafis artinya serangkaian garis vertikal dan horizontal yang berpotongan untuk membantu desainer menempatkan objek. Grid ini mempermudah desainer untuk mengatur komposisi dan keseimbangan.

  1. Tipografi

Tipografi menjadi salah satu teknik yang harus dikuasai oleh desainer. Secara sederhana, tipografi adalah seni mengatur huruf atau tulisan dalam sebuah desain. Tujuannya tipografi bermacam-macam, mulai dari menarik perhatian hingga agar bisa menyampaikan pesan lebih jelas.

Seorang desainer grafis perlu tahu tentang jenis-jenis huruf, pengaturan kerning yang baik, ukuran huruf dan hal lain seputar penggunaan huruf untuk mendukung desain.

Di atas tadi segelintir istilah dalam desain grafis yang sering dipakai dan perlu dimengerti agar proses komunikasi dengan desainer menjadi lebih mudah. Kamu juga bisa belajar istilah lainnya melalui buku, browsing di internet atau mengambil kursus desain grafis singkat di lembaga profesional seperti IDS (International Design School) yang diisi oleh tenaga kerja profesional di bidangnya.

SOURCE: 1 2 3

Posted in: Articles