7 Tips Fotografi Pemula - IDS | International Design School

7 Tips Fotografi Pemula

Sharing is caring!

Teknik fotografi untuk pemula sangat diperlukan bagi kamu yang mencintai dunia fotografi. Terlebih lagi sekarang ini hampir semua orang gemar mengambil foto dan membaginya di media sosial. Dengan mengikuti beberapa tips berikut ini, dengan kamera biasa pun kamu bisa mendapatkan hasil jepretan yang berkualitas tanpa harus membeli kamera yang lebih canggih.
1. Komposisi Yang Baik

Inti dari sebuah foto adalah komposisi – posisi objek yang berbeda dalam satu frame. Aturan praktis dan mudah untuk belajar mengenai komposisi adalah “Rule Of Third”, yaitu teknik di mana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto.

2. Pilih Mode Dengan Tepat

Kamera memiliki beberapa mode pengambilan gambar, mulai dari otomatis sampai manual yang bisa kamu setting sesuai kebutuhan. Kalau kamu ingin memotret objek yang bergerak cepat, setting camera ke mode Shutter Priority (“ S “). Di tempat dengan intensitas cahaya rendah, gunakan Aperature Priority (“ A “). Mode ini dapat memperbanyak kapasitas cahaya masuk ke lensa.

3. Menyesuaikan Eksposur

Selama kamu tidak memotret dengan menggunakan mode manual penuh, secara otomatis kamera digital kamu yang akan menentukan eksposur dari foto yang kamu potret.

4. Perhatikan White Balance

Kamera akan mengatur white balance secara otomatis berdasarkan jenis cahaya ketika kamu mengambil foto. Beda cahaya, beda pula warna yang dihasilkan. Misalnya cahaya matahari, cenderung menghasilkan cahaya berwarna biru, sedangkan neon menghasilkan cahaya sedikit hijau. Dalam banyak kasus, kamera akan menyesuaikan warna pada foto sehingga hasilnya lebih alami. Namun, kamu juga bisa mengatur pencahayaan secara manual dengan tombol white balance khusus (WB).

5. Gunakan Flash Secara Bijak

Banyak foto yang menggunakan flash, hasilnya jelek. Hal ini biasanya terjadi karena saat memotret, flash diletakkan terlalu dekat dengan subjek. Tentunya kamu tidak ingin teman atau keluarga yang kamu foto terlihat seperti Casper, kan? Jika kamu memang harus menggunakan flash, gunakan zoom untuk mendapatkan framing yang tepat.

6. Pikirkan Soal Lighting

Perhatikan seberapa banyak cahaya yang masuk ke lensa dan dari mana asal cahaya tersebut. Jika kamu berada di luar ruangan, jangan mengambil foto seseorang saat matahari tepat berada di belakang mereka. Jika kamu mengambil foto di sebuah monumen atau lokasi indoor, dan kamu tidak bisa mengatur cahaya secara alami, di sini lah saatnya untuk menggunakan flash sebagai alat bantu.

7. Post-Processing Foto untuk Sentuhan Akhir 

Untuk memberi sentuhan akhir pada sebuah foto, Post-Processing Foto bisa menggunakan Camera Raw Photoshop. Mengedit foto memang tidak diharuskan, namun editing foto yang sesuai bisa membantu kamu menghasilkan karya foto yang luar biasa. Kamu juga bisa menggunakan program seperti Picasa atau iPhoto untuk sekedar cropping, mengatur tone warna, atau mengatur eksposur.

 

Kamu mau belajar fotografi? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa dapat gelar Bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri.
Sumber : 1 2 3
Image Credit : Ron Frazier via Compfight cc
Mau Belajar Fotografi? Kursus Fotografi di IDS Saja!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG