8 Langkah Sederhana Membuat Skenario Film Pendek - IDS | International Design School

8 Langkah Sederhana Membuat Skenario Film Pendek

Menulis skenario adalah bagian terpenting dalam proses produksi sebuah film. Skenario termasuk unsur yang dibutuhkan paling awal dan juga paling penting sebagai rancangan membuat film.

Komponen-komponen utama dalam skenario terdiri dari aksi dan dialog. Aksi merujuk kepada “apa yang kita lihat” dan dialog merujuk kepada “apa yang dituturkan oleh tokoh”.

 

Apa Itu Skenario?

1
Skenario/Screenplay menurut KBBI adalah rencana lakon sandiwara atau film berupa adegan demi adegan yang tertulis secara terperinci atau sebuah naskah cerita yang di dalamnya terdapat uraian adegan, tempat, keadaan, dan dialog yang berurutan.

Skenario bukan hanya digunakan dalam film, melainkan juga untuk program televisi. Sedangkan orang yang membuat skenario disebut scriptwritter. Biasanya, tulisan standar untuk skenario adalah courier ukuran 12. Beberapa program komputer yang dibuat khusus untuk membuat skenario, seperti Celtx, DreamaScript, Final Draft, Movie Outline 3.0, FiveSprockets, Montage, dll.

 

2

Step by Step Membuat Skenario Film Pendek

Ada beberapa langkah yang diterapkan untuk membuat skenario film pendek. Apa saja? Berikut uraiannya.

 

1. Persiapan Sebelum Mulai Membuat


Sebelum mulai membuat ada baiknya kamu mencari berbagai sumber referensi skenario yang baik dan berkualitas. Manfaatkan internet untuk melihat contoh-contoh skenario film-film tersebut. Hal ini penting karena paling tidak kamu mempunyai gambaran bagaimana skenario yang baik.

 

2. Tentukan Target Pengerjaan

4
Hal ini mengenai timeline waktu pengerjaan. Mengelola waktu lebih efisien dan efektif tentu ampuh memotivasi kamu untuk lebih produktif lagi.

 

3. Menyusun Ide

5
Menyusun ide adalah menentukan tema, judul, dan premisnya Tentukan tema dalam film kamu, tema merupakan suatu garis besar ide dari skenariomu. Setelah mendapatkan tema, maka dari situ judul akan dengan mudah kamu dapatkan.

 

4. Buat Premis

12
Setelah itu, buat premisnya. Apa itu premis? Premis adalah pernyataan cerita dan masalah yang menggerakan cerita. Dalam sebuah premis terkandung (1) karakter & atributnya, (2) aksi/tindakan, (3) situasi. Biasanya, ketika menulis premis, nama karakter belum disebut, melainkan menjelaskan atributnya. Contoh premis diambil dari film Finding Nemo.

“Seekor ikan badut menantang marabahaya di samudera lepas untuk mencari anak semata wayangnya yang diculik oleh seorang penyelam tak dikenal.”

 

5. Kembangkan Skenario dan Plotnya

7
Setelah premis sudah dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat sinopsis pendek. Jabarkan 1 kalimat yang telah dibuat tadi menjadi 3 kalimat utuh. Tuliskan hubungan sebab-akibat. Ketiga kalimat tersebut haruslah mewakili ketiga babak, seperti nama (1) karakter dan atributnya, (2) deskripsi masalah, serta (3) langkah (action) apa yang harus diambil oleh tokoh utama. Berikut contohnya,

“Marlin, seekor ikan badut pemalu hidup bersama Nemo, anak semata wayangnya yang memiliki sirip tak sempurna. Suatu ketika, sang anak tertangkap jaring nelayan dan dibawa ke Sydney, Australia. Marlin pun harus menempuh perjalanan penuh marabahaya untuk menemukan kembali anaknya.”

 

6. Jabarkan menjadi Sinopsis Panjang

11

Setelah dibuat menjadi 3 kalimat pendek, kalimat-kalimat tersebut jabarkan lagi menjadi 3 paragraf yang menjabarkan detail ceritanya. Masing-masing kalimat di langkah sebelumnya bisa kamu jadikan topic sentence. Topic Sentence adalah kalimat utama yang menjadi patokan pada kalimat-kalimat selanjutnya. Kalimat pendukung harus tetap bersinggungan dan memperkuat topik utama.

Contoh:

“Marlin, seekor ikan badut pemalu hidup bersama Nemo, anak semata wayangnya yang memiliki sirip tak sempurna.

 

Dikembangkan menjadi:

“Marlin, seekor ikan badut pemalu hidup bersama Nemo, anak semata wayangnya yang memiliki sirip tak sempurna. Ia sangat menyayangi dan menjaga Nemo karena ia satu-satunya anak yang selamat dari suatu kejadian di masa lalu. Sementara itu, Nemo mulai kesal karena ia merasa ayahnya berlebihan dalam menjaga dan melindunginya.

 

7. Buat Treatment (Cerpen)

Langkah selanjutnya adalah menjabarkan lagi tiga paragraf tersebut menjadi cerpen (cerita pendek) yang terdiri dari beberapa paragraf. Namun, tetap fokus pada sinopsis panjang dan premis yang telah dibuat sebelumnya. Jangan lupakan struktur utama ceritamu.

 

8. Membuat Skenario

10
Setelah membuat cerpen, minimal kamu telah memiliki 9 paragraf cerita pendek hasil pengembangan dari sinopsis panjang yang sudah dibuat di tahap sebelumnya. Masukan kesembilan paragraf tersebut ke dalam urutan adegan (scene). Adegan (scene) dibagi sesuai dengan latar tempat dan waktu. Apabila suatu situasi terjadi dalam satu tempat dan waktu, maka ia dihitung sebagai satu adegan. Jabarkan ceritamu ke dalam urutan latar waktu dan tempat. Lalu tulis kejadiannya dengan semakin detail. Misalnya:

Scene 1 – Dapur Kos – Siang

Scene 2 – Kamar Tidur – Malam

Scene 3 – Sekolah – Pagi

Dan seterusnya…

Jika kamu sudah memiliki urutan cerita sesuai dengan latar waktu dan tempat. Kini kamu tinggal menuangkannya ke dalam format naskah.

Nah, itu dia beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mulai membuat skenario film pendekmu sendiri. Bagaimana? Apakah langkah di atas cukup membantu?

Buat kamu yang tertarik mau belajar menjadi scriptwritter profesional di bidangnya. Yuk belajar di IDS. Selengkapnya cek di sini.

 

Source:

1 2 3 4

 

Source pictures:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG