Aliran Fotografi Menurut World Press Photo Foundation | IDS

Aliran Fotografi Menurut World Press Photo Foundation

Aliran fotografi menurut World Press Photo Foundation ada sembilan. Sebelum membahas lebih lanjut tentang aliran fotografi, ada baiknya kamu mengenal World Press Photo Foundation. World Press Photo Foundation adalah sebuah organisasi non profit yang berkomitmen untuk mendukung dan memajukan standar foto jurnalistik dan fotografi dokumenter di seluruh dunia. Organisasi ini berbasis di Amsterdam dan telah didirikan sejak tahun 1955. World Press Photo dikenal sebagai pennyelenggara kontes foto terbesar dan paling bergengsi di dunia.

World Press Photo membagi kategori berdasarkan genre foto, dimana setiap kategori sudah memiliki definisi tersendiri menurut organisasi tersebut. Berikut adalah aliran fotografi menurut World Press Photo Foundation:

  1. Spot Photo, adalah foto yang diambil dari peristiwa yang spontan. Misal, foto peristiwa kecelakaan, kebakaran, dan perang. Dalam pengambilan foto, faktor keberuntungan dan keberanian sangat diperlukan. Hal ini penting agar emosi yang muncul dalam peritiwa menjadi nilai lebih sehingga foto lebih bermakna.
  2. General News, merupakan foto yang diabadikan dari peristiwa yang terjadwal, rutin, dan merupakan peristiwa yang terjadi secara harian. Mempunyai banyak tema seperti, politik, sosial, ekonomi, budaya, dan lain-lain.
  3. People in The News, merupakan foto mengenai orang atau masyarakat dalam suatu berita, yang ditampilkan adalah pribadi atau sosok yang menjadi sorotan berita tersebut. Contohnya foto saat Jokowi blusukan di daerah perkampungan.
  4. Daily Life, adalah foto tentang kehidupan sehari-hari manusia dipandang dari segi kemanusiawian-nya (human interest). Misal, tentang foto pengemis yang sedang meminta-minta atau aparat yang sedang menggebuki masa.
  5. Potrait, adalah foto yang menampilkan wajah seseorang secara close up. Ditampilkan karena adanya ciri khas pada wajah. Perlu adanya kedekatan personal antara fotografer dan model untuk dapat mengenali ciri khas pada wajah model.
  6. Sport Photo, adalah foto yang dibuat ketika event olahraga sedang berlangsung. Pada pengambilan foto ini, dibutuhkan peralatan yang lengkap dan canggih, karena jarak antara subjek foto dan fotografer sangatlah jauh.
  7. Science and Technology, merupakan foto yang diambil dari peristiwa yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan tentang alam dan teknologi.
  8. Art and Culture, adalah foto yang diambil pada saat acara kebudayaan atau kesenian. Misalnya, foto tari kecak, upacara ngaben, atau upacara kasodo di Kawah Gunung Bromo.
  9. Social and Environment, merupakan foto-foto tentang kehidupan sosial masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Contohnya foto seorang fotografer yang memotret hewan di tengah savanna.

 

Nah, jika sudah mengetahui berbagai jenis aliran fotografi. Kamu bisa memutuskan untuk konsentrasi di aliran fotografi yang mana. Sehingga, nantinya kamu bisa banyak berlatih memotret sesuai dengan aliran yang kamu gemari.

Kamu mau mengetahu lebih banyak tentang dunia fotografi dan menjadi fotografer handal? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa mendalami skill fotografi kamu serta mendapatkan gelar Bachelor di universitas terbaik di Australia melalui program International Pathway di IDS.

 

Sumber : 3
Image Credit: couple #1 by MarioMancuso is licensed under CC BY 2.0

 

Mau mendalami dunia fotografi dan menjadi fotografer handal? Jadikan mimpimu sebagai seorang fotografer menjadi kenyataan dengan belajar fotografi di IDS. Klik di sini!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG