Apa Itu Stop Motion Animasi? Temukan Jawabannya Di sini! - IDS | International Design School

Apa Itu Stop Motion Animasi? Temukan Jawabannya Di sini!

Stop motion animasi itu apa

Stop motion animasi, pasti kamu pernah mendengar tentang jenis animasi ini. Jenis animasi stop motion ini sedang hits di kalangan para animator. Rupanya animasi stop motion sudah muncul sejak tahun 1902. Maestro film trik Prancis Georges Méliès menggunakan animasi stop-motion untuk menghasilkan huruf yang bergerak dalam sebuah filmnya. Hm, sebetulnya apa sih animasi stop motion itu?

Definisi Stop Motion Animasi

Stop motion animasi (disebut juga animasi frame berhenti) adalah suatu teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Setiap pergerakan objek tersebut di foto dengan frame individual sehingga menciptakan ilusi gerakan saat serangkaian frame dimainkan secara berurutan dan berkesinambungan.

Ketika kamu memutar ulang urutan gambar dengan cepat, itu menciptakan sebuah ilusi gerakan. Jika kamu memahami cara kerja animasi 2D yang digambar (Disney di era awal), konsep stop motion animasi ini serupa kok.

Stop motion juga sering disebut dengan claymation karena dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan bahan clay (tanah liat) sebagai salah satu objek yang digerakkan. Teknik stop motion animasi pertama kali ditemukan oleh Stuart Blakton pada tahun 1906. Kala itu ia menggambar ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis menggunakan still camera, kemudian dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya. Teknik stop motion animasi ini sering digunakan dalam visual effect pada film era 50 atau 60-an bahkan sampai saat ini.

Capturing Stop Motion Animasi

Mulanya stop motion animasi di-capture dengan kamera film. Para animator tidak dapat melihat bagaimana hasil karya mereka sampai film selesai diproses. Mereka menggunakan pengukur permukaan untuk melacak di mana karakter mereka berada, dan seberapa jauh untuk memindahkan mereka. Jika animasi itu tidak lancar, ada kesalahan pada set atau jika pencahayaannya buruk, maka hasil karya mereka gagal dan harus memulai lagi dari awal.

Kemudian, di jaman yang lebih canggih ada sebuah mesin video khusus yang memungkinkan para animator untuk melihat satu atau dua frame akhir karya mereka dan membandingkannya dengan video langsung dari kamera. Teknologi ini membuat mereka lebih mudah memahami bagaimana proses perkembangan animasi mereka.

Penggunaan DSLR untuk Stop Motion Animasi

Di tahun 2005, film Corpse Bride yang disutradarai oleh Tim Burton di-shoot menggunakan Canon EOS-1D Mark II, yang menjadikannya sebagai film stop motion animasi pertama yang dibuat dengan kamera digital. DSLR seri awal tidak memiliki fitur live view dimana sebuah kamera dapat menampilkan hasil video melalui lensa. Jadi pihak studio harus memiliki kamera sekunder untuk menjadi backup camera primer.

Pada 2007, Canon dan Nikon memperkenalkan DSLR dengan live view. Sejak itu, DSLR telah digunakan untuk shoot sebagian besar stop motion animasi oleh para profesional yang hasilnya bisa kamu lihat di berbagai film, fitur video musik, hingga video iklan.

Jenis-Jenis Stop Motion Animasi dan Pembuatannya

Stop Motion Animasi terdiri dari beberapa jenis, yaitu cut out animation, clay animation,
puppet animation, pixilation animation, objek animation, dan graphic animation. Untuk membuat stop motion animasi tidak diperlukan keahlian khusus, yang paling penting butuh ketelitian dan ketelatenan karena animasi ini bukan jenis animasi yang dapat dibuat dalam waktu singkat. Siapa saja bisa mencoba membuat stop motion animation, termasuk asal mau telaten dan teliti, buang jauh rasa malas!

Nah itu penjelasan mengenai apa itu stop motion, untuk kamu yang ingin menjadi animator daftarkan segera diri kamu di IDS| International Design School, untuk info lebih lanjut kamu bisa kunjungi website kami www.idseducation.com

SOURCE: 1 2 3

 

Posted in: Articles