Beberapa Step yang Dilakukan dalam Membuat Sculpting - IDS | International Design School

Beberapa Step yang Dilakukan dalam Membuat Sculpting

Salah satu teknik dalam 3D Modelling adalah Subdivision Surface atau Digital Sculpting. Namun, tahukah kamu kalau ternyata ada pula teknik sculpting atau mematung yang dilakukan secara manual.

Mengapa teknik ini diperlukan? Karena mematung secara manual akan memberikan pemahaman yang lebih dari proporsi 3 dimensi. Selain itu juga untuk memberikan detail mengenai aliran otot makhluk hidup yang sangat penting pada 3D.

Nah, di bawah ini akan dibahas secara singkat beberapa step dasar dalam teknik sculpting (mematung).

 

1. Buat Sketsa


Pertama, yang pasti harus kamu lakukan adalah membuat sketsanya terlebih dahulu. Tidak harus menjadi gambar yang bagus dan rinci, namun dengan membuat sebuah sketsa kamu akan mengetahui bagaimana bentuk objek yang mau dibuat.

 

2. Buat Dasarnya

Jika pahatan memiliki dasar, ada baiknya untuk membuatnya terlebih dahulu. Dasar dapat dibuat dari kayu, tanah liat, batu atau bahan lain yang diinginkan.

 

3. Buat Armature

3
Buat terlebih dahulu armaturenya. Buat kalian yang belum tahu apa itu armature, armature adalah struktur penunjang. Struktur ini menyerupai fungsi tulang bagi pahatan sehingga menjaganya agar tidak patah. Armature dapat dibuat dari kawat tipis, pipa, tongkat atau bahan lain yang cocok untuk pahatanmu.  Mulailah dengan membuat “tulang belakang” pahatan dan buatlah cabangnya untuk membuat anggota tubuh lainnya. Gunakan sketsa desain yang tadi telah dibuat untuk membantu membuat armature lalu satukan dengan dasar pahatan.

 

4. Isi Bentuk Dasar


Tergantung pada bahan yang digunakan untuk membuat pahatan. Kamu mungkin perlu membuat lapisan bawah dengan bahan yang berbeda. Hal ini umumnya diperlukan saat memahat polimer tanah liat. Lapisan bawah akan membantu mengurangi biaya dan berat pahatan, jadi pertimbangkanlah untuk menggunakannya. Bahan yang banyak digunakan adalah koran, alumunium foil, dan karton.

 

5. Bergeraklah dari Bentuk yang Besar ke Bentuk yang Kecil

Mulailah dengan membentuk bagian yang paling besar hingga ke bagian yang paling kecil. Buat bentuk yang besar terlebih dahulu, baru kemudian bentuk yang kecil. Tambahkan bahan sesuai kebutuhanmu.

6. Tambahkan Detail

Setelah bentuk umum pahatan terbentuk, mulailah mencampur, mengukir dan membuat detail pahatan yang lebih halus. Detail yang perlu kamu buat misalnya adalah rambut, mata, dan otot, jari tangan dan jari kaki, dan sebagainya. Buat detail pada pahatan hingga tampak sempurna.

 

7. Tambahkan Tekstur

Tahap akhir memahat adalah memberikan tekstur pada pahatanmu. Tahap ini sangat penting untuk menghasilkan pahatan yang tampak realistis. Kamu bisa menggunakan alat memahat untuk memberikan tekstur. Alat lengkung digunakan untuk menghaluskan sisa tanah liat dan alat pemotong digunakan untuk memotong pahatan. Kamu bisa membuat alat memahat sendiri dari bola alumunium foil, sikat gigi, tusuk gigi, rantai kalung, sisir, jarum jahit, pisau, dan sebagainya.

 

8. Keringkan

Diamkan hasil pahatan hingga kering sempurna.

 

9. Warnai

Terakhir, percantik hasil pahatanmu menggunakan cat warna khusus.

Nah, itu dia beberapa step dasar yang dapat kamu coba buat. Memang, untuk membuatnya dibutuhkan kesabaran dan latihan terus-menerus agar hasilnya bisa sempurna.

Buat kamu yang mau belajar lebih lanjut seputar sculpting dan mau tahu teknik animasi lainnya. Yuk! Belajar di IDS. IDS punya program kuliah singkat selama 20 bulan di bidang digital animation. Penasaran? Cek selengkapnya di sini.

 

Source article and pictures:

1 2 4

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG