Beginilah Cara Studio Animasi Hollywood Menghadapi Pandemi Covid-19 - IDS | International Design School

Beginilah Cara Studio Animasi Hollywood Menghadapi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 menyebabkan bioskop-bioskop sedunia tutup demi mencegah penyebaran lebih luas. Bagaimana dengan nasib perfilman di Hollywood? Gak cuma gagal tayang sesuai jadwal, sejumlah studio animasi juga terpaksa mengubah kebijakan supaya tetap bertahan.

 2. Bagaimana Studio Animasi Hollywood Bertahan di Tengah Pandemi

Studio animasi di California dengan cepat menyesuaikan diri setelah Coronavirus menyebar. Mau tak mau, ini berdampak langsung pada alur kerja mereka. Karyawan diminta untuk WFH, beberapa produksi dihentikan sementara, dan alternatif Video On Demand (VOD). 

Universal mengumumkan bahwa Trolls World Tour (DreamWorks) akan ditayangkan secara VOD di hari yang sama dengan rencana penayangannya di bioskop, 10 April. Alternatif ini membuka jalur pendapatan lain akibat ditutupnya bioskop.

Bukan cuma studio Universal yang menerapkan cara untuk bertahan di tengah pandemi. Studio-studio animasi di Hollywood juga sudah membuat kebijakan resmi. Berikut ini rangkumannya.

Studio Animasi Walt Disney dan Studio Animasi Pixar

Walt Disney Company meminta semua karyawannya bekerja dari rumah, termasuk yang ada di The Walt Disney Studios, Walt Disney Television, ESPN, Direct-to-Consumer, dan Parks, Experience and Product. 

Di samping itu, sesuai dengan keputusan “perlindungan di tempat” California Utara, Pixar menutup studio Emeryville sehingga karyawan akan bekerja secara remote. “Saya dapat mengonfirmasi bahwa Pixar (dan setiap perusahaan lain di Bay Area) mengikuti pedoman dari pejabat daerah,” kata juru bicara studio.

Studio Animasi DreamWorks

Kampus Glendale (tempat yang ditujukan sebagai showplace DreamWorks SKG) mematuhi dekrit WFH yang diamanatkan oleh Jeff Shell, CEO perusahaan induk NBCUniversal. Margie Cohn, presiden DreamWorks Animation, mengirim memo sendiri soal status WFH ini. Di dalam memo itu, DreamWorks akan mengurangi jumlah pekerja yang WFO secara bertahap.

“Sementara itu, studio kami akan tetap terbuka karena banyak alur kerja produksi dan pasca-produksi kami memerlukan akses ke kampus. Seperti yang Anda lihat, kami terus mengambil langkah proaktif untuk membersihkan dan mendisinfeksi area kerja kami,” tulis Margie.

Studio Animasi Paramount

Paramount juga telah mewajibkan kebijakan WFH. Dalam seminggu, Paramount Animation menjadi “studio virtual” lengkap yang memindahkan empat film aktif ke produksi yang sepenuhnya terpencil. Mereka memiliki 112 orang yang sebelumnya bekerja dari tempat parkir dan kini bekerja dari rumah. Mereka juga bermitra dengan kolaborator animasi global di Montreal, Dallas, dan Paris, yang juga dikerjakan dari jarak jauh.

Studio Animasi Sony Pictures 

Studio Culver City mendorong semua karyawannya untuk bekerja dari rumah. Mereka secara aktif mencari solusi untuk pekerjaan jarak jauh serta memberikan fleksibilitas lebih kepada karyawan yang tetap bekerja di studio.

Sony mengusahakan supaya dua film unggulan mereka di 2020 tetap tayang. Pertama, Connected (18 September), sebuah komedi pemberontakan teknologi dari produser pemenang Oscar Phil Lord dan Chris Miller, yang disutradarai oleh Mike Rianda (Gravity Falls). Kedua, film Wish Dragon, fabel tentang jin dalam botol dari Base Animation.

Studio Animasi Warner Bros.

Berdasarkan memo dari John Stankey, presiden dan COO AT&T dan CEO WarnerMedia, semua karyawan WarnerMedia diminta untuk bekerja dari rumah. Itu termasuk Warner Bros. Animation (yang akan merilis Scoob!) dan Warner Bros. Television Group. 

“Dikarenakan adanya perubahan yang cepat terkait COVID-19, dan adanya peringatan, Warner Bros. Television Group menghentikan produksi beberapa dari 70+ seri dan pilots kami yang saat ini sedang syuting atau akan segera dimulai. 

Kesehatan dan keselamatan karyawan, pemain dan kru tetap menjadi prioritas utama kami. Selama situasi ini, kami akan terus mengikuti panduan dari Centers for Disease Control serta pejabat lokal dan profesional kesehatan masyarakat di setiap kota tempat produksi kami.”

Semoga pandemi ini segera teratasi supaya studio-studio tersebut bisa memproduksi animasi keren lagi untuk kita semua.

Posted in: Articles


WhatsApp chat