Cara Membuat Elemen dalam Memphis Design Dengan Adobe Illustrator - IDS | International Design School

Cara Membuat Elemen dalam Memphis Design Dengan Adobe Illustrator

Cara Membuat Elemen dalam Memphis Design Dengan Adobe Illustrator

Buat kamu yang tertarik dengan warna dan pola, bisa jadi kamu akan langsung menyukai konsep desain memphis style atau memphis design. Gaya desain memphis ini dikenal dengan penggunaan warna-warna primer, neon dan warna pastel yang dipadukan dengan bentuk geometris dan pola yang berulang. Ini adalah desain yang mengingatkan kita akan gaya retro yang sempat populer di tahun 1980an.

Hingga di era modern ini, gaya desain memphis ini masih punya peminat dan pengaruh yang cukup besar. Tak hanya di dalam desain cetak, namun juga dalam desain interior yang memainkan warna pastel serta bentuk geometri bertabrakan namun masih bisa selaras untuk menciptakan harmoni.

Sementara di desain cetak atau digital, nuansa Memphis Design bisa dimunculkan dengan memadukan pola, tekstur serta permainan warna menggunakan bentuk geometri dasar dan warna mencolok untuk menampilkan kontras. Kamu juga bisa menggunakan software pengolah gambar populer seperti adobe illustrator untuk menciptakan tren memphis design dengan gayamu sendiri.

Kamu bisa aplikasikan desain gaya ini kepada background desktop, kartu nama, atau juga poster sesuai dengan kebutuhanmu. Langsung saja, begini cara membuat elemen memphis design dengan menggunakan adobe illustrator.

  1. Buka Adobe Illustrator lalu pilih file baru File > New.

Ukuran kanvas bisa dibuat bebas, akan tetapi lebih mudah jika dibuat kotak. Ukuran kotak lebih mudah untuk direpetisi jika diperlukan untuk membuat area yang lebih luas.

  1. Buat elemen garis bergaya memphis design

Gaya desain memphis design terkenal dengan bentuk geometri dasar, dengan nuansa ceria dan bentuk cenderung berulang. Kamu bisa mulai sederhana dengan menggunakan Line Tool (\) untuk membuat garis datar.

  1. Buat elemen lingkaran bergaya memphis design

Tambahkan bentuk geometri tambahan dengan membuat lingkaran menggunakan Ellipse Tool (L). Buat dua bentuk geometri lalu bedakan dengan menghapus setengah lingkaran di salah satu bentuknya.

  1. Buat elemen segitiga bergaya memphis design

Gunakan Pen Tool (P) untuk membuat segitiga, lalu pertebal dengan menggunakan stroke.

  1. Buat lingkaran tak beraturan

Gunakan Pencil Tool (N) untuk membuat lingkaran kecil tak beraturan, lalu kopikan di sekitar artboard.

  1. Buat zig-zagĀ 

Gunakan Pen Tool (P) untuk membuat dasar garis zig-zag lalu beri pertebal dengan menggunakan stroke.

Setelah semua elemen selesai dibuat, kamu bisa padukan semua elemen tadi sesuai dengan selera kamu. Kopikan lalu susun dengan layout menarik, beri warna terang di background untuk menciptakan kesan ngejreng sesuai dengan gaya memphis design. Kamu juga bisa beri warna berbeda di setiap elemen yang dibuat tadi untuk menambah kental gaya memphis design.

Jangan lelah untuk bereksperimen, karena gaya Memphis Design. Padukan warna pastel dan neon bersama, rotasi bentuk geometri hingga menemukan posisi yang pas dan ciptakan desain yang terlihat ceria. Di era modern ini, gaya Memphis Design malah juga memadukan elemen 3D.

Kesimpulan

Gaya Memphis Design, sekalipun menuai banyak kritik karena dianggap punya selera seni rendah masih mampu bertahan hingga era modern ini. Yang membuat desain ini menarik adalah kebebasan berekspresi yang diberikan sehingga memberikan kesenangan tersendiri dalam proses desainnya.

Kebebasan berekspresi ini juga yang mungkin menjadi alasan gaya memphis design ini bertahan dari tahun 1980an dan berlanjut ke 1990an. Ketika gaya retro kembali booming di tahun 2010an, gaya memphis design kembali populer menjadi salah satu desain retro favorit.

 

Sumber: 1 2

Posted in: Articles