Inilah 6 Cara Membuat Script Film Pendek Yang Perlu di Perhatikan | IDS

Inilah 6 Cara Membuat Film Pendek Yang Perlu di Perhatikan!

Sharing is caring!

Berapa banyak dari kita yang pernah menonton film pendek? Film pendek memang sangat berbeda dari segi durasi dibandingkan dengan film – film pada umumnya. Dengan durasi yang bahkan bisa kurang dari sepuluh menit saja, film pendek ternyata juga mampu membawakan pesan moral dan cerita yang menarik dan mengandung nilai moral kepada para penontonnya. Script atau naskah dari film pendek itu sendiri tentunya juga penting, untuk menentukan jalan cerita yang akan dibawakan film tersebut. Berikut ini mari kita simak cara membuat script film pendek dengan aturan – aturan yang harus kamu ketahui.

contoh script film pendek

https://image.slidesharecdn.com/3thaymviqcq96zfnijal-signature-675b6334d6974aa4f5228b6de69a8eb0eb676166235736eaf9bb8b4bdfd85dfb-poli-150301222609-conversion-gate02/95/the-structure-and-the-process-of-writing-a-screenplay-33-638.jpg?cb=1425249074

1. Mempelajari aturan penulisan pada umumnya

Sebuah karya penulisan, apalagi script film, tentunya harus tetap dibuat mengikuti aturan penulisan yang ada. Hal – hal seperti penulisan judul, jenis huruf (font), ukuran kertas, format scene heading, hingga format lainnya juga harus tetap diperhatikan.

2. Perhatikan pengembangan cerita

Dasar pikiran atau ide utama cerita sangatlah penting sebagai dasar pengembangan cerita yang anda miliki secara keseluruhan. Selain dasar pikiran, kerangka cerita yang merupakan garis besar jalannya cerita juga harus anda buat dahulu. Kemudian bagian isi ceritanya. Jika sudah selesai, baca lagi secara keseluruhan untuk menghindari bagian – bagian yang kurang perlu.

3. Perhatikan durasi dari film pendek tersebut

Sebuah film pendek tidak menceritakan sebuah bagian secara bertele – tele. Setiap bagian haruslah dibuat seefisien ataupun sesingkat mungkin, namun juga tidak terkesan terburu – buru atau meloncat dari satu bagian ke bagian lainnya. Bahkan untuk mengikuti festival film pendekpun biasanya durasinya tidak lebih dari 10 menit. Script film untuk durasi kurang dari 10 menit biasanya 7-8 halaman.

4. Tulislah cerita yang ‘mudah’ direalisasikan

Jika anda menulis tanpa memperhatikan akses dan kemudahan untuk membuat setiap adegan itu dapat direalisasikan. Adegan seperti kejar – kejaran mobil, kebakaran, ataupun bencana alam nampaknya akan sulit untuk diwujudkan. Maka pertimbangkanlah dahulu kemungkinan dari setiap adegan yang anda buat.

5. Carilah momen tunggal dan kisah yang menarik untuk kisah anda

Selalu ada kisah menarik yang bisa diangkat dari sebuah film pendek. Anda harus menemukan cara agar kisah tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. Momen tunggal, yaitu ada sebuah konflik yang harus diselesaikan dimana ada dilema yang dipertaruhkan dan pilihan yang harus dipilih oleh tokoh utama dalam film tersebut.

6. Waspadalah terhadap klise

Hindarilah stereotype, atau ide cerita umum yang sudah ditulis oleh orang banyak. Anda tidak harus mencontoh film – film hebat yang sudah ada, namun anda dapat mulai dengan kisah – kisah kecil yang akrab dengan anda, tentunya dengan sentuhan yang menarik untuk ditonton.

 Suatu naskah film terdiri dari enam bagian, yaitu:

  • Title Page, adalah judul yang akan dijadikan pedoman pertama bagi seorang produser untuk menilai apakah pembuat naskah itu seorang profesional atau hanya amatiran.
  • Scene Heading, merupakan sebuah petunjuk dimulainya suatu naskah. Kata yang digunakan yaitu “EXT. — ” (cerita berlangsung di luar ruangan) dan “INT. — (cerita berlangsung di dalam ruangan). Kemudian diikuti nama sebuah tempat yang harus ditulis dengan huruf kapital.
  • Action, biasanya ditulis 2 baris dibawah Scene Heading. Action adalah gambaran yang menceritakan apapun yang akan terlihat dalam adegan film dan selalu pada keadaan sekarang ( Present Time ).
  • Dialogue, merupakan segala sesuatu yang dibicarakan oleh tokoh atau karakter.
  • Parenthetical, adalah keterangan yang menjelaskan segala sesuatu yang dilakukan oleh karakter atau tokoh.
  • Transition, sebuah deskripsi pendek untuk menjelaskan bahwa cerita berpindah dari scene ke scene lain. Diantaranya adalah: CUT TO, DISSOLVE TO, INTERCUT WITH atau INTERCUT BETWEEN. Sedangkan pada akhir cerita biasanya FADE OUT, IRIS OUT, dll.

Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat script film pendek. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang hendak membuat film nantinya.

Source: 1 | 2 | 3

Posted in: Articles

Comments (One Response )

  1. Patimpus - September 26, 2017 - 10:18 am #

    Pada dasarnya menulis cerita film pendek dan panjang tidaklah jauh beda. Hal utama yang membedakannya hanyalah pada durasi waktu. Namun dari durasi inilah kemudian berpengaruh pada bagaimana membangun konstruksi dramatik yang efektif, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat tepat waktu dan tetap menggigit. Itu menurut saya 🙂

    TERIMA KASIH.

DAFTAR SEKARANG