Catat! 5 Langkah Membangun Brand Strategy & Design - IDS | International Design School

Catat! 5 Langkah Membangun Brand Strategy & Design

Runtutan Brand strategy & design process

Untuk membangun sebuah brand dari awal, ada banyak yang harus dipersiapkan, banyak pertanyaan yang harus dijawab. Banyaknya pertimbangan serta proses tadi untuk menciptakan sebuah brand yang baik, dikenal luas dan memiliki pengaruh agar tercipta basis pelanggan loyal. Ada banyak langkah yang harus diambil dan diaplikasikan, sebagai referensi kamu bisa ikuti 5 langkah berikut!

  1. Tentukan Target Audiens dan Kompetitor

Langkah dasar dan krusial saat membangun brand adalah menentukan siapa kita, siapa target audiens kita serta siapa kompetitor. Untuk menjawab pertanyaan tadi, kamu bisa mulai dari menentukan produk/jasa yang dijual, kemudian dijual kepada siapa serta seperti apa persona masing-masing kompetitor.

Dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, bukan perkara sulit untuk bisa riset tentang calon kompetitor. Dari situ kamu juga bisa mempelajari strategi kompetitor, target pasar serta apa saja yang sudah mereka lakukan. Nah untuk melihat siapa calon kompetitor, kamu bisa cari dengan memasukkan kata kunci barang/jasa yang akan kamu jual nanti.

Sedangkan untuk bisa lebih mengenal target audiens, kamu bisa lakukan riset dengan menyebar kuesioner, berbicara langsung atau demografis mereka dari akun media sosial kompetitor.

  1. Tentukan Fokus dan Karakteristik Brand

Usai menentukan posisi kita, target audiens dan kompetitor. Langkah selanjutnya fokus kepada karakter dan nilai/value yang ingin kamu berikan kepada target audiens. Dari situ kamu bisa merumuskan jawaban atas pertanyaan, apa value brand kamu? Dengan cara apa kamu mengantarkan value tersebut?

Karakteristik brand menjadi salah satu pondasi penting bagi langkah kita berikutnya. Karakteristik ini pula yang akan menjadi brand voice di media sosial atau di campaign lainnya. Karakteristik ini menjadi panduan bagaimana penampilan brand dari sisi digital creative baik dalam bentuk visual maupun tulisan.

  1. Tentukan Nama Brand, Tagline, Slogan

Nama brand menjadi salah satu hal krusial, karena mempengaruhi proses lainnya seperti pendaftaran merek dagang, pendaftaran domain hingga strategi marketing. Karena itu buatlah merk yang unik, mudah diingat namun sulit ditiru pihak lain. Sama halnya seperti membuat slogan, ciptakan slogan yang catchy namun tetap mampu mengantarkan visi dan misi brand kamu.

Slogan sama krusialnya seperti nama brand, karena akan muncul di banyak media promosi seperti website, kartu nama hingga media sosial. Namun tak seperti nama brand, slogan lebih memungkinkan untuk berganti seiring dengan perkembangan brand itu sendiri.

Yang perlu diingat dan digaris bawahi adalah untuk memberikan ‘nyawa’ kepada nama brand itu sendiri dengan memberikannya karakteristik seperti yang dijelaskan sebelumnya. Karakteristik serta strategi branding lainnya ini yang akan membangun reputasi sebuah brand dan membuatnya memiliki arti di pasaran.

  1. Tentukan Gaya Brand Serta Desain Logo

Gaya brand adalah sesuatu yang berkaitan dengan tampilan visual brand itu sendiri, baik itu warna maupun bentuk dan font yang digunakan. Lalu kita beralih ke langkah krusial berikutnya yakni menentukan desain logo.

Perhatikan dengan baik logo yang kamu desain karena nantinya orang akan mengenal brand kamu melalui logo ini. Pastikan logo kamu mudah diingat, unik tetapi tetap upayakan simple. Yang pasti desain logo harus mampu mewakili nilai, visi dan misi brand kamu secara visual.

  1. Konsisten dan Evaluasi

Proses branding tak selesai saat logo dan slogan sudah rampung. Proses berikutnya yang juga tak kalah penting adalah konsistensi. Pastikan kamu menjalankan bisnis kamu sesuai dengan strategi branding yang sudah kamu susun sebelumnya. Dengan begitu, brand voice kamu akan semakin jelas, begitu pula dengan positioning dan audiens yang menjadi target market kamu.

Jangan lupakan juga untuk terus mengevaluasi bagaimana performa brand kamu, bagaimana cara meningkatkan interaksi, atau bagaimana brand kamu dikenal di pasaran. Kenyataannya, brand identity yang kamu bangun tak selalu sinkron atau sejalan dengan brand image yang terbentuk di pasar, karena kamu tak punya kendali 100% bagaimana orang lain mempersepsikan brand kamu.

Di sini peran evaluasi menjadi penting. Bahkan jika memang diperlukan, kamu bisa lakukan rebranding dan mengulang sebagian proses di atas.

Nah itu tadi, langkah-langkah untuk membangun brand strategy dan design. Bisa dipelajari dan langsung praktekkan buat kemajuan bisnis kamu.

Source: 1 2 3

Posted in: Articles