Fakta-Fakta Dalam Usaha Fotografi | Kursus Fotografi

Fakta-fakta Dalam Usaha Fotografi

Sharing is caring!

Maraknya dunia fotografi sekarang ini, membuat kita sering bertanya-tanya bagaimana sih prospek usaha fotografi? Bagi kamu yang menggemari fotografi, karir sebagai fotografer seolah menjadi sarana aktualisasi diri. Menyalurkan hobi yang sekaligus dapat menghasilkan uang. Terutama untuk para kawula muda, mendapat titel “fotografer profesional” pastilah sangat menyenangkan dan membanggakan.

Akan tetapi untuk bisa sukses dan menghasilkan uang yang cukup banyak dan tawaran kerja yang padat, perlu usaha yang besar. Inilah beberapa fakta mengenai usaha fotografi.

 

  1. Ekspektasi

Semua tergantung pada apa ekspektasi kita terhadap usaha fotografi. Lupakan usaha fotografi kalau kamu ingin kaya dalam waktu di bawah lima tahun. Sebagai langkah awal, kamu bisa memulai usaha fotografi sebagai freelance photographer di hari Sabtu-Minggu sambil mempertahankan pekerjaan utama. Lumayanlah, kamu bisa mendapat Rp 500.000 – Rp 2.500.000 hanya dalam satu hari.

Kamu bisa meningkatkan statusmu sebagai freelance photographer, sebagai fotografer menengah ke atas dengan memilih spesialisasi dalam bidang fotografi. Misalnya menekuni fotografi pernikahan, fotografi produk, fotografi komersial/iklan, fashion dan sebagainya. Seiring bertambahnya jam terbang dan reputasi, penghasilanmu juga akan bisa bertambah. Tetapi, jika sudah pada tahap seperti ini, kamu juga harus belajar soal marketing dan manajemen.

 

  1. Model Usaha Fotografi

Fotografer yang berjiwa wirausaha akan mengembangkan bisnis fotografinya. Tapi fokus utamanya berubah menjadi pencitraan (branding) dan juga marketing (mencari klien) daripada fotografinya. Fotografi itu sendiri kebanyakan ditangani oleh fotografer lain (baik freelance atau karyawan). Untuk bisnis fotografi seperti ini, bisa menghasilkan uang yang lumayan dalam waktu 5 tahun, jika dikelola secara benar.

 

  1. Keuangan Usaha Fotografi

Untuk kamu yang tergolong sebagai orang yang tidak bisa memegang atau mengatur uang, hidup bisa berantakan. Karena usaha fotografi bukan termasuk usaha yang konsisten (tidak setiap saat ada job). Suatu hari bisa saja kamu mendapat job besar dengan total income seratus juta, tetapi dua bulan ke depan bisa saja tidak ada job sama sekali. Siapkah kamu dengan kondisi seperti ini?

 

  1. Dunia Fotografi Pro di Indonesia

Di Indonesia sendiri, tarif yang diberikan untuk fotografer pro cenderung lebih rendah dibandingkan di luar negeri. Oleh karena itu, banyak fotografer Indonesia yang memiliki kemampuan tinggi memilih bekerja di luar atau mencari pasar Internasional. Sebagai gambaran, jika memotret satu event di Indonesia, tarifnya berkisar 1 sampai 5 juta per-hari. tetapi Di Amerika Serikat bisa dibayar 30 juta perhari. Itu baru kategori “pro-photographer“, jika kamu sudah mencapai level “super-photogrpaher“, per-harinya kamu bisa dibayar ratusan juta.

 

Nah, itulah tadi gambaran realistis tentang usaha di bidang fotografi. Sebelum terjun sepenuhnya dalam usaha fotogragfi dan meninggalkan pekerjaan utama. Ada baiknya mempertimbangkannya terlebih dahulu masak-masak. Bijaklah dalam menentukan langkah selanjutnya.

 

Kamu tertarik dengan dunia fotografi? Ingin belajar dan lebih mendalami dunia fotografi? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan juga bisa mendapatkan gelar Bachelor dari universitas ternama di luar negeri bagi kamu yang berminat kuliah di bidang fotografi.

 

Sumber : 1 2
Image Credit : Fort Wainwright’s Photography Studio by Fort Wainwright Public Affairs Office is licensed under CC BY 2.0

 

Jika Kamu Tertarik di Dunia Fotografi dan Merasa Sulit Belajar Otodidak, Ikut Kursus Fotografi di IDS Aja! Klik Infonya Di Sini..

Posted in: Articles

Comments (One Response )

  1. Tedi - April 14, 2017 - 1:52 pm #

    Kira-kira berapa biaya untuk membuka usaha dibidang fotografi ?

DAFTAR SEKARANG