Ingin Punya Profesi Sebagai Desainer Grafis? Siapkan 5 Hal Ini Dari Sekarang  - IDS | International Design School

Ingin Punya Profesi Sebagai Desainer Grafis? Siapkan 5 Hal Ini Dari Sekarang 

Popularitas desainer grafis semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan milenial. Hal ini tak luput dari meningkatnya kebutuhan aspek visual untuk beberapa platform online, salah satunya sosial media.

Nyatanya memang konten dengan tampilan visual menarik saat ini menjadi pilihan utama untuk menyampaikan informasi yang lebih mudah dipahami dan dicerna. Hal ini yang menjadi tugas utama seorang desainer grafis, memvisualisasikan informasi ke dalam bentuk grafik atau tampilan visual yang menarik.

1

Nah buat kamu yang kebelet menjajal peruntungan menjadi desainer grafis, ada sedikit tips dan trik nih agar bisa sukses di jalur karir yang kamu pilih. Jika dilakukan dengan tepat, bukan tak mungkin banyak perusahaan antri ingin merekrut kamu. Apa saja itu?

  1. Pilih kampus yang tepat

Semua orang yang sedang mengawali pasti akan melalui proses belajar. Karenanya kamu harus memilih tempat belajar yang sesuai dengan passion dan cita-cita kamu. Pilih kampus yang mampu memberikan wawasan menyeluruh mengenai profesi seorang desainer. Atau kamu juga bisa mengikuti short course secara offline atau online. 

Dengan memilih kampus atau tempat kursus yang tepat, kamu akan bertemu mentor-mentor yang sudah ahli dibidangnya. Dari sinilah kamu bisa pelajari hasil karyanya untuk dijadikan inspirasi karyamu sendiri.

Awalnya mungkin karya yang dihasilkan terasa mirip. Namun seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan identitasmu sendiri yang menjadi pembeda. Jika tekun dan rajin, pada waktunya kamu juga bisa menjadi seorang trendsetter.

IDS | International design School adalah kampus yang cocok untuk kamu yang mau mengembangkan bakat untuk menjadi desainer grafis, dosen-dosen yang mengajar adalah praktisi langsung di industri desain saat ini, selain itu IDS | International Design School juga memiliki kelas short course untuk info pendaftaran cek www.idseducation.com

  1. Cari pengalaman

Menjadi desainer handal berarti juga banyak pengalaman. Karena kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik. Maka selagi muda, pergunakan waktu sebisa mungkin untuk mencari pengalaman di bidang yang kamu tekuni.

Salah satu cara mencari pengalaman adalah magang. Kamu perlu merasakan sensasi bekerja dengan penuh tekanan, bertemu dengan desainer senior, mempresentasikan konsep desain mu kepada klien atau rutinitas lainnya. Pengalaman magang ini selain bagus untuk mengasah mental, juga bagus untuk pemanis di CV kamu nantinya.

Cara lain untuk mendapatkan pengalaman adalah mengambil project lepas atau freelance. Kamu bisa cari lewat situs online atau juga offline dengan menawarkan jasa desain kepada yang membutuhkan. Pengalaman menangani klien jelas akan membuat skill desain serta mental mu semakin terasah.

  1. Pamer karya

Cara paling efektif untuk bisa menarik perhatian perusahaan atau calon klien adalah dengan memamerkan hasil karyamu di ruang publik. Salah satu yang paling mudah adalah dengan memposting di sosial media, LinkedIn atau bikin website-mu sendiri.

Zaman sekarang, portofolio menjadi pertimbangan utama untuk rekrutmen dan seleksi pekerja kreatif seperti desainer grafis. Apalagi jika personal brandingmu sebagai desainer juga kuat, perusahaan atau klien jadi tak pikir panjang untuk mengajakmu bergabung dengan mereka.

  1. Perluas koneksi

Koneksi jadi salah satu kunci untuk bisa mendapatkan pekerjaan impian. Bukannya nepotisme, tapi koneksi ini menjadi jembatan bagi kamu mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan skill yang kamu miliki. Karena tak jarang perusahaan menggunakan rekomendasi dari orang lain saat mencari karyawan untuk mempersingkat proses rekrutmen.

Kamu bisa mencari koneksi salah satunya melalui media sosial atau lewat event dan seminar profesional. Aktif di LinkedIn untuk bahasan sejenis dan berinteraksi dengan orang di dunia desain juga bisa membantu kamu untuk mendapatkan pekerjaan impianmu.

  1. Tambahkan soft skill

Memang pada dasarnya, pekerjaan desain menuntut seorang desainer untuk lebih banyak berada di depan layar monitor. Namun bukan berarti melupakan cara berinteraksi dengan orang lain. Kuasai beberapa soft skill pendukung seperti public speaking untuk mendukung karir kamu di bidang desain. Karena skill ini nantinya akan berguna jika kamu diharuskan mempresentasikan desain di depan orang banyak. Selain itu, saat proses rekrutmen, perusahaan cenderung memilih orang dengan kepercayaan diri tinggi saat diwawancarai.

Kamu bisa mulai berlatih dengan mencoba presentasi di depan kaca. Atau juga bisa ambil kelas singkat public speaking supaya bisa lancar berbicara di depan orang banyak. Selain untuk mempresentasikan karyamu, soft skill seperti ini juga berguna untuk bersosialisasi dengan rekan sejawat, untuk berkomunikasi dengan atasan atau mungkin bawahan.

Dari semua tips di atas, yang paling penting untuk segera dilakukan adalah membangun portofolio untuk dirangkum ke dalam curriculum vitae (CV). Persiapkan CV kamu dengan matang, tulis resume menarik yang menjadi alasan mu berkarir sebagai desainer. Tonjolkan kemampuan dan pencapaian yang sudah kamu hasilkan agar untuk memudahkan kamu melewati screening CV melangkah ke tahap interview. 

Bagaimana, tips mana yang sudah kamu lakukan? Atau ada tips lainnya yang belum disebutkan di atas? Yuk share dengan yang lain di kolom komentar.

 

SOURCE: 1,2 

 

 

Posted in: Articles