Jadi Portal Streaming Raksasa, Ternyata Begini Sejarah Mengagumkan Netflix - IDS | International Design School

Jadi Portal Streaming Raksasa, Ternyata Begini Sejarah Mengagumkan Netflix

Jadi Portal Streaming Raksasa, Ternyata Begini Sejarah Mengagumkan Netflix

Zaman now hidup tanpa Netflix rasanya bagai sayur tanpa garam. Nggak asik, nggak seru, nggak kekinian, ya nggak sih?

Hadirnya Netflix membuat acara nonton jadi makin seru, cuma butuh smartphone semua film-film bergengsi bisa kamu akses dengan mudah. Apalagi saat ini Netflix tengah naik daun dan berhasil mengeluarkan film yang berhasil masuk dalam jajaran nominasi Oscar. 

Pertumbuhan Netflix sangat pesat di era digital dan menjamurnya smartphone. Ia menjadi salah satu portal streaming video terbesar dunia dengan 75 juta pelanggan. Di Amerika Serikat sendiri kini televisi kabel mulai ditinggalkan dan hampir semua orang beralih ke Netflix. Melihat perkembangan Netflix yang pesat hingga sekarang, kita flashback sejenak yuk tentang portal streaming raksasa ini!

  1. Bermula dari penjualan DVD

Model awal bisnis Netflix adalah DVD dan rental yang dilakukan melalui pengiriman. Cara jual beli DVD in pun terbilang sangat kuno, yaitu dengan pengiriman melalui pos dengan jasa kurir. Pelanggan akan menerima film yang diinginkan yang diantarkan oleh kurir pos.

Setelah satu tahun berselang sejak didirikan pada tahun 1997 oleh Reed Hastings dan Marc Randolph di Scotts Valley, California, mereka berfokus pada bisnis penyewaan DVD dan mulai meninggalkan bisnis penjualan DVD. Layanan ini sendiri baru diluncurkan secara resmi pada 1998, dengan menyebut dirinya sebagai penyewaan DVD secara online.

  1. Bisnis sewa dan jual beli DVD berkembang pesat

Rupanya bisnis penyewaan DVD ini terus berkembang pesat hingga tahun 200an. Pangsa pasar Netflix menjadi lebih luas. Pada tahun 2005 Netflix sudah memiliki 35.000 koleksi film. Perusahaan ini juga mampu mengirimkan sebanyak 1 juta DVD setiap harinya. Angka yang fantastis bukan?

  1. Mulai mengenalkan media streaming 

Di tahun 2007, Reed Hastings dan Marc Randolph sebagai pendiri Netflix mulai memperluas bisnisnya dengan mengenalkan media streaming. Mereka juga mengenalkan layanan video on demand secara gratis pada para pengguna. Di mana saat itu ada 1000 judul film dan TV series yang ditawarkan pada para pengguna. 

Meski demikian dirinya tetap mempertahankan bisnis awalnya yang berupa layanan penyewaan DVD dan Blu-ray. Perusahaan ini pun kemudian memperluas usahanya ke skala yang lebih besar yaitu skala internasional dengan menyediakan layanan streaming di Kanada pada tahun 2010.

  1. Semakin berkembang di tahun 2012

Di tahun 2012, Netflix mulai memproduksi konten, konten debut series mereka yang pertama adalah Lilyhammer. Sejak saat itu mereka mulai membuat berbagai proyek untuk menghasilkan film maupun TV series yang berkualitas. Mereka pun menawarkan kontek khusus bertajuk “Netflix Original” di layanan televisi maupun film. 

Berdasarkan hasil survei dari Consumer Reports pada 2012, tentang penyedia jasa televisi internet paling populer di Amerika Serikat. Netflix keluar sebagai juara dengan jumlah pelanggan sekitar 81 persen.

  1. Menghasilkan lebih dari 100 konten “original” 

Dari berbagai data yang ada, tahun 2015 dilaporkan bahwa Netflix mengklaim punya sekitar 61 juta pelanggan. Dimana jumlah ini mengalami kenaikan pesat sebanyak 4 juta dari tahun sebelumnya yang hanya 57 pelanggan. Jumlah pertumbuhan pelanggan ini juga berdampak besar terhadap pendapatan dan keuntungan perusahaan. Di akhir tahun 2015 pendapatan Netflix sebesar USD 1,6 miliar dengan kontribusi keuntungan sekitar USD 270 juta. 

Memasuki Januari 2016, layanan Netflix  telah beroperasi lebih dari di 190 negara. Layanan Netflix disediakan secara bebas di internet kecuali di Negara Cina, Suriah, Republik Krimea, dan Indonesia (beberapa provider memblokir karena masalah sensor). Netflix telah merilis lebih dari 126 “Original Series” atau film pada tahun 2016 melebihi layanan jaringan televisi kabel dan channel yang ada di TV.

Hingga Juli tahun 2018 lalu tercatat bahwa Netflix sudah memiliki lebih dari 130 juta total pelanggan internasional, termasuk 57.38 juta di Amerika Serikat. Upaya Netflix untuk selalu menghadirkan konten original yang unik dan fresh membuat banyak artis papan atas juga tak ragu untuk membintangi film garapan mereka. 

SOURCE: 1 2 3

Posted in: Articles