Jangan Sampai Salah, Ketahui 5 Perbedaan Brand Identity vs Brand Image Berikut! - IDS | International Design School

Jangan Sampai Salah, Ketahui 5 Perbedaan Brand Identity vs Brand Image Berikut!

Jangan Sampai Salah, Ketahui 5 Perbedaan Brand Identity vs Brand Image Berikut!

Branding secara general merupakan proses memberikan kekuatan brand kepada produk atau jasa yang dihasilkan. Atau proses membedakan antara produk yang dihasilkan dengan produk kompetitor. Dalam konteks ini, brand identity bisa jadi serupa dengan brand image. Namun kenyataannya dua hal yang disebutkan tadi punya pengertian yang berbeda.

Brand identity menunjukkan bagaimana pemilik brand mendefinisikan brandnya, sementara brand image adalah persepsi yang terbentuk oleh konsumen. Brand identity bisa berupa, logo, slogan atau tagline, sedangkan brand image bagaimana respon dan definisi brand yang terbentuk dari sisi konsumen. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Definisi Brand Identity

Sesuai dengan namanya, brand identity adalah cara perusahaan mempresentasikan diri di hadapan konsumen dan bagaimana mereka ingin diingat oleh konsumen. Dengan kata lain, ini adalah muka perusahaan yang menampilkan value, personality perusahaan itu sendiri.

Brand identity adalah kesepakatan bersama bagaimana sebuah produk ingin dikenal di market oleh konsumen. Kesepakatan ini erat kaitannya dengan strategi marketing yang dirancang, meliputi brand vision, positioning di pasar, personality dan tipe relationship yang ingin dibangun dengan konsumen.

Definisi Brand Image

Seperti dijelaskan sebelumnya, brand image adalah persepsi tentang brand yang terbentuk di konsumen. Elemen pembentuknya ada banyak, mulai dari kualitas produk hingga pengaruh dari lingkungan. Secara sederhana, brand image adalah yang pertama kali terlintas di kepala konsumen ketika mendengar nama sebuah brand.

Brand image tak terbentuk dalam waktu singkat, tapi terus berkembang seiring dengan waktu, baik itu dipengaruhi promosi produk, interaksi antar konsumen atau hal lain yang bisa mempengaruhi persepsi konsumen terhadap sebuah brand.

Konsumen menciptakan koneksi dengan brand dari pengalaman serta interaksi mereka menggunakan produk atau jasa sebuah brand. Dari pengalaman ini, terbentuk persepsi yang bisa positif atau negatif. Posisi market produk/jasa sebuah brand juga turut menentukan persepsi yang terbentuk.

5 Perbedaan Brand Identity dan Brand Image

  1. Brand identity diciptakan oleh perusahaan dalam upayanya membangun imej yang diinginkan. Sementara brand image adalah bagaimana persepsi terbentuk di konsumen dengan banyak elemen yang turut mempengaruhi.
  2. Brand identity memerlukan partisipasi aktif dari perusahaan, sedangkan brand image adalah kegiatan pasif yang tercipta berdasarkan pengalaman real konsumen menggunakan produk/jasa.
  3. Brand identity mewakili citra yang ingin dibangun seperti visi, misi, logo, tagline, value. Sedangkan brand image hasil citra yang terbentuk dengan menginterpretasikan keterkaitan logo, tagline, visi dan misi dengan value yang diusung perusahaan.
  4. Brand identity adalah imej yang diinginkan oleh perusahaan di depan konsumen. Sebaliknya, brand image terbentuk berdasarkan pengalaman dan interaksi konsumen dengan brand tadi.
  5. Brand identity dinilai dengan melihat ke belakang dan terus disempurnakan. Kontras dengan brand image berkonsentrasi ke depan untuk meningkatkan pengalaman konsumen secara konsisten untuk mendapatkan persepsi positif.

Kesimpulan

Secara sederhana, brand identity bagaimana sebuah brand ingin terlihat di mata konsumen serta target audience. Sebaliknya, brand image adalah citra yang terbangun, pandangan dan persepsi konsumen berdasarkan pengalaman serta interaksi yang mereka rasakan. Nah gimana, sekarang sudah mengerti beda brand identity dan brand image?

 

SOURCE: 1 2 3

Posted in: Articles