Jenis-jenis Animasi Berdasarkan Teknologinya - IDS | International Design School

Jenis-jenis Animasi Berdasarkan Teknologinya

Berbagai macam film animasi kini banyak beredar, mulai dari film animasi sederhana sampai film animasi yang dikemas sedemikian rupa hingga terlihat nyata dan menonjol. Film animasi sendiri memiliki banyak jenis jika dilihat dari awal mula terbentuk hingga sekarang. Jenis-jenis film animasi dilihat dari teknologi dapat dijabarkan menjadi:

1. Animasi Clay

Animasi Clay (tanah liat) atau bisa juga disebut dengan film animasi stop motion adalah teknik film animasi paling sederhana yang dilakukan dengan cara memotret gerakan demi gerakan yang digerakkan satu demi satu sehingga objek terlihat bergerak. Teknik ini termasuk salah satu teknik yang paling mudah untuk dipraktekkan. Film animasi terkenal yang menggunakan teknik ini adalah film animasi ‘Shaun The Sheep’ atau Pingu.

Animasi Clay: Pingu

Animasi Clay: Pingu

Photo Credit: jf1234 via Compfight cc

2. Animasi 2D

Animasi 2D adalah animasi dua dimensi. Pada animasi 2D, figur animasi tersebut dibuat dan diedit di komputer dengan menggunakan 2D bitmap graphics atau 2D vector graphics. Film animasi yang dihasilkan cenderung datar tanpa terlihat dimensi ekstra yang membuat sebuah gambar terlihat nyata. Beberapa contoh karya dari film animasi 2D adalah kartun-kartun seperti Tom and Jerry, Scooby Doo, anime seperti Doraemon, Sailor Moon dan lain-lain.

Animasi 2D: Sailor Moon

Animasi 2D: Sailor Moon

Photo Credit: Chris Fritz via Compfight cc

3. Animasi 3D

Animasi 3D adalah sebuah inovasi yang dihasilkan juga dari perkembangan tekhnologi dan komputer, sehingga membuat tampilan animasi menjadi lebih hidup dan nyata. Pembuatan sebuah fim animasi 3D dibuat lebih kompleks dari film animasi 2D karena didalamnya memuat berbagai efek seperti efek pencahayaan dan lapisan-lapisan layer.

Animasi 3D: Wall-E

Animasi 3D: Wall-E

Photo Credit: Rob Boudon via Compfight cc

IDS | International Design School membuka kelas Animasi yang dibimbing langsung oleh Daniel Simon, animator muda Indonesia dibalik games populer ‘Need For Speed’, juga Deddy Wijaya, salah satu animator kartun terkenal ‘Garfield’. Disini kamu tidak hanya belajar teori, tapi akan diarahkan langsung untuk praktek bagaimana cara membuat karya animasi yang nantinya akan menjadi bekal portofolio untuk menembus dunia profesional.

Punya Passion di Bidang Animasi? Sekolah Animasi di IDS Saja!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG