Kreasi Huruf Lewat Typography/Tipografi - IDS | International Design School

Kreasi Huruf Lewat Typography/Tipografi

Typography” alias tipografi. Kalian yang sedang belajar desain pasti pernah atau sering mendengar kata ini. Sebenarnya apa sih typography atau tipografi itu?

Typography (tipofrafi) adalah seni dan teknik pemilihan, penataan dan pengaturan huruf pada ruang-ruang yang tersedia, sehingga dapat menimbulkan kesan tertentu dan pesan yang tersampaikan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Dalam seni typography (tipografi), pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan. Bisa dikatakan typography (tipografi) melihat huruf sebagai bentuk, bukan bunyinya. Nah, bagi seorang desainer grafis, pemahaman mengenai typography (tipografi)merupakan suatu kewajiban lho.

Untuk memahami typography (tipografi), seorang desainer grafis harus memahami konsep-konsep fundamental dalam typography (tipografi). Berikut ini beberapa hal penting dari konsep typography (tipografi) yang harus dipertimbangkan oleh seorang desainer grafis dalam mengaplikasikan huruf ke dalam desain mereka.

    1. Size
      Ukuran setiap jenis huruf berbeda satu sama lain. Ada font bentuknya besar dan lebar, ada juga yang tipis dan kecil. Dua font yang berbeda meski diketik dengan ukuran yang sama tidak selalu terlihat berukuran sama. Sebagai contoh, font Times New Roman dan Arial ketika diketik dengan ukuran 12pt, font Times New Roman akan terlihat lebih kecil karena kedua font ini memang memiliki tinggi yang berbeda. Sesuaikan ukuran huruf dengan desain yang kamu inginkan serta audience yang ditargetkan.
    2. Leading
      Yang dimaksud dengan leading adalah jarak spasi yang ada antara tiap baris tulisan. Agar tulisan mudah dibaca, disarankan ukuran leading lebih besar daripada ukuran font nya. Bisa 1.25 atau 1.5 kali lebih besar dibanding fontnya. Hindari jarak antar baris terlalu dekat atau terlalu jauh agar tidak sulit dibaca.
    3. Tracking dan Kerning
      Tracking dan Kerning adalah pengaturan jarak antar huruf. Tracking mengatur dan mengaplikasikan jarak antar huruf yang sama secara general. Nah, terkadang jarak yang dipukul rata ini membuat tulisan terlihat timpang; sebagian terlihat cukup, tapi sebagian lainnya terlihat terlalu dekat atau jauh. Dalam kasus seperti ini lah kerning diperlukan, sebab kerning mengatur jarak antar sepasang karakter saja, sehingga dapat menyesuaikan jarak sesuai kebutuhan dan membuat suatu kelompok karakter terlihat konsisten dalam hal jarak antar hurufnya.
    4. Measure
      Measure mengacu kepada lebar kolom tulisan. Hal ini mungkin terlihat tidak penting, tapi sebenarnya pengaturan lebar kolom dapat mempengaruhi keterbacaan tulisanmu, sebab mata akan cepat lelah apabila harus membaca kolom yang panjang berulang kali dan tidak dapat dipungkiri pembaca malas membaca tulisan yang terlalu panjang. Itulah sebabnya koran mengatur kolom tulisannya pendek dan singkat agar tidak melelahkan ketika dibaca.
    5. Hierarchy dan Scale
      Jika semua huruf memiliki tampilan yang sama, maka akan sulit untuk mengetahui mana yang paling penting dari tulisan tersebut. Karena itulah pengaturan hierarchy dan scale menjadi penting dalam typography (tipografi). Ini berguna untuk memberitahukan kepada pembaca mana yang harus diberi perhatian lebih dan mana yang tidak. Ukuran bukan satu-satunya hal dalam hierarchy; font, warna, spasi, tebal, dan gaya juga termasuk dalam hal ini.

     

    Typography (tipografi) itu penting, sebab pemilihan jenis huruf serta bagaimana caramu membuat huruf-huruf tersebut serasi dengan tema, warna, layout dan pesan dari desain yang kamu buat akan menentukan efektif atau tidaknya hasil akhir desain kamu nantinya.

    Jadi buat kamu para calon desainer grafis, jangan malas untuk mengenal lebih jauh mengenai typography (tipografi). Salah satu tempat paling pas untuk mempelajarinya adalah di International Design School, sebab kamu akan diajari secara langsung oleh pakarnya, salah satunya Nikko P. Lukman. Selain typography (tipografi), di IDS kamu juga akan belajar hal lain yang penting untuk karirmu sebagai desainer grafis nantinya. Semua itu bisa kamu dapat hanya dalam waktu 18 bulan! Penasaran? Baca lebih lanjut tentang sekolah desain grafis IDS.

    Mau Belajar Tipografi? Sekolah Desain di IDS Saja!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG