Livia Prima (Ryuuka Nagare), Illustrator Muda Berbakat | IDS | Sekolah Design | Kursus Design

Livia Prima (Ryuuka Nagare), Illustrator Muda Berbakat

Senang menggambar? Tahukah kamu kalau menggambar itu tidak hanya dapat menjadi sebuah hobi, tapi juga sebuah pekerjaan yang menghasilkan?  Masih gak percaya? Yuk kenalan dengan Livia Prima, siswi berbakat dari International Design School Jakarta yang telah mengubah hobinya menjadi sesuatu yang menghasilkan dan berhasil merambah dunia ilustrasi internasional dengan karya-karyanya yang menakjubkan.

Livia Prima atau yang lebih dikenal dengan nama Ryuuka Nagare memulai hobi menggambarnya sejak kecil dan telah menjuarai banyak lomba seperti lomba dari Trans 7, majalah Trubus, bahkan lomba menggambar tingkat nasional sebagai perwakilan Jakarta. Baru-baru ini, Ryuuka juga memenangkan “Square Enix’s Nirvana Genesis Illustration Contest” yang digelar perusahaan game raksasa asal Jepang “Square Enix” pembuat game Final Fantasy dan Call of Duty. “ Tentunya senang ya. Selain uang tunai, sebagai pemenang pertama aku dapet kesempatan untuk langsung bekerja di Square Enix,” tutur Ryuuka cerah.

Illustrator bergaya hybrid antara Jepang dan Amerika ini juga telah aktif mengikuti pameran-pameran animasi seperti Hellofest dan Popcon. Event Popcon 2013 yang digelar tanggal 5-7 Juli 2013 di Jakarta Convention Center kemarin adalah kali kedua Ryuuka membuka booth sendiri untuk menampilkan dan menjual hasil karyanya di event tahunan tersebut.

Tak hanya di Indonesia, bersamaan dengan event Popcon 2013 kemarin, Ryuuka juga diundang untuk menjadi guest artist di acara serupa yang di gelar di Paris, Comic Con France. Ia juga kerap kali diundang untuk mengisi beberapa Artbook luar negeri. “ Kemarin sempat diminta jadi featuring artist di charity artbook Amerika. Hasilnya disumbangin untuk para penderita jantung disana,” Jelasnya.

Selain mempublikasikan karyanya melalui situs komunitas seni DeviantART, Ryuuka juga telah merilis artbook-nya hasil karyanya sendiri yang bertajuk “Virtual World”. Artbook ini merupakan hasil ilustrasinya dengan tema selama dua tahun dan telah terjual hingga ke beberapa negara asing seperti Amerika, Kanada dan Perancis. “Virtual World” direncanakan untuk menjadi game oleh Ryuuka dan saat ini sedang ia kerjakan sambil mencari partner untuk mewujudkan mimpinya tersebut.

Sembari kuliah jurusan Digital Design di International Design School, Ryuuka juga bekerja sebagai freelance illustrator di perusahaan game asal negeri sakura, Jepang. Perusahaan yang bernama “Super Elements” ini merekrut illustrator-illustrator handal dari seluruh dunia untuk membuat desain karakter untuk game “The Dark Knights” yang saat ini populer di Jepang, salah satunya Ryuuka. ” Pastinya bangga bisa berkooperasi dengan pihak Jepang. Tantangan pasti ada, sebab kebutuhan klien kan beraneka ragam, pasti ada hal-hal yg belum pernah kita gambar sebelumnya dan lain-lain. Namun disitulah letak serunya, hehe.” Ujar Ryuuka sambil tertawa. ” Yang penting kita harus selalu menepati deadline karena dari sana lah kepercayaan klien berasal.”

Bagi Ryuuka, pelajaran yang ia dapat di IDS sangat berguna untuk ilustrasinya dan membantunya untuk membuat sesuatu yg baru. “Dosen-dosen IDS sudah berpengalaman di dunia industri, jadi mereka benar-benar tahu apa yang perlu dipelajari dan sangat praktikal di dunia kerja nanti. Selain itu suasana belajarnya sangat mendukung, dimana interaksi antara dosen dan pelajar saling terbuka dan akrab,” ungkapnya.

Tak lupa illustrator muda berbakat ini berpesan untuk teman-teman calon illustrator diluar sana yang ingin menekuni bidang ini secara serius. “Sangat penting untuk selalu berpikiran terbuka dan belajar menghargai hal-hal kecil di sekitar kita, karena inspirasi bisa datang dari mana saja. Semuanya bisa dicapai dengan latihan. Mungkin teman-teman bisa coba memulai dengan menggambar hal-hal yang kalian suka terlebih dahulu. Seperti kata orang, do what you love, and love what you do.” Pesan Ryuuka. “Yang penting jangan cepat puas dan latihan terus ya!” Tambahnya semangat, mengakhiri wawancaranya di IDS sore itu.

Posted in: Articles

DAFTAR SEKARANG