Menulis Skenario Drama Musikal - IDS | International Design School

Menulis Skenario Drama Musikal

Tidak dipungkiri lagi bahwa penulisan skenario drama musikal masih kalah pamor dibandingkan penulisan skenario film. Oleh karena itu tidak banyak kelas menulis atau sanggar yang mengajarkan penulisan skenario drama musikal. Meskipun tempat belajar penulisan skenario drama musikal masih sedikit, bukan berarti kamu tidak bisa belajar.

Tempat yang sangat memungkinkan bagi kamu untuk belajar menulis skenario drama musikal adalah sanggar drama. Di sana nantinya kamu akan dibimbing oleh para guru yang sudah lama menggeluti dunia pementasan drama. Selain diberi wawasan dan bimbingan, kamu juga bisa sekaligus mencoba mempraktikkan naskah drama musikal yang telah kamu buat untuk diberi masukan.

Sebelum kamu memutuskan untuk mendaftar ke sanggar drama, berikut ini adalah contoh skenario drama musikal yang dapat kamu gunakan sebagai wawasan atau gambaran. Sehingga kamu bisa mencoba menuliskannya sendiri di rumah.

 

PUTIH ABU-ABU

(Instrumen)

Sahabat. Bagai bintang gemintang malam di angkasa raya yang menemani rembulan duka lara hingga mampu menerangi gulita dalam kebersamaan. Bagai pohon rindang dengan ribuan dahan yang melayani terik matahari hingga mampu memberi keteduhan dalam ketentraman.

 

INT: Dalam Kelas

 

(lagu Buka Semangat Baru)

Hello Teman Semua

Ayo Kita Sambut, Hari Baru Telah Tiba

Apa Yang Kurasakan, Ku Ingin Engkau Tahu

Dan Berbagi Bersama

Buka Kita Buka Hari Yang Baru

Sebagai Semangat Langkah Ke Depan

Jadi Pribadi Baru

Buka Kita Buka Jalan Yang Baru

Tebarkan Senyum Wajah Gembira

Damai Suasana Baru

Bukalah Bukalah Semangat Baru 3x

 

Adegan 1

Semua anak yang lagi asik mendengarkan penjelasan Ibu Guru. Tak lama kemudian bel sekolah berbunyi. Dan kelas yang tadinya tenang berubah riuh (adegan semua pemain seolah-olah menari).

 

DINNAR        : Eh eh eh, pada tau nggak rangking terakhir di kelas kita?

LOLITA          : Siapa? Siapa?

DINNAR        : Itu lho, yang sok cantik (melirik ke arah DEA)

CANDRA       : Serius?

LOLITA         : Kamu tahu dari mana?

DINNAR        : Kemaren nggak sengaja nemuin rekap nilai kelas kita di TU.

CANDRA       : Ah masa? Padahal dulunya dia kan smart?

LOLITA         : Denger-denger sih orang tuanya cerai. Mungkin dia depresi.

DINNAR        : Senangnya masih punya orang tua lengkap (Sambil tersenyum                                 puas).

CANDRA       : Sainganmu sekarang berkurang dong?

CANDRA, LOLITA dan DINNAR : (Tertawa terbahak-bahak bersama)

 

Di sudut kelas yang lain. DEA sedang duduk termenung sambil menyanyikan lagu Simple Plan – Perfect.

 

KAHFI          : Kamu kenapa? Pagi-pagi udah murung gitu?

DEA               : Eh? Nggak papa kok.

MARINDA  : Jangan-jangan gara-gara temen-temen mulai jauhin kamu?                                         Terutama ABC.

DEA               : (menekuk muka dan tetap diam)

MARINDA  : Cerita dong, Dea. Jangan khawatir, kita berdua bakal selalu ada                                 kok buat kamu. Iyakan Fi?

KAHFI         : (Mengangguk seraya setuju sambil tersenyum ke arah DEA)

 

Nah itu tadi sekilas contoh skenario drama musikal. Jika kamu ingin membaca naskah lengkapnya klik di sini. Kalian juga dapat belajar dan mendalami cara membuat naskah lho. Yuk bergabung dengan  IDS | International Design School yang menyediakan Sekolah Film dan Kursus Film. Kamu juga bisa melanjutkan studi film dengan mendapatkan bachelor degree lewat program International Pathway di universitas ternama di Australia, dan kamu bisa wujudkan impian kamu menjadi Filmmaker.

 

Sumber : 1 2
Image Credit : IMG_3788 by PBoGS is licensed under CC BY-SA 2.0

 

Ingin belajar membuat film dokumenter? Punya passion sebagai seorang Filmmaker? Jadikan mimpimu sebagai seorang filmmaker menjadi kenyataan dengan Sekolah Film di IDS. Klik di sini!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG