Peranan Seorang Asisten Sutradara | IDS

Peranan Seorang Asisten Sutradara

Sharing is caring!

Setiap selesai nonton film pasti kita selalu melihat di credit title , nama dan jabatan First Assistant Director dan Second Assistant Director. Kok mereka bisa sepenting itu? Perannya mereka apa sih buat Director. Wah pekerjaan mereka itu sangat penting bahkan lebih penting dibandingkan jabatan seorang cameraman bahkan seorang DOP (Director of Photography). Kenapa? Tanpa mereka sebuah film itu tidak bakal jalan. Seorang Asisten Sutradara ini memegang peranan penting selama pra-produksi , produksi dan pasca produksi. Asisten Sutradara tidak hanya membantu Sutradara saja tetapi ia juga membantu crew lainnya.

 

Jadi seorang asisten sutradara itu fungsinya untuk memperhatikan administrasi penting sehingga departemen produksi selalu mengetahui perkembangan terbaru dalam proses pengambilan gambar. Ia juga bertanggung jawab akan kehadiran aktor/aktris walaupun sudah dikerjakan oleh Talent Coordinator.

 

Tugas-tugas Astrada menyebabkan seorang Astrada harus tahu dan paham kinerja departemen lain sekaligus menjadikan seorang Astrada harus mampu melakukan komunikasi kerja yang baik dengan departemen lain.

 

Jadi tugas Astrada dibagi menjadi dua baik secara teknis ataupun non teknis. Tugas pokok Astrada secara teknis adalah menyusun Shooting Schedule, Call Sheet, menyiapkan cast, Directing Extras.

Secara non teknis, terkait penyusunan Shooting Schedule, seorang Astrada dituntut mampu mencari input dari berbagai departemen baik kreatif maupun manajemen gunanya adalah agar dapat merangkai waktu terbaik shooting. Seperti contoh:

Astrada harus dapat menyusun jadwal take terbaik pada saat ada permintaan:

  • Sutradara memprioritaskan mood pada tingkat kerumitan adegan, sementara

  • DOP mengingatkan kondisi pencahayaan pagi dan siang, sementara

  • Art Director memerlukan waktu yang cukup untuk mengerjakan set, property dan lain-lain, sementara Asisten Produser / Manajer lokasi menekankan terbatasnya ijin waktu dan tempat dan seterusnya.

  • Tugas Non teknis lain Astrada adalah mengatur tempo kerja (filming progress) dan melakukan cek ulang tiap-tiap unit agar siap untuk take selanjutnya (maintaining order).

 

Tidak mudah bukan menjadi seorang Asisten Sutradara, nah buat kamu yang berminat menjadi Astrada ada tips and triknya nih.

 

  • STAMINA – olahraga sehingga stamina fisik kuat, terutama bagian kaki.

  • BERLATIH MENGHITUNG WAKTU – sangat berguna untuk menyusun shooting schedule.

  • BIASAKAN MENCATAT – catat hal sekecil apapun.

  • KOMUNIKASI – berlatih menyampaikan sesuatu secara EFISIEN dan EFEKTIF.

  • TEGAS dan PEDE – dalam menyampaikan sebuah keputusan di lapangan, agar kru tidak ragu menjalankannya.

  • SABAR dan TEGAR – Garis bawahi, bahwa pekerja film umumnya sulit menahan mulut untuk tidak berkomentar .

  • CHECK and RECHECK – biasakan bertanya untuk mengecek ulang.

 

Tertarik dengan dunia film? IDS | International Design School menyediakan Sekolah Film dan Kursus Film, lho! Kamu bisa wujudkan impian kamu menjadi FilmMaker.

Sumber : 1 2

Mau Jadi FilmMaker? Sekolah Film di IDS Saja!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG