Perbandingan Sistem Pendidikan di Australia dan Indonesia | Kuliah di Australia

Perbandingan Sistem Pendidikan di Australia dan Indonesia

Sharing is caring!

Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap negara tentunya mempunyai kebijakan masing-masing dalam sistem pendidikan yang dianutnya. Begitu pula dengan Australia dan Indonesia. Ternyata banyak perbandingan antara sistem pendidikan di Australia dan Indonesia, selain dari jenjang pendidikan tentunya. Mau tahu apa saja perbandingan sistem pendidikan di Australia dan Indonesia? Yuk baca penjelasannya berikut ini.

 

  1. Bobot dan Tingkat Kesulitan Materi

Tahu kah kamu, jika dilihat dari bobot dan tingkat kesulitan materi pelajaran, standar pendidikan dasar di Indonesia ternyata jauh lebih tinggi. Jika di sini siswa-siswa kelas 2 SD sudah mendapatkan banyak pelajaran, berbagai pekerjaan rumah yang rumit serta ujian. Beda halnya dengan siswa setaraf kelas 1- 2 di Australia yang belum diwajibkan membaca. Pendidikan dasar di Australia lebih ditekankan sebagai fondasi untuk belajar mengenali diri sendiri, lingkungan serta pengembangan sikap. Hal ini dianggap lebih penting untuk diajarkan dan diterapkan terlebih dahulu kepada siswa sekolah dasar di sana dibandingkan teori di kelas. Maka dari itu, tak heran jika di Australia sering terlihat siswa Primary School yang tengah melakukan kegiatan di luar kelas.

  1. Penilaian (Assessment)

Dalam bidang penilaian, Australia berbeda dengan Indonesia yang mewajibkan para siswa menempuh ujian sebagai persyaratan untuk naik kelas. Di sana tidak ada siswa yang tidak naik kelas. Namun terdapat ujian nasional seperti UAN, yang disebut dengan NAPLAN (National Assessment Program Literacy and Numeracy), yaitu tes nasional serentak di Australia untuk kemampuan membaca, menulis, dan menghitung sebagai persiapan memasuki Year 10 atau setara dengan kelas 1 SMU. Walaupun dari standar materi Indonesia lebih unggul, namun ketika memasuki perkuliahan tampak negara kita lebih tertinggal dibanding Australia. Hal ini bukan hanya disebabkan oleh peralatan teknologi dan fasilitas yang kurang memadai, namun dari segi faktor mahasiswanya pun harus memiliki pengembangan karakter yang kuat, fondasi sikap yang tertanam sejak dini, dan pikiran yang lebih kritis.

  1. Pemberian Reward

Pemberian reward atau penghargaan ini cukup menarik. Siswa sekolah dasar di Australia yang berbuat baik dan mempunyai keberanian positif akan diberikan reward berupa sertifikat, yang nantinya jika terkumpul akan diumumkan di acara assembly, yaitu acara dwi mingguan untuk pengembangan bakat dan seni siswa. Jangan salah, pada school award dan rapor ditulis pula pencapaian atau prestasi yang telah dilakukan oleh anak didik. Di sini terlihat bahwa pengembangan karakter dan kecerdasan emosi sangat ditekankan di pendidikan dasar. Maka dari itu, penilaian rapor siswa di Australia berbentuk narasi, bukan angka seperti yang terdapat di sekolah di Indonesia.

  1. Suasana Belajar

Suasana belajar di sekolah-sekolah dasar di Australia terlihat lebih kondusif dibanding di sini. Hal yang menunjang proses pembelajaran adalah jumlah siswa di dalam kelas yang tidak lebih dari 20 siswa. Dan terdapat media, kumpulan portofolio, dan alat peraga yang lengkap, serta dinding kelas yang ramai dengan hasil karya anak didik. Hal ini jarang terlihat di kelas-kelas di sekolah di Indonesia yang notabene lebih memilih untuk tetap ‘bersih’, serta kurang media dan alat peraga yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

  1. Tenaga Pendidik

Dari segi tenaga pendidik, Australia terlihat lebih disiplin. Para guru diwajibkan untuk datang ke kelas lebih awal sebelum murid masuk. Namun, tampaknya untuk hal ini Indonesia sedang ikut mengimbangi kedisiplinan tersebut. Jadi tidak ada perbedaan yang mencolok.

  1. Mata Pelajaran Agama

Berbeda dengan sekolah di Indonesia yang dalam tiap jenjangnya memiliki pendidikan agama. Sekolah-sekolah di Australia sangat disayangkan tidak menyediakannya sebagai bahan pengajaran.

 

Nah, itu tadi penjelasan tentang perbandingan sistem pendidikan di Australia dan Indonesia. Sudah paham kan apa saja perbandingannya? Tentunya dengan berbedanya sistem pendidikan tersebut, pasti ada kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Diharapkan kamu bisa mengadopsi yang baik dan membuang yang buruknya ya.. Untuk kamu yang tertarik untuk melanjutkan studi ke Australia, yuk bergabung di IDS | International Design School. Lewat program International Pathway di IDS, kamu mendapatkan solusi untuk melanjutkan kuliah di Australia dengan biaya yang sangat terjangkau. Dalam pogram ini, IDS bekerjasama dengan dua universitas terbaik di Australia, yaitu Griffith University dan JMC Academy.

 

Sumber: 1 2
Image credit : college student by www.audio-luci-store.it is licensed under CC BY 2.0

 

Kamu ingin melanjutkan studi di Australia dengan biaya yang sangat terjangkau? Yuk sekolah di IDS, Klik Di Sini!

Posted in: Articles

Comments (One Response )

  1. muhammad hasan - September 7, 2017 - 2:32 pm #

    I aim to be able to continue my doctoral degree at sydney university related to disaster, I need steps to reach the target

DAFTAR SEKARANG