Sejarah Oscar Awards, Dari Anjing Hingga Piala Berlapis Emas - IDS | International Design School

Sejarah Oscar Awards, Dari Anjing Hingga Piala Berlapis Emas

Sejarah Oscar Awards, Dari Anjing Hingga Piala Berlapis Emas

Academy Awards yang memperebutkan Piala Oscar 2020 ini digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Sesuai namanya, ajang ini digagas oleh The Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS). Pemenangnya akan mendapatkan Piala Oscar, sebuah patung yang dibuat dari perunggu dan dilapisi emas.

Ajang penghargaan bergengsi dalam industri film ini digelar pertama kali pada 90 tahun lalu, tepatnya tahun 1929. Edisi perdana diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 1929 di Hollywood Roosevelt Hotel. Saat itu nominasi yang diperebutkan yakni Film Terbaik, Sinematografi Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik dan Tata Artistik Terbaik.

Saat itu yang menjadi menerima Piala Oscar untuk kategori Film Terbaik adalah Wings yang disutradarai William Wellman. Film buatan tahun 1927 itu punya durasi sepanjang 139 menit bercerita tentang tentang pilot-pilot pesawat tempur pada masa Perang Dunia I yang memperebutkan seorang wanita.

Menariknya, sekalipun sudah mulai digelar pada 91 tahun silam. Ajang tahunan Academy Award 2020 justru merupakan gelaran yang ke-92. Ini karena pada tahun 1930, Academy Award digelar dua kali. Yang pertama dilangsungkan 3 April 1930 di The Ambassador Hotel di Los Angeles untuk film yang rilis antara 1 Agustus 1928 hingga 31 Juli 1929. Kemudian di tempat yang sama Academy Award kembali digelar pada tanggal 5 November 1930 untuk film yang dirilis antara tanggal 1 Agustus 1929 hingga 31 Juli 1930.

Evolusi Academy Awards, Pemenang Pertama Seekor Anjing

Dalam satu dekade penyelenggaraan Academy Awards, para pemenang terlebih dulu diumumkan sebelum seremoni digelar. Kemudian format acara berubah di tahun 1941, saat itu pemenang diumumkan lewat amplop tertutup pada saat seremoni dilangsungkan.

Emil Jannings, aktor asal Jerman yang juga membuat film propaganda Nazi di tahun 1930an adalah penerima pertama Piala Oscar. Meski demikian sempat terjadi perdebatan, karena pemenang sesungguhnya pada perhelatan perdana Academy Awards adalah Rin Tin Tin, anjing German Shepherd yang populer dan sudah membintangi 27 film, empat di antaranya di tahun 1929.

Tetapi saat itu AMPAS merasa memberikan penghargaan Piala Oscar perdana kepada seekor Anjing akan memberikan imej yang salah. Akhirnya sekalipun Rin Tin Tin mendapatkan suara terbanyak saat pemilihan suara aktor terbaik dalam tahap pertama, Academy memutuskan saat pemungutan suara putaran kedua dengan calon hanya aktor manusia.

Sepanjang sejarah gelaran Academy Awards ini, peraih Piala Oscar tertua Henry Fonda lewat aktingnya dalam film On Golden Pond (1981), ia berusia 76 tahun saat menerima penghargaan. Yang termuda adalah Adrien Brody lewat film The Pianist (2002), ia berusia 29 tahun saat menerima Piala Oscar sebagai aktor terbaik. 

Bukan hanya cara pengumuman pemenang, kategori-kategori Academy Awards juga mengalami evolusi. Saat ini ada lebih dari 20 kategori diperebutkan di ajang ini, kategorinya antara lain Film Terbaik, Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Sutradara Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik, Skenario Asli Terbaik, Film Berbahasa Asing Terbaik, Film Animasi Terbaik dan masih banyak lagi.

Asal Usul Nama Piala Oscar

Asal usul nama Piala Oscar masih simpang siur. Karena awalnya, piala yang berupa patung tersebut dinamakan Academy Award of Merit, hanya saja di Hollywood sejak tahun 1934 nama patung itu populer sebagai Oscar. Hingga kemudian Academy secara resmi menggunakan nama Oscar pada tahun 1939.

Salah satu cerita yang cukup populer di balik nama Oscar tersebut adalah versi pustakawan Academy, Margaret Herric yang merasa patung tersebut mirip pamannya Oscar dan mulai menyebut patung tersebut sebagai Oscar. Ada juga cerita lain dari Bette Davis yang menamakan patung tersebut berdasar suami pertamanya, Harmon Oscar Nelson. Namun apapun ceritanya, pada akhirnya piala Academy Awards itu lebih populer dengan nama Piala Oscar.

Piala Oscar sendiri dibuat dari tembaga padat berlapis emas oleh CW Shumway & Sons Foundry di Batavia, Illinois. Namun pada tahun 1930an, bahan tembaga diubah menjadi logam Britannia dicampur tembaga, perak nikel kemudian dilapisi emas murni 24 karat. Karena dilapisi emas, tak heran jika piala ini bersinar indah ketika disorot kamera atau tersimpan di lemari pemenangnya. 

SOURCE: 1 2 3 4

Posted in: Articles