Star Wars IX, Akhir Dari Perjalanan Saga yang Epik? - IDS | International Design School

Star Wars IX, Akhir Dari Perjalanan Saga yang Epik?

Film Star Wars 9 belum akan tayang sebelum Desember 2019, tetapi kita sudah bisa memprediksi alur cerita dari banyaknya informasi yang tersebar di sekuel sebelumnya.

Disney berkomitmen jika Star Wars akan tetap berpatokan kepada konsep penciptanya, George Lucas. Jika melihat potongan trailer serta informasi tersembunyi di salah satu meriam pada sekuel sebelumnya, kita bisa menarik benang merah bagaimana gambaran nasib The Force, The Sith dan Jedi di Film Starwars 9 nantinya.

The Sith dan Jedi Ditakdirkan Hancur

Dalam sebuah kesempatan di depan media, George Lucas menjelaskan jika The Force butuh keseimbangan. Jika berada di dark side, segala sesuatunya tidak seimbang karena di sana hanya ada egois dan mementingkan diri sendiri. Begitu juga dengan light side, murni cahaya juga berarti tak seimbang. Ini berarti Sith dan Jedi sama-sama ditakdirkan menghilang dari sejarah. Jika memang itu yang terjadi, kekuatan apa yang tersisa di galaksi?

Ramalan Ditafsirkan Salah

Fans Star Wars tak diragukan lagi dengan ramalan “The Chosen One”, yang mengatakan Jedi terpilih akan datang untuk menghancurkan Sith dan menghadirkan keseimbangan kepada The Force. Nyatanya hal ini sudah terjadi di episode I – VI dan menghadirkan keseimbangan kepada The Force. Sayangnya itu juga tak berlangsung lama, jadi apakah ramalannya salah ditafsirkan?

Ada Ramalan Lainnya

 

there-is-another-prophecy-1494255067

Nyatanya ada ramalan lain di meriam Star Wars yang belum dibahas lebih detail. Dalam ramalan itu disebutkan jika The Force tak hanya dibagi dark dan light, melainkan juga ada gray yang berada di tengah, persimpangan dark dan light.

Jedi Kuno Adalah Gray

 

the-ancient-jedi-were-gray-1494255067

Selama ini dijelaskan jika Jedi adalah cahaya dan Sith adalah kegelapan. Tetapi menurut Star Wars: Complete Locations, Jedi berawal dari kata Jed’aii yang tak hanya mempelajari light tetapi keseimbangan dengan dark. Di kuil Jed’aii, jika ada murid yang terlalu light atau dark, mereka akan dikirim ke bulan Tython untuk bersemedi dan mendapatkan keseimbangan. Dari cerita ini bisa disimpulkan Jedi dulunya menjaga keseimbangan antara light dan dark.

Jadi Bagaimana Akhir dari Saga Star Wars?

Selama ini, Star Wars lebih kepada drama pertarungan light dan dark yang diwakilkan Jedi dan Sith. Lalu spekulasi datang akan kemunculan gray yang merupakan keseimbangan antara light dan dark. Konsep ini sudah pernah disinggung Luke kepada Rey di episode Last Jedi.

Luke juga pernah berkata kepada Kylo Ren jika keponakannya itu takkan menjadi Jedi yang terakhir atau last Jedi. Luke juga tak melatih Rey menjadi Jedi, melainkan mengajarkan tentang The Force. Rey memang membawa kitab kuno Jedi, namun bukan berarti menjadikannya seorang Jedi di Star Wars 9. Masa depan Rey akan menjadi hal yang baru di episode 9 ini.

Akan banyak hal baru terkuak di akhir film Star Wars 9. Bagaimana ramalan yang sebenarnya akan terpenuhi serta kenyataan lain yang mengubah pengertian konsep light dan dark di saga Star Wars yang selama ini diyakini oleh para fans.

Star Wars 9 menjadi pelengkap trilogi dari sekuel sebelumnya The Force Awakens (2015) and The Last Jedi (2017) atau menjadi film ke-9 dari keseluruhan film Star Wars. Saga Star Wars sendiri dimulai pada tahun 1977 kemudian meraup sukses dan menjadi pop culture film fiksi. Karena kesuksesan ini juga, film Star Wars juga menjadi materi yang dipelajari di sekolah film kenamaan.

Kesuksesan film Star Wars membuatnya merambah ke media lain seperti novel, serial televisi, komik hingga video games. Konon kabarnya film Star Wars yang ke-9 ini bisa menjadi akhir dari saga film yang diciptakan George Lucas. Jika ini memang terjadi maka akan mengakhiri perjalanan film Star Wars yang dimulai 42 tahun lalu. Bagaimana menurut kamu? Apakah juga merasa ini adalah film Star Wars terakhir?

Posted in: Articles