Tema-Tema Besar dalam Film (Part 2) - IDS | International Design School

Tema-Tema Besar dalam Film (Part 2)

 

Tema besar penceriteraan dalam film memiliki maksud dan tujuan yang sering kali disalahartikan oleh penikmat atau bahkan sineas film. Kategorisasi tersebut dianggap mengungkung kreativitas filmmaker meskipun pada faktanya poin-poin tersebut adalah intisari dari berbagai jenis cerita yang memiliki variabel penceriteraan yang tak terbatas.

Dalam artikel bagian kedua ini, IDS akan kembali membahas tema-tema yang sering digunakan oleh industri layar lebar dan layar kaca untuk membangun sebuah cerita yang akan diproduksi menjadi film atau program televisi. Mari disimak!

 

  • Battle

Pertempuran adalah tema sentral dari tema film ini dan hal itu bisa berupa perang secara literal ataupun keinginan dari sekelompok orang yang menginginkan hal yang sama dan berkompetisi untuk mendapatkan hal tersebut. Meskipun begitu, tema battle tidak selamanya menghadirkan tokoh protagonis dan antagonis. Seringkali penonton memilih sendiri siapa yang seharusnya mereka sukai atau benci.

 

  • Man vs. Society

 

fightclub_1280

 

Pergulatan antara manusia dan masyarakat biasanya berpusat pada seseorang atau kelompok yang ingin memberontak atas peraturan yang telah ada entah dengan alasan yang baik atau buruk. Schindler’s List adalah salah satu film yang menunjukkan usaha seseorang yang ingin menyelamatkan kaum yang sedang diburu oleh mayoritas masyarakat dimana sang protagonis bertempat tinggal. Film-film seperti Fight Club dan Loving juga merupakan salah satu karya terkenal yang bertemakan pemberontakan kepada masyarakat.

 

  • Triumph Over Adversity

Menggapai mimpi meskipun dihadapkan dengan tantangan dari lingkungan sekitar dalam bentuk pengkhianatan, bullying, penyakit dan  berbagai faktor lainnya menjadi resep utama dalam berbagai film. Film seperti The Shawshank Redemption dan Room adalah contoh yang paling populer.

 

  • Love Conquers All

casablanca

 

Cinta adalah salah satu tema yang paling sering digunakan dalam karya sinematik. Selain menjadi tema yang paling mudah dicerna, cinta juga memiliki fleksibilitas yang memungkinkan filmmaker untuk menggabungkannya dengan tema lain. Setiap era memiliki film mengenai percintaan yang paling ikonik dan hal itu menunjukkan bahwa film cinta tidak pernah kehilangan peminat. Mulai dari Casablanca hingga The Graduate atau The Roman Holiday hingga Titanic, film cinta adalah salah satu pilar utama industri film yang tak akan tergantikan.

 

  • Good vs. Evil

Benar dan salah adalah salah satu tema yang juga merupakan komponen kunci dalam film. Hampir setiap film memiliki protagonis dan antagonis yang merupakan pusat dari narasi. Kendati demikian, konsep baik dan buruk tak selamanya membuat penonton secara pasti mendukung sang protagonis. Di beberapa film, tokoh antagonis terkadang memiliki alasan yang dapat dibenarkan atau bahkan memiliki karakter yang sangat menarik sehingga audiens memilih untuk berpihak kepada mereka. Contoh paling anyar dari tema ini adalah karya-karya luar biasa seperti trilogi The Dark Knight, The Lion King dan franchine Star Wars.

 

Nah, itu tadi tema-tema film yang sering digunakan oleh industri film untuk membangun sebuah narasi dalam sebuah karya.  Silakan isi komentar dibawah ini jika kamu memiliki tema favorit beserta film yang menurut kamu masuk dalam tema tersebut. Selamat berkarya!

 

Source:

1 2 3

 

Picture Source:

1 2 3 4 5

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG