Teori Fotografi Yang Harus Dipahami Oleh Para Blogger - IDS | International Design School Jakarta

Teori Fotografi Yang Harus Dipahami Oleh Para Blogger

Sebagai seorang blogger, kamu dituntut untuk selalu mencari inspirasi. Sebuah inspirasi untuk postingan terbaru di blog. Hal ini membuat kita seolah berada dalam tekanan. Harus mencari inspirasi untuk post terbaru sekaligus berharap selalu ada pembaca baru bagi blog kita.

 

Salah satu komponen terpenting dalam blog selain tulisan adalah ‘the power of photography’. Percaya atau tidak fotografi sangat berpengarus terhadap kualitas blog kita. Dan sebuah blog itu tidak akan menarik untuk dikunjungi jika tidak memiliki komposisi fotografi yang baik. Untuk menghasilkan elemen fotografi yang menarik dalam blogmu, pahamilah teori-teori berikut ini:

 

 

1. Memotret dengan kondisi cahaya yang baik

Pencahayaan adalah komponen yang sangat penting dalam fotografi, tidak peduli apakah kamu memotret makanan, jalan, atau memotret wajah seseorang. Karena saya bukan termasuk penggemar flash, kamu bisa menggunakan cahaya alami. Flash akan memberikan efek cahaya yang tidak merata pada foto, sedangkan cahaya alami mampu membuat foto kamu tampak natural.

Perhatikan baik-baik arah datangnya cahaya saat kamu memutuskan untuk memotret objek. Saat memotret indoor, kamu bisa melakukan penyaringan cahaya agar tone warna foto kamu lebih teduh. Letakkan objek di dekat jendela bertirai. Tirai mampu menjadi penyaring cahaya yang baik. Lihat perbandingan hasil foto dengan penyaring tirai (kanan) dan tidak (kiri). lebih bagus mana menurutmu?

light

By Helena Mueller on helenalapetite.com

 

 

2. Perhatikan komposisi warna

Warna adalah komponen powerful untuk memberikan emosi pada sebuah foto. Hati-hatai dalam pengaturan komposisi warna objek. Misalkan, sebuah koran ingin menonjolkan berita utama, maka highlight berita tersebut bisa saja menggunakan warna merah sebagai sarana penarik perhatian.

Ketika kamu memutuskan untuk memotret, perhatikan warna objekmu dan juga warna background dari objekmu. Antara objek dan background warna harus kontras. Lihat contoh foto di bawah ini. Komposisi warna mana yang lebih menarik menurutmu?

warna

By Helena Mueller on helenalapetite.com

 

 

3. Komposisi Objek

Cobalah untuk menerapkan berbagai macam angle. jangan malas atau takut posisinya terkesan aneh. Dari mencoba berbagai angle kamu dengan sendirinya akan menemukan kmposisi yang pas untuk fotomu. Cobalah untuk memposisikan objek fotomu berbeda-beda. Menampilkan objek dipojok frame untuk memberikan kesan diagonal juga bagus, atau mungkin menempatkan objekmu ditengah-tengah frame. Atau sebagai pemula, kamu bisa mengaplikasikan ‘rule of thrid’.

komposisi

By Helena Mueller on helenalapetite.com

 

 

4. Perhatikan background

Jangan sampai background mengganggu objek utama. Misalkan kamu memotret potrait dan background dibelakang tidak mendukung, cobalah untuk membuat background menjadi blur, atau memotret dengan angle yang berbeda. Perhatikan warna dari backgroundmu, jangan sampai lebih mencolok dari objekmu. Seperti foto dibawah ini contohnya. Ini contoh foto dengan background yang kurang sesuai.

background

By Helena Mueller on helenalapetite.com

 

 

5. Memotret Detail

Memotret detail bisa memberikan fitur yang sangat bagus untuk makna sebuah foto. Detail  dapat memberikan gambaran tentang situasi yang sedang terjadi pada foto. Sangat menarik bila kamu bisa menampilkan detail tertentu pada seseorang. Misalkan orang sedang menggunakan sepatu merah, kamu hanya memotret sepatu merahnya, tanpa wajahnya. Atau foto seperti foto detail tangan dibawah ini. Memotret detail bisa menampilkan karakter dan interpretasi tersendiri bagi fotomu.

detail

By Helena Mueller on helenalapetite.com

 

 

6. Editing Foto

Editing adalah hal penting yang harus kamu lakukan setelah memotret. Editing yang kamu lakukan tidak harus dalam bentuk perubahan yang besar, tetapi bisa hanya dengan mengatur tine warna (contras, brightness, white balance, dll). Beberapa software yang dapat kamu gunakan untuk editing adalah Photoshop, Lighroom, Picasa, PhotoPlus dan masih banyak lagi lainnya.

 

 

Itu tadi enam teori fotografi yang wajib diketahui sekaligus dipelajari oleh para blogger. So, jika kamu sudah memahami teori ini, tentunya isi dan tampilan dari blogmu harus lebih baik dari sebelumnya.

 

Kamu mau belajar fotografi? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa dapat gelar Bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri.

 

Source:     1    2    3

Photo Credit: By Helena Mueller
Mau Belajar Fotografi? Ikut Kursus Fotografi di IDS Saja!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG