Tilt-Shift Fotografi: Ciptakan Foto Model Miniatur Dari Hal-Hal Disekitarmu - IDS | International Design School

Tilt-Shift Fotografi: Ciptakan Foto Model Miniatur Dari Hal-Hal Disekitarmu

Ingin “membuat” rumahmu terlihat seperti model minatur yang dipamerkan di mall-mall? Atau mungkin kamu ingin membuat orang-orang di sebuah event “mengecil”? Well then, let’s do it! Tilt-shift photography atau biasa disebut sebagai “pemalsuan miniatur” adalah teknik fotografi yang membuat suatu objek sungguhan menjadi terlihat seperti model miniatur dalam sebuah foto.

Sebenarnya, banyak cara untuk menghasilkan foto dengan efek tilt-shift; bisa menggunakan lensa khusus (dan mahal), mengaplikasikan teknik photoshop, atau bahkan memanfaatkan aplikasi atau situs gratis yang dapat menghadirkan efek tilt-shift pada foto secara otomatis seperti tiltshiftmaker.com. Mudah? Benar sekali.

Apa semua foto bisa kita aplikasikan efek tilt-shift? Bisa. Tapi apa semua foto tersebut akan menjadi foto tilt-shift yang bagus? Tidak. Ada beberapa kriteria khusus untuk foto “mentah” agar dapat “disulap” menjadi foto tlit-shift yang keren.Berikut langkah-langkah membuat foto tilt-shift :

    1. Ambil foto dari sudut atas.
      Untuk menimbulkan efek seperti benar-benar melihat ke sebuah model miniatur, foto tersebut harus diambil dari atas, tapi tidak tepat di atas kepala alias tegak lurus. Bayangkan saja kamu benar-benar melihat ke sebuah miniatur; dari sudut pandang itulah kamu harus mengambil fotonya.

 

    1. Pilih pemandangan/adegan yang simple.
      Kenapa? Karena biasanya model miniatur terlihat sangat simple alias tidak terlalu detail. Kamu tidak akan (atau paling tidak jarang) menemukan model miniatur kota dengan jalanan yang berlubang-lubang, atau miniatur pemandangan pusat kota dengan miniatur orang yang terlalu banyak. Tiru lah adegan sebuah model miniatur serealistis mungkin.

 

    1. Foto harus tajam, begitu pula dengan lighting-nya.
      Foto yang akan diaplikasikan efek tilt-shift haruslah tajam dan jelas. Lightingnya pun harus bagus, sehingga foto yang dihasilkan memiliki cahaya yang cukup. Dengan begitu, foto “mentah” tersebut memiliki kualitas yang baik untuk di ubah menjadi foto tilt-shift.

 

    1. Orang yang ada dalam pemandangan haruslah kecil dan tidak menonjol.
      Sebagaimana miniatur orang dalam model miniatur sebuah tempat, mereka relatif terlihat kecil dan tidak terlalu menonjol. Karena itulah, jangan sampai fotomu memiliki terlalu banyak orang di dalamnya sehingga mereka terlihat lebih menonjol dari objek fokus yang sebenarnya.

 

 Pada intinya, kamu harus mengacu kepada sebuah model miniatur sesungguhnya ketika akan memilih pemandangan yang ingin dibuat foto tilt-shift, sehingga foto “miniatur” yang kamu buat nanti hasilnya akan lebih realistis dan dapat “menipu” mata orang yang melihatnya. Setelah mendapatkan fotonya, kamu bisa memulai proses pengaplikasian efek tilt-shift dengan mengikuti tutorialnya disini.

Voila! Kamu berhasil “memperkecil” mereka! Senang dengan hasilnya? Ayo coba dengan foto yang lainnya!

INFO: IDS | International Design School memiliki program (course fotografi) yang akan mengajarkanmu dasar-dasar ilmu fotografi. Setelah mengikuti program ini, kamu akan bisa melakukan berbagai teknik fotografi menengah & sulit!

 

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG