Tips Melakukan E-mail Marketing | IDS

Tips Melakukan E-mail Marketing

Saat ini hampir semua orang di dunia menggunakan e-mail, baik untuk keperluan pekerjaan, baik umum maupun khusus di digital marketing, atau hanya sekedar have fun. Membuka akun apapun pasti membutuhkan e-mail, maka tidak heran kalau e-mail menjadi sebuah platform yang dijamin tidak ada matinya. Berdasarkan laporan-laporan marketing yang ada di dunia, e-mail menjadi salah satu channel marketing yang bisa mendapatkan ROI (investasi laba) tertinggi. E-mail pun dipercaya punya tingkat klik 6x lebih tinggi dibanding Twitter. Lalu, sayang sekali bukan kalau teknik marketing yang satu ini dilewati begitu saja? Simak tips melakukan e-mail marketing di bawah ini.

 

  1. Tetapkan Tujuan

E-mail marketing merupakan salah satu channel yang paling menguntungkan. Jadi, tidak ada salahnya lebih banyak mengalokasikan pemikiran untuk menentukan apa dan bagaimana e-mail marketing ini mau dicapai. Tetapkan tujuan situs web, apakah mau menarik lebih banyak traffic? Apakah supaya orang membeli produknya? Jika sudah menetapkan tujuan, barulah kamu bisa menentukan jenis e-mail marketing apa yang mau dibagikan, apakah berupa newsletter, pembagian kupon, penawaran produk, ajakan untuk membeli, dan sebagainya.

 

  1. Daftar E-mail

Setelah menetapkan tujuan, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan tentunya adalah daftar e-mail. Daftar ini bisa didapatkan dari pelanggan-pelanggan sebelumnya, yang pastinya sudah pernah mendaftarkan e-mail-nya ke situs web-mu. Untuk mengambil daftar e-mail baru, bisa juga membuat pop up banner yang menarik di situs web, yang isinya menawarkan pengunjung untuk berlangganan e-mail marketingmu. Jika mereka memang tertarik, mereka akan mendaftarkan dan daftar e-mail pun akan semakin bertambah.

 

  1. Gunakan Autoresponder

Pengunjung yang mendaftarkan e-mail-nya ke situs web-mu pastinya berjumlah puluhan hingga ribuan, kan? Nah, kamu tidak mungkin mengirim e-mail satu per satu ke ribuan pemilik e-mail ini. Untuk itulah diperlukan autoresponder, yakni salah satu tool yang bisa dimanfaatkan untuk mengirim e-mail secara otomatis ke seluruh daftar e-mail yang kamu punya. Jadi, kamu bisa mengirim satu konten ke semua e-mail sekaligus, bukan satu per satu. Tools autoresponder yang banyak digunakan marketer adalah MailChimp, GetResponse, dan Aweber.

 

  1. Membuat Subyek E-mail yang Menarik

Supaya orang tertarik mau membuka e-mail yang dikirim, pastinya kamu membutuhkan subyek yang eye catching. Subjek ini bisa berupa pertanyaan atau penawaran yang menunjukkan ke pembaca bahwa sayang sekali kalau sampai dilewatkan. Jika subyeknya menarik, orang pasti mau membuka e-mail yang kamu kirim.

 

  1. Membuat Konten yang Natural

Setelah membuka e-mail-nya, tentu pembaca mau mendapatkan informasi yang berguna. Jika mau mengajak pembaca untuk membeli produkmu, berikanlah konten yang memang menunjukkan kalau produk itu benar-benar layak untuk dibeli. Kamu bisa membujuk pembaca dengan cara senatural mungkin tapi tetap berjualan, misalnya dengan kalimat “Ayo, klik di sini untuk mendapatkan kosmetik di bawah Rp50.000!” atau juga dengan memancing mereka dengan rasa penasaran seperti “Mau percantik diri kamu dengan aksesoris seharga di bawah Rp 20.000-an? Klik di sini.”  Jangan membuat konten yang terlalu memaksakan kehendak sehingga membuat pembaca ilfil dan malah memutuskan untuk tidak berlangganan lagi dengan e-mail marketingmu.

 

Itulah tadi beberapa tips melakukan e-mail marketing. Pastikan link yang kamu sertakan di e-mail itu sudah benar-benar akan terarah ke halaman yang dituju. Jangan lupa juga untuk mengukur hasilnya supaya bisa membuat rencana e-mail marketing yang lebih baik lagi ke depannya. Selamat mencoba!

(SK)

 

Source: 1 2 3

FI source: pixabay.com

 

 

 

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG