Tips Menjadi Filmmaker - IDS | International Design School

Tips Menjadi Filmmaker

thumbnail artikel film 1

Menjalani profesi sebagai seorang filmmaker bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan kerja keras dan ide yang menarik untuk dapat membuat sebuah film yang menghibur. Namun, sesungguhnya tugas seorang filmmaker bukan hanya membuat film yang disukai masyarakat, tapi harus ada nilai atau manfaat yang bisa diambil setelah orang selesai menonton film tersebut.

Contoh yang bisa diambil dari film Laskar Pelangi garapan Riri Riza. Film yang menceritakan tentang semangat Ikal, Mahar, Lintang, dan teman-temannya yang mengenyam pendidikan dengan keterbatasan di Pulau Belitong (Belitung) ini memiliki pesan moral yang begitu kuat. Makanya, nggak heran kalau film tersebut dinobatkan menjadi film terlaris tahun 2007-2018 dengan perolehan penonton mencapai 4.719.453.

Nah, buat kamu yang mau menjadi seorang filmmaker dan mau seperti Hanung Bramantyo, Riri Riza, Steven Spielberg, atau yang lainnya?  Kali ini, IDS akan memberikan beberapa tips bagi kamu para pemula yang baru mau terjun ke dunia filmmaking dari seorang Asistant Director serial TV Smallville, Pandu Birantoro.

 

1. Ikut Sekolah Film

Pertama yang harus dilakukan ialah  mengikuti sekolah film. Kenapa? Karena dengan ikut sekolah film kalian akan dapat 3 hal, satu dapat teori dasar yang nggak akan bisa didapat kalau belajar sendiri. Salah satu tempatnya ya di IDS | International Design School yang menyediakan Program Digital Film and Media Production yang akan mengantarkan kamu menjadi seorang Sutradara dan Produser Film profesional.

 

2. Banyak nonton film

Ini adalah hal yang wajib kalau mau jadi filmmaker. Kalian harus mengajak diri sendiri untuk mau menonton film dari berbagai genre. Dengan banyak menonton film, maka pandangan kalian akan jauh lebih terbuka, lebih sensitif terhadap film. Dari situ, kalian akan bisa mengapresiasi diri dengan orang lain. Jangan pernah mengkotakan diri dalam menonton film, tontonlah semua genrenya, ambil pelajaran dan pesan dari film yang kamu tonton. Open your mind!

 

3. Be a Kungfu Warrior

Pandu Birantoro menjelaskan, “Kalau kamu mau belajar kungfu, pasti kan sama guru (master) dan setiap saat guru kamu nggak akan pernah sama, tiap kamu berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, guru kamu akan berbeda. Jadi, ilmu yang didapatkan juga akan beragam dari berbagai orang. Dari situlah kamu akan belajar banyak hal karena bukan hanya dari satu guru, tapi dari banyak guru. Di situ kamu bisa ambil ilmu-ilmunya dan belajar.

Itulah 3 tips singkat yang mungkin bisa kalian terapkan. Intinya, nggak ada yang instan. Filmmaking is about process. Right?

 

Source Picture:

1

 

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG