Tugas Seorang Sutradara - IDS | International Design School Jakarta

Tugas Seorang Sutradara

Sharing is caring!

Tidak hanya mengerti kamera, pencahayaan, mengarahkan orang banyak bahkan berinteraksi langsung dengan talent. Tidak hanya begitu saja tugas seorang sutradara dalam sebuah film tetapi banyak. Sutradara atau pembuat film adalah orang yang bertugas mengarahkan sebuah film sesuai dengan script, pembuat film juga digunakan untuk merujuk pada produser film. Jadi kali ini akan menjabarkan tugas seorang sutradara dari tahap pra produksi sampai pasca produksi.

Tahap Pra Produksi

1. Interpretasi Skenario (script conference)

  1. Analisa skenario yang menyangkut isi cerita, struktur dramatik, penyajian informasi dan semua hal yang berhubungan dengan estetika dan tujuan artistik film.
  2. Hasil analisa didiskusikan dengan semua Kepala Departemen (sinematografi, artistik, suara, editing) dan Produser untuk merumuskan konsep penyutradaraan film.

2. Pemilihan Crew

Sutradara dan Produser memilih dan menentukan Crew yang akan terlibat di dalam produksi.

3. Casting

Sutradara menentukan dan melakukan casting terhadap para pemain utama dan pendukung yang dibantu oleh Asisten Sutradara dan Casting Director.

4. Latihan/rehearsal

  1. Kepada pemain utama, sutradara menyampaikan visi dan misinya terhadap penokohan yang ada di dalam skenario, lalu mendiskusikannya dengan tujuan untuk membangun kesamaan persepsi karakter tokoh antara sutradara dan pemain utama.
  2. Sutradara melakukan pembacaan skenario (reading) bersama seluruh pemain untuk membaca bagian dari dialog dan action pemain masing-masing.
  3. Sutradara melakukan latihan pemeranan dengan pemain utama.
  4. Sutradara melakukan evaluasi terhadap hasil latihan pemeranan yang telah direkam sebelumnya.

5. Hunting

  1. Hunting lokasi bersama Penata Fotografi, Penata Artistik, Asisten Sutradara dan Manajer Produksi
  2. Menentukan lokasi yang akan digunakan shooting berdasarkan diskusi dengan Penata Fotografi, Penata Artistik dan Penata Suara.
  3. Sutradara memastikan lokasi berdasarkan semua aspek teknis.

6. Perencanaan shot dan blocking/planning coverage dan staging

  1. Sutradara merumuskan dan menyusun director shot pada setiap scene yang ada di skenario.
  2. Sutradara membuat ilustrasi staging pemain dan peletakan kamera ke dalam bentuk floorplan.
  3. Sutradara membuat storyboard dibantu oleh storyboard artist.

7. Praproduksi Final (Final Preproduction)

Sutradara melakukan diskusi/evaluasi bersama-sama dengan crew dan pemain utama untuk persiapan shooting yang terkait dengan teknis penyutradaraan dan artistik.

Tahap Produksi

  1. Berdasarkan breakdown shooting, sutradara menjelaskan adegannya kepada Astradara (Asisten Sutradara) dan crew utama lainnya tentang urutan shot yang akan diambil (take).
  2. Mengkoordinasikan kepada Astrada untuk melakukan latihan blocking pemain yang disesuaikan dengan blocking kamera.
  3. Sutradara memberikan pengarahan terhadap pemain apabila dirasa kurang dalam akting.
  4. Sutradara mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam hal kreatif apabila ada persoalan di lapangan.
  5. Melihat hasil shooting.

Tahap Pascaproduksi

  1. Bila ada catatan khusus dari laboratorium (untuk produksi film) atau Editor, Sutradara melihat dan mengevaluasi hasil shooting/materi editing.
  2. Melihat dan mendiskusikan dengan Editor hasil rought cut dan fine cut.
  3. Melakukan evaluasi tahap akhir dan diskusi dengan penata musik tentang ilustrasi musik yang telah dikonsepkan terlebih dulu pada saat praproduksi.
  4. Melakukan evaluasi dan diskusi jalannya mixing berdasarkan konsep suara yang telah ditentukan pada saat praproduksi.
  5. Berdasarkan konsep warna yang telah ditentukan pada saat praproduksi, Sutradara melakukan koreksi warna di laboratorium/studio, setelah berdiskusi dengan Produser dan Penata Fotografi.

Susah-susah gampang kan menjadi seorang sutradara itu. Intinya kenapa banyak ajang awards dipersembahkan untuk seorang sutradara, karena visual yang kita tonton itu adalah hasil jerih payah otak seorang sutradara dalam membawa sebuah kata-kata dalam script menjadi bentuk video bergerak.

Kamu ingin jadi seorang sutradara? Atau punya passion FilmMaker? Sekolah Film saja di IDS | International Design School. Ada juga Kursus Film dan International Pathway di Universitas Ternama di luar negeri.

Sumber : 1 2 3

Punya passion sebagai seorang FilmMaker? Jadikan mimpimu sebagai seorang filmmaker menjadi kenyataan dengan Sekolah Film di IDS. Klik di sini!

Posted in: Articles

Comments (7 Responses )

  1. Fern Stines - April 17, 2017 - 8:39 pm #

    Hi! I just wanted to ask if you ever have any problems with hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing many months of hard work due to no backup. Do you have any methods to prevent hackers?

  2. Xavier Houck - April 15, 2017 - 4:27 pm #

    I love your blog.. very nice colors & theme. Did you make this website yourself or did you hire someone to do it for you? Plz reply as I’m looking to create my own blog and would like to find out where u got this from. thanks

DAFTAR SEKARANG