Tutorial Fotografi: Cara Membuat Bokeh - IDS | International Design School Jakarta

Tutorial Fotografi : Cara Membuat Bokeh

Bokeh. Kata yang akan sering terdengar begitu kamu terjun dalam dunia fotografi. Nah, untuk kamu yang penasaran atau ingin memahami lebih jauh tentang bokeh ini, artikel IDS kali ini akan menjelaskan tentang bokeh beserta beberapa tips cara membuat bokeh. Let’s check it out!!

Kata Bokeh berasal dari bahasa Jepang yang artinya kabur atau blur. Sedangkan pengucapannya sendiri juga masih dalam perdebatan, tetapi kebanyakan fotografer sepakat mengucapkannya dengan kata “bouquet”.

contoh-bokeh2

Tis the Season to be… Abbey by Hayden Beaumont on Flickr

contoh-bokeh3

Elvis! by Kevin Dooley on Flickr

Bokeh dijadikan sebagai pendukung sebuah foto agar menjadi lebih menarik, meski dalam beberapa hal, foto kumpulan bokeh juga bisa menjadi karya seni yang indah. Tidak ada standar pasti tentang kualitas bokeh, seseorang boleh saja menilai bagus tapi belum tentu bagus untuk orang lain.

Setiap fotografer tentu punya ide dan konsepnya sendiri bagaimana ingin menempatkan bokeh dalam sebuah foto. Karena itu, sangat penting bagi fotografer terutama bagi yang pemula untuk mengetahui teknik-tenik menciptakan foto bokeh demi mewujudkan konsepnya masing-masing.

Lensa, meskipun menjadi salah satu faktor utama namun bukanlah satu-satunya yang berperan dalam menciptakan bokeh. Ada beberapa tips untuk bisa menciptakan bokeh terbaik dalam foto yang kamu ambil.
1. Gunakan aperture yang besar

Yang dimaksud besar di sini adalah menggunakan angka aperture (f) terkecil sesuai dengan lensa yang kamu gunakan. Aperture besar akan menurunkan daerah fokus lensa atau yang lazim disebut depth of field. Dengan titik fokus yang sempit, maka semua objek di luar titik fokus tersebut akan nampak blur dan ini yang akan menciptakan bokeh.
2. Gunakan lensa dengan “f” kecil

Makin besar bukaan maksimal lensa yang ditandai dengan f kecil, maka semakin banyak cahaya yang akan masuk ke dalam sensor. Semakin banyak cahaya masuk, maka semakin rendah daerah fokus lensa, sehingga hanya ada sedikit area yang tetap tajam dan sisanya akan out of focus. Atau dengan kata lain terciptakan bokeh.

custom-bokeh

Custom Bokeh by Eirik Solheim on Flickr

 

3. Memakai lensa tele

Lensa tele pada umumnya tidak disukai karena kualitas foto yang dihasilkan tidak terlalu bagus (meski ada pengecualian untuk beberapa lensa premium). Namun, jika kamu memang punya lensa tele, coba untuk praktekkan hal ini. Arahkan lensa untuk fokus kepada suatu objek dan mengisolasi dari lingkungannya. Meski hasilnya tergantung kepada kualitas lensa, tetapi dengan cara ini bisa tercipta bokeh yang indah.
4. Maju mendekati objek

Semakin dekat kamu dengan objek, maka semakin kabur gambar yang dihasilkan. Setiap lensa mempunya titik fokus masing-masing, gunakan cara ini untuk bisa fokus pada objek dan membuat blur lingkungan sekitarnya. Cara ini bisa digunakan untuk semua lensa, tetapi untuk efek yang lebih dramatis bisa menggunakan lensa makro.

Jika sudah familiar dengan teknik bokeh di atas, kamu bisa mulai bereksperimen menciptakan bokeh dengan bentuk yang kamu inginkan. Cara ini cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. Caranya mudah, buat tutup lensa dari karton dengan lubang bentuk bokeh yang diinginkan.

Usahakan sebisa mungkin lubang bentuk bokeh tepat berada di tengah lensa, ketika kamu mengambil foto dengan lensa tadi, maka bokeh akan terlihat sesuai dengan bentuk lubang yang kamu buat tadi. Jadi tunggu apa lagi, selamat mencoba.
Kamu mau belajar fotografi? IDS | International Design School menyediakan Kursus Fotografi dan kamu juga bisa dapat gelar Bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri.
Sumber : 1 2 3

Photo Credit : Kathy via Flickr cc
Mau Belajar Fotografi? IDS Menyediakan Kursus Fotografi, Lho!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG