Tutorial Singkat Cara Menggunakan Photoshop - IDS | International Design School Jakarta

Tutorial Singkat Cara Menggunakan Photoshop

Adobe Photoshop adalah sebuah software yang marak digunakan sekarang ini. Selain untuk mengedit foto, ada juga orang yang mendesain menggunakan software satu ini. Sayangnya, banyak orang yang kurang ‘gape’ dalam penggunaannya. Sehingga kadang tersesat dan salah. Nah, berikut ini adalah tutorial singkat cara menggunakan photoshop.

 

 

1. Apa itu Adobe Photoshop?

Pertama, kita harus cukup paham apa itu photoshop dan untuk apa. Jangan sampai salah membedakan photoshop dan indesign. Photoshop sendiri adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya.

2. Buka Workspace

Sekarang, jalankan photoshop. Cari icon photoshop, click.  Sesudahnya, cari Menu -> New. Di bawah ini adalah tampilan area kerja photoshop.

Menu File

New: Memulai lembar kerja baru.

Open: Membuka dokumen PSD ataupun file Image.

Save: Menyimpan dokumen dengan format sebelumnya.

Save As: Menyimpan dokumen dengan format baru.

Save For Web & Devices: Menyimpan serta mengecilkan ukuran image sehingga menjadi terkompres.

Menu Edit

Transform: Mengelola/merubah bentuk layer (rotate, flip, Scale, Distort, Skew, Perspective, Warp).

Menu Image

Adjustments: Mengelola/mengedit dan menyesuaikan level, color, brightness, contrast.

Image Size: Mengelola besar image/foto dalam satuan, misal pixel.

Canvas Size: Mengelola ukuran kanvas/lembar kerja.

Menu Filter

Efek: Blur, Noise, Pixelate, Render, Sharpen.

Filter Gallery: Artistic, Brush Strokes, Distort, Sketch, Stylize, Texture.

Addons & Plugins.

3. Menggunakan Panel Dock

Panel dock terletak disebelah kanan dari Workspace, melalui panel inilah kamu mengelola dan mengedit foto. Secara default, tiga panel akan muncul yakni Layers, Adjustments dan Styles.

4. Apa Sih Layer?

Layers, merupakan satu hal dasar yang harus diketahui dan dipahami saat kamu menggunakan photoshop. Seperti yang sudah dibahas, layer biasanya terletak di sebelah kanan bawah. Setiap kali kamu menambahkan sesuatu ke workspace, entah itu text, icon, shape atau yang lainnya, photoshop akan menjadikannya lapisan (layers). Dan lapisan-lapisan itu adalah bagian kecil yang akhirnya menjadi satuan utuh gambar.

5. Mengenal Tools

Selain 4 hal di atas, ini adalah sebuah komponen yang tak kalah penting. Coba, apa yang mau kalian lakukan bila kalian tidak mengenal alat-alat yang digunakan di photoshop. Tak kenal maka tak sayang, so here’s they are.

Selection Tool

Move Tool: Shortcut (V). Dapat digunakan untuk memindahkan dan menggeser posisi layers dalam suatu lembar kerja.

Rectangular Marquee Tool: Shortcut (M). Ini digunakan untuk menyeleksi obyek yang berbentuk kotak. Tool ini juga mempunyai sub tool, klik kanan untuk melihatnya.

Eliptical Marquee Tool: Shortcut (M). Mempunyai fungsi yang hampir sama dengan rectangular marquee tool, bedanya dia menyeleksi obyek yang berbentuk bulat. Seperti ban mobil.

Lasso Tool: Shortcut (L). Tool ini sedikit tricky dalam penggunaannya, tapi jangan takut, sedikit latihan pasti bisa kok. Dia berfungsi untuk membuat area yang akan diseleksi. Hasilnya akan terbentuk sebagaimana kamu menggerakan mouse mu.

Polygonal Lasso Tool: Shortcut (L). Fungsinya sih sama seperti lasso tool, bedanya hasil seleksi terbentuk dari klik poin yang kamu buat. So, u better watchout.

Magnetic Lasso Tool: Shortcut (L). Ini masih berupa serangkaian tool untuk seleksi. Cara kerja yang satu ini beda lagi, dia menyeleksi obyek secara bebas. Menempel, menggelilingi tepian obyek, membentuk titik penghubung, dan voila si obyek pun terseleksi.

Magic Wand Tool: Shortcut (W).Digunakan untuk menyeleksi area yang berwarna sama.

Crop & Slice Tool

Crop Tool: Shortcut (C), Seperti arti harfiahnya, tool ini digunakan untuk memotong gambar. Tapi ingat, crop tool akan mengubah dimensi pada suatu gambar.

Slice Tool: Shortcut (C), Kalau yang ini digunakan untuk memotong gambar menjadi frame yang lebih kecil.

Slice Select Tool: Shortcut (C), Digunakan untuk memilih potongan desain yang paling pas setelah sebelumnya dipotong dengan slice tool.

Annotation, Measuring & Navigation Tool

Eyedropper Tool: Shortcut (I), Kamu bisa menggunakan ini untuk mengambil sampel warna pada suatu foto atau gambar. Nantinya foreground color pada toolbox akan berbah warna sesuai dengan warna sampel yang diambilnya.

Ruler Tool: Shortcut (I), Digunakan untuk mengukur demensi lebar dan tinggi. Biasanya digunakan untuk desain web.

Note tool: Shortcut (I), Note digunakan untuk memberikan catatan kecil pada desain atau foto yang sedang dikerjakan. Semacam dengan sticky note lah.

Hand Tool: Shortcut (H). Tool ini digunakan untuk menggeser dengan cara drag and drop suatu area yang sedang diperbesar.

Zoom Tool: Shortcut (Z). Dapat digunakan sebagaimana fungsinya untuk memperbesar atau memperkecil tampilan.

Retouching Tool

Spot Healing Brush: Shortcut (J), Foto mu terkesan jelek karena adanya bintik atau jerawat mengganggu? Tenang, perindah dengan spot healing brush. Tool ini berfungsi menghilangkan titik-titik mengganggu. Bisa menghaluskan wajah juga loh.

Patch Tool: Shortcut (J). Digunakan untuk memperbaiki kerusakan foto dengan memanfaatkan pola yang sama terdapat di area tersebut.

Red Eye Tool: Shortcut (J), Digunakan untuk menghilangkan efek red eye pada mata yang terjadi karena penggunaan flash di malam hari.

Clone Stamp Tool: Shortcut (S). Seperti namanya, tool ini digunakan untuk mengkloning suatu area foto atau gambar yang kemudian dapat digunakan di area lain. Sering digunakan untuk menghilangkan obyek minor. Psst, kita punya tutorial menggunakan Clone Stamp Tool loh.

Pattern Stamp Tool: Shortcut (S), Digunakan untuk melukis foto dengan pilihan pattern yang terdapat pada photoshop.

Eraser Tool: Shortcut (E), Biasa digunakan untuk menghapus suatu area dalam satu layer.

Background Eraser Tool: Shortcut (E), Fungsinya sama dengan eraser tool, tapi dia membuatnya menjadi transparan.

Magic Eraser Tool: Shortcut (E), ada karakter warna serupa dalam satu gambar? Silahkan menggunakan tool ini untuk menghilangkannya.

Blur Tool: tahukah kamu, selain berfungsi menyamarkan area tertentu, blur juga bisa digunakan untuk menghaluskan wajah pada foto loh.

Sharpen Tool: digunakan untuk menajamkan warna area tertentu pada gambar.

Smudge Tool: Kamu bisa menggunakan ini di area tertentu sehingga memunculkan efek sapuan jari di atas sebuah lukisan.

Dodge Tool: Shortcut (O). Tool ini memberi efek highlight pada area foto. Sehingga dapat mencerahkan.

Burn Tool: Shortcut (O). There’s a good, there’s a bad. Kalau dodge tool mencerahkan, dia ini berfungsi menggelapkan. Dengan efek shadow tentunya.

Sponge Tool: Shortcut (O). Sponge tool dapat digunakan apabila kamu ingin mengubah tingat saturation pada area tertentu.

 

Painting Tool

Brush Tool: Shortcut (B). Tool satu ini dapat digunakan untuk melukis dengan efek goresan kuas.

History Brush Tool: Shortcut (Y). kamu dapat menggunakan ini untuk melukis dengan snapshoot.

Art History Brush Tool: Shortcut (Y), mempunyai fungsi yang hampir sama dengan history brush namun untuk efek yang lebih artistic.

Pencil Tool: Shortcut (B), satu ini dapat digunakan untuk melukis dengan efek goresan pensil.

Gradient Tool: Shortcut (G), gunakan ini untuk mengecat daerah dengan perpaduan dua warna gradient atau lebih.

Paint Bucket Tool: Shortcut (G). Mau membuat layer mu berwarna? Sila gunakan tool ini

Drawing Tool

Path Selection Tool: Shortcut (A). Path digunakan untuk menyeleksi bagian yang kamu gambar menggunakan pen tool.

Horizontal Type Tool: Shortcut (T). Kamu bisa menggunakan ini untuk membuat teks secara normal atau horizontal. Sub tool nya ada vertical type untuk membuat teks secara vertical dan mask tool untuk membuat teks dalam bentuk seleksi.

Pen Tool: Shortcut (P). Kamu mau menggambar di photoshop? Silahkan gunakan pen tool! Tapi tak menutup kemungkinan untuk menyeleksi obyek menggunakan ini. Sila klik kanan untuk melihat sub tool dari si pen ini.

Nah kayanya cukup segini dulu deh tutorialnya. Hal terpenting adalah mempelajari dasar. Setelahnya, jangan lelah mencoba dalam mengasah kemampuan. Dan sering-sering pergunakan F5 di photoshop.

Kamu mau belajar desain grafis? IDS | International Design School menyediakan Sekolah Desain dan Kursus Desain. Kamu juga bisa dapat gelar bachelor dari Universitas ternama di luar negeri.

sumber : 1 2

Mau Belajar Desain Grafis? Sekolah Desain di IDS Saja!

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG