Keberagaman Media Karya Bumilangit - IDS | International Design School

Keberagaman Media Karya Bumilangit

DSC01769

 

IDS | International Design School kembali mengadakan open house pada Sabtu, 7 September 2019 lalu. Kegiatan kali ini membahas proses transformasi komik ke layar lebar yang diisi oleh Oyasujiwo, Chief Editor Bumilangit Comics Media. Sudah lebih dari sepekan film Gundala produksi Bumilangit studio ini tayang di bioskop tanah air. Film yang bercerita tentang Sancaka ini merupakan instalment pertama Bumilangit Cinematic Universe (BCU) tentang pahlawan dan pendekar yang diadaptasi dari seri komik legendaris Indonesia.

Oyasujiwo menjelaskan bahwa Bumilangit adalah rumah bagi lebih dari 1000 karakter cerita bergambar atau komik klasik Indonesia. Pada awalnya, Bumilangit merestorasi komik-komik klasik yang sudah cacat, hingga di tahun 2014 komik-komik klasik tersebut dibuat dalam versi baru yang sesuai dengan generasi sekarang.

“Komik-komik Bumilangit dikelola dengan bekerjasama dengan penerbit, rumah produksi animasi, rumah produksi film dan screenplay, sehingga produknya bisa dibaca dalam berbagai format.”

Film Gundala karya sutradara Joko Anwar menjadi salah satu media untuk mengenalkan tokoh komik klasik Indonesia ini kepada banyak orang. Pada open house kali ini, Oyasujiwo juga bercerita bagaimana proses penggarapan film Gundala yang berbarengan dengan penggarapan serial komiknya.

“Jadi proses produksi Gundala berawal dari komik, ke film dan akhirnya ke komik lagi,” ujarnya.

 

DSC01787

 

Pasca produksi film Gundala, Bumilangit juga menggarap komik lanjutan yang menceritakan sisi-sisi yang tidak diceritakan dalam versi film. Serial komik tersebut bertujuan untuk menjadi jembatan dari satu film ke film lainnya nanti. Hal yang membedakan karakter-karakter Bumilangit adalah kategori tokoh yang dibagi menjadi dua yaitu Jawara dan Patriot. Kategori Jawara adalah pahlawan yang berlatih untuk mendapatkan kekuatannya, namun Patriot adalah karakter yang memiliki kemampuan yang diberikan secara tiba-tiba.

“Kedua kategori ini harus diletakan pada landasan yang sama, makanya harus diciptakan satu era lagi agar keduanya memiliki titik temu yaitu era Satria Nusantara.”

Timeline dari kisah Bumilangit sendiri diawali dari sebelum letusan Toba 75.000 tahun yang lalu. Pada masa itulah para satria hidup, contohnya Sri Asih. Kemudian, era Jawara seperi Mandala dan Si Buta dari Goa Hantu yang hidup di zaman kolonial. Sedangkan era Patriot berada di masa setelah tahun 1900-an hingga sekarang.

“Jika dibaca cerita aslinya belum ada tahunnya, tapi ketika dibaca komiknya itu sudah ada tahunnya. Jadi membaca komik Bumilangit, sebenarnya juga sedang belajar sejara indonesia.”

Bumi langit mengumpulkan banyak komik klasik sebagai arsip nasional. Dari setiap cerita bergambar, dapat dilihat bagaimana potret pemikiran, realita dan pergolakan sosial di masa tersebut. Bumilangit menghadirkan tokoh dalam komik klasik dengan gaya yang sesuai dengan era sekarang agar dapat dinikmati oleh remaja. Selain itu tokoh dalam komik klasik juga disajikan dalam bentuk animasi khusus untuk anak-anak.

“Komik cetak disebar dengan jumlah puluhan ribu dalam jangka waktu cukup lama, sedangkan film bisa sampai pada jutaan khalayak dalam waktu seminggu sehingga penyebarannya lebih luas. Itulah motivasi kenapa Gundala harus menjadi film. Ada orang baca komik nggak baca novel dan nggak nonton film. Ada orang malah nonton film tetapi nggak baca komik dan nggak baca novel. Kalau dibuat dalam berbagai bentuk, semua orang bisa tau. Jika orang tau budaya populernya, akan ada pada satu titik orang akan penasaran yang aslinya. Jadi, media-media baru berfungsi mengangkat pembaca baru atau penikmat baru untuk mencari tau karya aslinya, ketika ia baca karya aslinya ia akan baca sejarah Indonesia.”

Jika kamu belum berkesempatan hadir di event ini, jangan khawatir! IDS | International Design School akan segera mengadakan open house, seminar dan event dengan tema yang tidak kalah menarik dan pastinya akan menambah wawasan kamu.

Nantikan update di website dan akun media sosial IDS | International Design School untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai event-event menarik lain yang akan diselenggarakan. Sampai bertemu di event selanjutnya!

 

 

Posted in: News

Comments (One Response )

  1. ปั้มไลค์ - September 11, 2019 - 6:16 pm #

    Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.