Menghidupkan Karakter 3D Animasi Impian Melalui Seminar "Bringing 3D Characters to Life" - IDS | International Design School

Menghidupkan Karakter 3D Animasi Impian Melalui Seminar “Bringing 3D Characters to Life”

Well, tentunya kita sudah sangat familiar dengan karakter 3D. Mulai dari Garfield, Sonic, Mario Bross, sampai SpongeBob. But wait a minute,  itu semua animasi karya luar negeri. Indonesia juga tidak mau kalah, sebut saja film 3D animasi meraih mimpi, Aksi Didi Tikus, dan sejumlah karakter animasi dari game buatan anak negeri, seperti Dread Out. Dengan meningkatnya kualitas dan sumber daya manusia yang mumpuni, sudah barang tentu animasi dan animator Indonesia semakin dilirik dan dikenal pihak luar.

Dalam rangka mengenalkan industri animasi yang semakin menggeliat dan merangkul bibit-bibit baru animator muda Indonesia, IDS | International Design School menggelar seminar animasi “Bringing 3D Character to Life”, Senin 1 Juli 2013 kemarin di Kampus IDS.

Sebanyak kurang lebih 30 kaum muda menghadiri seminar yang dibawakan oleh Deddy Wirawan, alumni IDS | International Design School, jurusan animasi angkatan ke 9. Diusianya yang masih muda, Deddy telah terlibat dalam serial TV animasi tayangan terfavorit -versi Panasonic Gobel Award- “Aksi Didi Tikus”, sebagai senior animator dan Garfield TV series season 2, sebagai lead animator. Deddy juga telah menerima beberapa penghargaan, salah satunya adalah penghargaan Best Layout Artist pada tahun 2010 dari Infinite Frameworks Studio.

Berbagai materi mengenai animasi untuk beginner dan advanced, prinsip-prinsip animasi yang penting, dan beberapa workflow yang biasa digunakan di perusahaan animasi turut disampaikan pada seminar ini. “Diharapkan dengan adanya seminar ini, para animator muda Indonesia mampu memahami basic knowledge animasi dan tahu lebih awal tentang workflow yang digunakan di industri”, ungkap Deddy Wirawan.

Bagi teman-teman yang ingin mendalami dunia animasi, Deddy berpesan agar mengerti dasar-dasar animasi terlebih dahulu. “If you want to learn animation, you have to start it with a strong basic knowledge”, pesan Deddy. Agar dapat memupuk dasar-dasar animasi yang kuat pendidikan adalah salah satu kuncinya.

IDS | International Design School, merupakan sekolah animasi pertama di Indonesia. Sekarang, IDS | International Design School sudah bekerja sama dengan JMC untuk program College Digital Animasi, dimana lulusan College Digital Animasi dapat meneruskan pendidikan mereka di Melbourne hanya dalam waktu dua tahun dan meraih Bachelor of Creative Art.

written by: Uty

Editor: Yuvita Pohan

Posted in: News

Comments (One Response )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG