Blog

BAGIKAN

Karier Sebagai Sinematografer: Seputar Peran, Skill, dan Lapangan Kerja

Sinematografer

Kata sinematografer sering muncul di dunia perfilman, kamu pun mungkin menyimpulkan sinematografer ya kameramen juga, tapi sebenarnya bukan hanya itu tugas seorang sinematografer. Artikel IDS kali ini akan membahas berkarier sebagai sinematografer mulai dari peran, skill, dan lapangan kerja loh. Stay tune!

Seorang sinematografer harus mampu menceritakan alur cerita dan menyampaikan visi dari sutradara sampai menjadi sebuah karya. Sinematografer yang memimpin tim kamera dan pencahayaan. Sinematografer juga menentukan peralatan, lensa, dan hal lain yang diperlukan dalam kegiatan pembuatan film. Selain itu, sinematografer juga terlibat dalam semua proses produksi dari storyboarding sampai tahap post-produksi.

Peran sinematografer dalam produksi film

Peran sinematografer dalam produksi film terbagi menjadi tiga tahap:

  • Tahap Pra-Produksi

Tugas awal seorang sinematografer adalah diskusi dengan sutradara pembuatan film tentang ‘rasa’ visi mereka. Sinematografer menentukan scene apa saja yang diperlukan dan kemudian memperhitungkan berapa orang kameramen yang diperlukan, peralatan yang digunakan, dan keperluan apa saja yang akan dibeli untuk mendukung tahap produksi.

  • Tahap Produksi

Selama tahap produksi, sinematografer bekerja dengan seluruh tim untuk memastikan setiap scene agar sesuai dengan visi. Yang terlibat di tahap ini adalah bagian pencahayaan, kamera, dan sutradara film juga. Mereka akan menentukan keputusan yang krusial tentang komponen pencahayaan, ukuran shot, lebar, dan angle kamera untuk memberikan scene yang pas dengan visi.

  • Tahap Post-Produksi

Setelah proses shooting selesai, sinematografer bekerja dengan tim editor, memastikan warna, selera, dan tone video cocok dengan visi dari sutradara.

Selain itu, tugas sinematografer juga untuk memastikan kamera terpasang dengan setting yang baik di setiap shot sebuah scene. Terdiri dari tipe kamera, lensa, angle dan teknik yang digunakan agar scene terlihat hidup. 

Sinematografer

Skills terpenting yang wajib dimiliki seorang sinematografer

Hal yang pasti harus dimiliki oleh sinematografi adalah kemampuan untuk bekerja dalam jangka waktu yang sangat panjang, beserta ketahanan fisiknya. Tapi selain itu, sinematografer juga harus menguasai beberapa kemampuan dibawah ini agar tetap bisa membangun kariernya, diantaranya:

  • Kemampuan mendengarkan yang baik
  • Kemampuan mengelola tim dengan maksimal
  • Jiwa kreatif
  • Kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik
  • Pemahaman mendalam mengenai teknik pencahayaan, penggunaan efek bayangan, warna cahaya, dan hal-hal operasi perfilman lainnya
  • Punya pengetahuan teknis untuk mengoperasikan kamera dan perlengkapan lainnya selama tahap produksi
  • Kemampuan dan selera editing, desain grafik yang tinggi agar bisa melahirkan konten visual yang memukau

Profesi di bidang sinematografi

Sinematografi adalah bidang yang terus berkembang memberikan berbagai kesempatan kerja untuk orang-orang yang berminat terjun di bidang ini.

Kamu bisa memulai karier dengan mengamati seorang ahli menjalankan perannya sebagai sinematografer. Banyak skill yang diperlukan seorang sinematografer yang dipelajari melalui pengalaman dan praktek, bukan sekedar dari bacaan.

Sinematografer adalah orang yang bertugas menggambarkan gagasan dari sutradara dan penulis skrip ke dalam sebuah narasi visual yang mencakup keseluruhan gagasan tersebut. Setiap elemen yang muncul dalam layar harus mendukung dan memberi bumbu pada gagasan yang sedang diusung. Para filmmakers seringkali mengeluarkan anggaran yang besar untuk sinematografi yang berkualitas tinggi agar filmnya menjadi luar biasa di layar kaca.

Jika kamu berminat menjadi seorang sinematografer atau bergelut di bidang sinematografi, Yuk gabung di IDS | International Design School program Digital Film and Media Production. Kami tunggu ya, See you there!

Sumber: Karier Sebagai Sinematografer: Seputar Peran, Skill, dan Lapangan Kerja