Blog

BAGIKAN

Film Autobiography Wakili Indonesia di Festival Film Venice

Film Autobiography

Film “Autobiography” mewakili Indonesia dalam ajang Festival Film Internasional Venice untuk Tahun ini!

Festival Film Internasional Venice merupakan festival film lima teratas terbaik di dunia, bersamaan dengan Berlin, Cannes, Sundance, dan Toronto Film Festival.

“Autobiography” merupakan film produksi Kawan Kawan Media, naskahnya ditulis oleh Makbul Mubarak yang sekaligus berperan sebagai Sutradara.

Fakta film Autobiography merupakan film panjang pertama yang digarap Makbul Mubarak. Film ini sendiri terinspirasi dari pengalaman hidupnya semasa kecil, Makbul berkata bahwa “Autobiography” merupakan relasi personal dirinya dengan sang Ayah ketika masih kanak-kanak, menjadi eksplorasi pola relasi yang lebih umum terjadi.

Di Indonesia sendiri kisah hubungan personal ayah dan anak adalah hal yang umum terjadi.

Film Autobiography berkisah mengenai Rakib yang bekerja sebagai penjaga rumah kosong milik pensiunan bernama Purna. Suatu hari, Purna pulang kampung untuk mencalonkan diri menjadi bupati di daerah kampungnya. Rumah yang Rakib jaga kini tidak lagi kosong. Setiap hari, ia menemani Purna ketika melaksanakan sejumlah kegiatan sebagai calon bupati, termasuk berkampanye dan memasang spanduk. Rakib melihat sosok seorang ayah yang ia dambakan dalam diri Purna, hingga sebuah kejadian tidak terduga mengubah semua pandangannya tersebut.

Film ini memiliki genre suspense, alur cerita akan bergerak mengikuti keputusan para tokoh dan bukan disebabkan kejadian-kejadian yang ada.

Melalui film “Autobiography,” Makbul berharap masyarakat Indonesia tidak hanya dikenal melalui warna kulit, bahasa, budaya, etnis, dan kesukuannya, namun Makbul juga ingin memperkenalkan cara berpikir dan tata laku masyarakat Indonesia.

Film Autobiography

“Film ini berambisi untuk memperkenalkan manusia Indonesia lebih dari sekedar warna kulit, bahasa, budaya, etnis, dan suku mereka, tapi juga memperkenalkan pada dunia tentang cara berpikir dan tata laku manusia-manusia Indonesia itu sendiri,” kata Makbul.

Selama proses produksi berlangsung Makbul menemui kesulitan. Sebelum akhirnya dapat beradu dalam ajang bergengsi Festival Film Internasional Venice, ada banyak lika-liku yang harus dilalui Makbul. Ia mengakui jika naskah yang ia tulis itu membutuhkan waktu yang sangat lama hingga akhirnya bisa selesai. Makbul menulis naskah “Autobiography” sejak tahun 2017, namun karena Makbul sendiri belum puas dengan isi keseluruhan cerita, butuh setidaknya tiga tahun hingga naskah rampung.  

Pada tahun 2019, Makbul telah mencapai kesepakatan bersama Yulia Evina Bhara selaku produser untuk memfilmkan “Autobiography” sesegera mungkin. 

Kemudian, Makbul mendapat hambatan besar, yaitu mengenai biaya produksi yang cukup besar sehingga syuting harus ditunda selama satu tahun untuk mencari modal. Sedikit demi sedikit, modal diterima melalui beberapa negara termasuk Indonesia, seperti Prancis, Jerman, Swiss, Thailand, Filipina, hingga Qatar.

“Ada 10 negara yang telah memberikan support, termasuk Indonesia. Baik itu dari Parekraf maupun Kemdikbud. Karena kami mengandalkan dana publik dari berbagai negara, sebab kami ingin berkolaborasi dan sharing ilmu juga dengan orang-orang dari negara lain,” ucap Makbul.

Namun sekali lagi, proses produksi film tidak bisa dilakukan, sebab pada tahun 2020 pandemi COVID-19 memasuki Indonesia. 

“Jadi sudah ada naskah dan ada uang, tetapi tidak ada akses produksi karena pandemi COVID-19,” Makbul menambahkan.

Akibat penundaan tersebut, Makbul memanfaatkan waktu yang ada dengan memperbaiki naskah dan berlatih bersama bintang utama pemain “Autobiography,” yaitu Kevin Ardilova dan Arswendy Bening Swara yang memakan waktu cukup lama.

“Adanya pandemi saat itu, saya manfaatkan untuk membedah naskah dan latihan bersama aktor. Jadi proses latihan bersama para pemain bisa dibilang sangat lama, terutama latihan bersama pemain utama Kevin Ardilova dan Arswendy Bening Swara di mana bisa dikatakan yang paling banyak muncul dalam film itu,” Makbul menjelaskan. 

“Autobiography” juga akan dibintangi oleh Lukman Sardi, Yusuf Mahardika, Yudi Ahmad Tajudin, Haru Sandra, dan Gunawan Maryanto.

Film “Autobiography” mengambil setting di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Proses syuting berlangsung selama 41 hari, mulai dari 20 Mei hingga 1 Juli 2021. 

“Autobiography” akan tayang perdana pada Festival Film Internasional Venice ke-79 dalam seksi Horizon pada 31 Agustus – 10 September 2022. 

Bisa menayangkan filmnya dalam festival film internasional adalah landasan yang dipegang Makbul untuk membuat film terbaik. 

Tanpa disangka, cita-cita Makbul tersebut dapat terwujud.

Apakah kamu memiliki cita-cita yang sama untuk memiliki film sendiri yang dapat eksis di festival-festival film bergengsi?

Kalau iya, maka kamu bisa bergabung dalam Program Digital Film & Media Production di IDS | International Design School.

Program Digital Film & Media Production merupakan program pelatihan sinematografi yang dilakukan secara mendalam bagi siswanya. Program ini bertujuan untuk menciptakan filmmaker yang siap menciptakan karya terbaiknya untung berlaga dalam Festival Film. 

2023_IDS EDU Seminar_2-2_1080x1350
Fast Track to International Degree