Blog

BAGIKAN

Motion Graphics vs Animasi, Perbedaan di Antara Keduanya

Motion Graphics vs Animasi

Motion graphics vs animasi, keduanya sama-sama menampilkan sekumpulan gambar yang bergerak dan dapat kamu temukan di platform manapun. Lantas kamu pun bingung membedakan keduanya.  kamu mungkin kebingungan untuk membedakan motion graphic dengan animasi.

Meski mirip, namun mereka memiliki celah yang cukup besar sehingga setelah kamu membaca artikel ini, kamu tidak akan lagi melihat motion graphic dan animasi dengan cara yang sama.

Motion Graphics vs Animasi

Motion Graphics vs Animasi

Kenyataannya, motion graphics merupakan bagian dari animasi. Sementara motions graphics menggambarkan desain grafis yang bergerak, animasi merupakan istilah umum untuk seluruh bidang cerita bergerak.

Animasi – Merupakan gambar bergerak dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur cerita tertentu.

Motion Graphics – Merupakan rangkaian gabungan desain-desain yang berbasis media visual dengan berbagai elemen di dalamnya, seperti ilustrasi, tipografi, dan lainnya.

Adanya ‘cerita’ merupakan kunci untuk membedakan motion graphics dengan jenis animasi lainnya. Animasi menekankan pada penyampaian pesan dalam cerita dengan bingkai hiburan, sedangkan motion graphics lebih menekankan pada penggunaan komersial, seperti iklan.

Motion Graphics untuk Bisnis

Ada banyak alasan untuk mulai beralih kepada motion graphics untuk meningkatkan bisnis kamu meski sedikit mengeluarkan biaya.

  • Motion graphics dapat mengilustrasikan ide yang kompleks secara visual, sebab beberapa ide sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata atau gambar statis. Otak manusia akan lebih tertarik pada benda bergerak, karena itulah motion graphics hadir sebagai salah satu alat bantu visual.
  • Gaya visual motion graphics menarik berbagai audiens. Motion graphics dapat didesain sedemikian rupa untuk menarik berbagai kalangan. Kamu bisa menggunakan gambar imut dan menerapkannya dalam topik berat untuk orang dewasa. Well, siapa yang bilang kalau animasi hanya untuk anak-anak?

Motion Graphics vs Animasi

Contohnya

Mari kita lihat apa yang bisa kamu lakukan untuk bisnis kamu dengan melihat contoh-contoh penggunaan motion graphics di bawah ini:

  1. Konten Media Sosial

Seiring dengan maraknya penggunaan sosial media sebagai salah satu metode pemasaran modern dengan menarik keterlibatan pengguna, kamu dapat menerapkan motion graphics sebagai konten di media sosial dengan berbagai tujuan, mulai dari hiburan, informasi, instruksi, dan lain sebagainya.

  1. Explanation Video

Motion graphics merupakan cara yang bagus untuk membuat video penjelasan yang efektif. Kamu dapat menjelaskan konsep atau ide yang rumit dengan memvisualisasikan setiap poin seperti mempresentasikannya secara langsung atau dengan cara lain sesuai selera.

  1. Storytelling

Motion graphics berperan penting bagi seorang motion designer untuk berkreativitas. Kamu bisa menggunakan sebuah cerita pendek untuk keperluan komersial secara dinamis dan efek animasi.

  1. Video Produk

Video produk dengan motion graphics bisa menjadi alternatif bagus untuk menampilkan produk di depan pelanggan dan meningkatkan penjualan. Motion graphics membantu untuk membuat pengenalan produk menjadi menyenangkan, menghibur, dan menarik bagi pelanggan serta calon pelanggan.

  1. Brand

Kamu dapat menggunakan motion graphics dalam melakukan branding perusahaan/produk. Tidak hanya untuk pemasaran, kamu juga dapat menggunakan motion graphics untuk membuat logo. Logo bergerak dengan warna-warna unik yang merepresentasikan perusahaan akan mudah diingat.

Pada akhirnya, motion graphics merupakan jenis animasi yang memiliki dampak luar biasa terhadap bidang komersial atau bisnis. Seiring dengan berkembangnya teknologi, popularitas motion graphics akan semakin meningkat seiring waktu. Memahami penggunaannya dapat membantu kamu menghasilkan ide-ide yang kreatif serta inovatif demi menjalankan bisnis kamu. Ingatlah bahwa motion graphics lebih dari sekadar gambar yang bergerak, ini menggabungkan prinsip desain dan komunikasi demi menghidupkan sebuah karya.

 Sumber: digikarya.id