Blog

BAGIKAN

Membuka Pintu Industri Film: Pelatihan Penulisan Skenario sebagai Langkah Awal Karier Penulis

Dalam pembuatan film, menulis skenario adalah hal wajib yang perlu dipelajari. Sebab, skenario yang baik akan menentukan apakah sinema memiliki kualitas tinggi atau tidak. Bagi kamu yang sekarang sedang menjalani kursus film dan sedang mempelajari bagaimana membuat skenario, bisa ikuti langkah-langkah berikut ini. Menentukan tema film Pertama-tama kamu bisa menentukan tema film terlebih dulu. Tema ini berfungsi untuk menentukan plot cerita, tokoh, serta latar tempatnya. Mungkin kamu bisa mencari tema dari kehidupan nyata agar lebih mudah. Namun, kamu juga bisa menentukan tema yang terinspirasi dari imajinasimu sendiri. Perlu diingat, entah dari mana saja inspirasimu yang terpenting idenya murni dari dirimu. Membuat premis dan logline untuk intisari cerita Langkah selanjutnya adalah membuat intisari cerita dengan menggunakan premis dan logline. Premis merupakan inti cerita yang dibuat secara singkat dalam satu atau dua kalimat. Sedangkan logline adalah inti cerita yang dituliskan agak rinci yang biasanya bisa mencapai satu paragraf. Kedua hal ini perlu dilakukan agar saat penyusunan plot tidak sampai keluar dari fokus cerita. Menyusun plot yang disesuaikan dengan durasi film Tahap selanjutnya adalah menyusun plot. Fase ini adalah yang paling lama dilakukan ketika pra produksi karena plot harus disesuaikan dengan durasi film. Dalam film, terbagi menjadi tiga babak cerita yang di antaranya adalah perkenalan, petualangan karakter, dan kesimpulan. Di mana babak petualangan adalah bagian yang paling panjang dibandingkan dengan perkenalan dan kesimpulan. Apabila sudah selesai menyusunnya, dilanjutkan dengan memberikan isi cerita mengenai apa saja yang dilakukan karakter pada setiap babak. Membuat list adegan Untuk tahap ini sebenarnya masih berhubungan dengan langkah sebelumnya. Di mana beat yang akan mengisi babak dari alur yang sudah disusun dicatat pada sebuah notes digital atau kertas. Tujuannya supaya memudahkan penulisan penyusunan plot dan juga dapat menjadi rujukan kembali saat mengisi cerita di naskah. Menulis script keseluruhan sampai menjadi final draft Langkah terakhir adalah menulis keseluruhan script menjadi final draft. Isinya tidak hanya berupa nama dan perkataan karakter, tapi menjadi lebih rumit dan padat. Isi naskah berupa keterangan waktu, tempat secara rinci, kondisi karakter, dan jenis shoot yang dilakukan. Menjadi seorang penulis skenario memang tidak mudah. Tak hanya berbekal bisa menulis dengan baik, tapi juga membutuhkan imajinasi liar, pemahaman teknik pengambilan gambar, dan lain sebagainya. Untuk mempelajari itu semua, kamu bisa mendaftar kursus film atau kuliah film di Sekolah Film International Design School via online. Cek detail tentang pendaftaran online via website, kartu pra kerja, hingga webinar melalui linktree di bio Instagram IDS!

Kualitas isi film sangat bergantung pada penulisan skenario yang baik. Skenario yang disusun dengan rapi, detail, dan penuh dedikasi akan menghasilkan film yang berkualitas. Sebaliknya, penulisan skenario yang sembarangan akan berdampak negatif pada produksi film dan kualitasnya.

Bagi mereka yang baru belajar menulis skenario, IDS International Design School ingin berbagi tips tentang bagaimana menulis skenario yang baik agar dapat menciptakan film dengan cerita berkualitas sebagaimana yang dilakukan oleh filmmaker terkenal.

Dengan belajar menulis skenario yang baik, kamu akan mempelajari tentang struktur naratif, pengembangan karakter, dialog yang kuat, dan alur cerita yang menarik. Kamu juga akan memahami pentingnya membangun konflik yang menegangkan, mengatur tempo cerita, dan memperhatikan detail-detail penting dalam skenario.

IDS akan memberikan wawasan tentang teknik penulisan skenario yang efektif, penggunaan elemen visual dalam skenario, serta cara menggambarkan adegan dan suasana dengan jelas. Melalui pengetahuan ini, kamu akan dapat menghasilkan skenario yang menggugah minat, memiliki nuansa emosional yang mendalam, dan mampu memikat penonton.

Dengan mengikuti panduan dari IDS tentang penulisan skenario yang baik, Kamu dapat memperoleh pemahaman yang kokoh tentang keterampilan penulisan yang diperlukan untuk menciptakan film dengan cerita berkualitas tinggi. Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan kesempatan ini dan berlatih menulis skenario agar dapat menghasilkan karya film yang memukau.

Pengertian Skenario

skenario

Skenario adalah naskah atau tulisan yang berisi cerita, dialog, dan instruksi untuk produksi sebuah film, drama, atau karya visual lainnya. Skenario berfungsi sebagai panduan bagi tim produksi dan para pemain untuk mengarahkan proses pembuatan karya tersebut.

Dalam skenario, cerita diuraikan secara detail, termasuk pengenalan tokoh, latar belakang, konflik, dan alur cerita. Dialog antar karakter juga dituliskan untuk menggambarkan interaksi mereka. Selain itu, skenario juga dapat mencakup deskripsi visual, adegan per adegan, dan instruksi khusus untuk pembuatan film seperti pencahayaan, dekorasi set, atau efek khusus.

Skenario memiliki struktur naratif yang umumnya terdiri dari pengenalan (exposition), konflik, klimaks, dan penyelesaian (resolution). Setiap adegan disusun dengan hati-hati untuk membangun ketegangan, mengembangkan karakter, dan menggerakkan alur cerita.

Penulisan skenario membutuhkan pemahaman tentang elemen-elemen dramatis, karakterisasi, penokohan, dan alur cerita yang kuat. Skenario yang baik memikat penonton, memiliki dialog yang autentik, dan menghadirkan cerita yang bermakna.

Skenario tidak hanya digunakan dalam industri film, tetapi juga dalam industri televisi, teater, animasi, dan media lainnya. Ini merupakan fondasi yang penting untuk produksi karya visual yang berhasil, memungkinkan para kreator untuk mengkomunikasikan visi mereka dengan jelas kepada tim produksi dan menghasilkan karya yang kohesif dan berkesan.

Tips Menulis Skenario

skenario film

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu dalam menulis skenario:

  1. Mulailah dengan Konsep yang Kuat: Tentukan konsep dasar cerita yang menarik dan unik. Fokuslah pada ide utama dan pemikat untuk memulai.
  2. Kenali Struktur Skenario: Pelajari struktur naratif seperti pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian. Gunakan struktur ini sebagai kerangka dasar untuk membangun alur cerita yang koheren.
  3. Kembangkan Karakter yang Mendalam: Berikan karakter-karakter utama dan pendukung dalam skenario Kamu kepribadian yang kaya dan motivasi yang jelas. Hal ini membantu menciptakan interaksi yang menarik dan konflik yang kuat.
  4. Fokus pada Visualisasi: Gunakan deskripsi yang kuat untuk membantu pembaca membayangkan adegan dan suasana. Gambarkan setiap adegan dengan jelas, tetapi hindari kelebihan deskripsi yang terlalu panjang.
  5. Perhatikan Aliran Dialog: Buat dialog yang autentik dan sesuai dengan kepribadian karakter. Gunakan dialog untuk mengungkapkan emosi, menggerakkan cerita, dan mengembangkan karakter.
  6. Pilih Kata-kata dengan Hati-hati: Skenario harus ditulis dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Gunakan kata-kata yang tepat dan padat untuk menggambarkan aksi dan suasana.
  7. Jaga Ritme dan Tempo: Atur ritme cerita dengan baik untuk menjaga ketegangan dan minat penonton. Gunakan adegan yang mengalir dengan baik dan atur transisi antara adegan secara halus.
  8. Berfokus pada Konflik: Tanamkan konflik yang menarik dan menantang dalam cerita Kamu. Konflik yang baik menciptakan ketegangan dan menjaga minat penonton sepanjang cerita.
  9. Revisi dan Perbaiki: Setelah menulis skenario, jangan ragu untuk merevisi dan memperbaikinya. Mintalah masukan dari orang lain dan cari cara untuk meningkatkan kualitas cerita dan presentasi.
  10. Baca dan Pelajari Skenario Lain: Bacalah skenario dari penulis-penulis terkenal untuk mempelajari gaya dan teknik penulisan mereka. Hal ini dapat membantu mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang struktur dan aliran skenario.

Dalam menulis skenario, konsistensi, ketepatan, dan kejelasan sangat penting. Tetaplah berlatih, eksplorasi, dan terus mengembangkan keterampilan Kamu dalam menulis skenario untuk menghasilkan karya yang kuat dan menarik.

Pelatihan Menulis Skenario Film

Short Course_Screenwriting_IDS x Paragon

Bagi kamu yang tertarik mendalami keterampilan menulis skenario, ada beberapa tahapan dasar yang perlu diperhatikan. Memang, menguasai keterampilan ini tidaklah mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Kamu bisa mempelajari seni menulis skenario dari para ahli atau mengikuti kursus yang tersedia baik secara online maupun offline.

IDS Education menawarkan workshop penulisan skenario yang dapat menjadi pilihanmu. Dalam pelatihan ini, kamu akan memiliki kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan trainer dan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang disampaikan. Dipandu oleh praktisi berpengalaman, kamu akan diajari cara menulis skenario secara efektif dan memahami rahasia-rahasia yang dimiliki oleh screenwriter professional.

Dengan mengikuti workshop penulisan skenario dari IDS Education, kamu akan mendapatkan panduan yang terarah dan berharga dalam mengembangkan keterampilan menulis skenario. Melalui interaksi langsung dengan trainer dan pemahaman tentang teknik-teknik penulisan skenario yang efektif, kamu dapat meningkatkan kemampuanmu dalam bercerita dan menciptakan karya skenario yang menarik.

Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bergabung dalam workshop penulisan skenario dari IDS Education. Dengan dukungan dari para praktisi berpengalaman, kamu akan mendapatkan wawasan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi penulis skenario yang sukses.

workshop screenwriting

Step by Step to Become a Product Designer