Blog

BAGIKAN

Ilustrator dan Desainer Grafis: Menggali Perbedaan dalam Gaya Kreatif

ilustrator dan desainer grafisMeskipun sering disamakan, ilustrator dan desainer grafis sebenarnya merupakan dua profesi yang berbeda. Meskipun keduanya menciptakan karya visual, perbedaan mendasar dalam cakupan pekerjaan dan tujuan hasil akhir membedakan keduanya.

Pengertian Ilustrator

monitor untuk desainer grafis

Seorang ilustrator adalah seniman visual yang mengkhususkan diri dalam menciptakan gambar, ilustrasi, atau karya seni visual yang berperan dalam menyampaikan pesan, menceritakan cerita, atau memperkuat konten di berbagai media. Mereka menggabungkan kreativitas visual untuk menciptakan gambar yang unik dan beragam gaya, dengan penekanan pada memahami audiens target dan pesan yang ingin disampaikan. 

Ilustrator menggunakan berbagai teknik, mulai dari cat air hingga perangkat lunak ilustrasi komputer, serta mempertimbangkan warna, komposisi, dan detail untuk memaksimalkan daya tarik visual. Karya ilustrator dapat ditemukan di buku, majalah, situs web, periklanan, animasi, dan berbagai media lainnya, di mana mereka berperan dalam memengaruhi, menghibur, atau mengedukasi penonton, sesuai dengan tujuan proyek yang dihadapi.

Hasil Karya Ilustrator

jenis ilustrasi digital

Hasil karya ilustrator adalah gambar, ilustrasi, atau karya seni visual yang mencerminkan ekspresi kreatif mereka dan dihasilkan untuk berbagai tujuan. Berikut adalah beberapa contoh hasil karya yang dapat dihasilkan oleh seorang ilustrator:

  1. Ilustrasi untuk Buku: Ilustrator sering menciptakan ilustrasi untuk buku anak-anak, novel, buku pelajaran, buku kuliner, dan banyak lagi. Ilustrasi ini membantu memvisualisasikan cerita, konsep, atau informasi yang ada di dalam buku.
  2. Kartun: Ilustrator kartun menghasilkan gambar-gambar komik atau kartun yang digunakan dalam surat kabar, majalah, situs web, dan lainnya. Ini bisa berupa kartun humor, editorial, atau kartun yang menyampaikan pesan politik atau sosial.
  3. Ilustrasi Promosi: Ilustrasi digunakan dalam periklanan untuk mempromosikan produk, layanan, atau merek. Ini dapat berupa ilustrasi produk, poster promosi, atau ilustrasi yang mendukung kampanye pemasaran.
  4. Ilustrasi Karakter: Ilustrator sering menciptakan karakter unik untuk digunakan dalam berbagai media, termasuk animasi, permainan, dan komik. Karakter-karakter ini memiliki kepribadian dan gaya visual yang khas.
  5. Ilustrasi Digital: Dalam dunia digital, ilustrator menggunakan perangkat lunak ilustrasi seperti Adobe Illustrator atau Photoshop untuk menciptakan karya seni digital, termasuk ilustrasi vektor, grafik web, dan seni digital lainnya.
  6. Ilustrasi Medis: Ilustrator medis menciptakan gambar ilmiah yang digunakan dalam buku kedokteran, jurnal medis, panduan operasi, dan materi pendidikan medis lainnya. Ilustrasi ini membantu menjelaskan prosedur medis, anatomi, dan penyakit.
  7. Ilustrasi Teknis: Ilustrator teknis menciptakan gambar teknis yang digunakan dalam panduan perakitan, manual pengguna, dan dokumentasi teknis. Ilustrasi ini harus jelas dan akurat dalam mendeskripsikan komponen atau proses teknis.
  8. Ilustrasi Mode: Ilustrator mode menciptakan gambar fashion dan desain pakaian. Ini digunakan dalam majalah mode, katalog perbelanjaan, dan promosi desainer atau merek pakaian.

Hasil karya seorang ilustrator dapat memiliki beragam gaya, dari realistis hingga kartun, dan dapat digunakan untuk tujuan yang sangat berbeda, mulai dari menghibur hingga mendidik. Ilustrasi merupakan bentuk seni yang kuat dalam berkomunikasi visual dan mempengaruhi pemahaman, emosi, dan persepsi audiens

Aplikasi yang Digunakan 

ilustrasi digital digunakan

Ilustrator adalah seniman visual yang menggunakan berbagai aplikasi untuk menciptakan karya seni mereka. Berikut adalah beberapa aplikasi yang sering digunakan oleh seorang ilustrator:

  1. Adobe Illustrator: Adobe Illustrator adalah salah satu perangkat lunak ilustrasi vektor paling populer. Ini memungkinkan ilustrator untuk membuat gambar vektor, logo, ikon, dan ilustrasi yang dapat diperbesar tanpa kehilangan kualitas. Adobe Illustrator juga menawarkan berbagai alat kreatif dan pensil vektor.
  2. Adobe Photoshop: Adobe Photoshop adalah aplikasi pengeditan gambar yang sering digunakan oleh ilustrator. Meskipun dirancang terutama untuk pengeditan foto, banyak ilustrator menggunakannya untuk menciptakan seni digital dan mengaplikasikan berbagai efek visual.
  3. Procreate: Procreate adalah aplikasi ilustrasi digital yang sangat populer di kalangan ilustrator, terutama di platform iPad. Ini memiliki beragam kuas digital dan alat yang memungkinkan ilustrator untuk membuat gambar dan ilustrasi dengan mudah.
  4. CorelDRAW: CorelDRAW adalah perangkat lunak ilustrasi vektor yang sering digunakan oleh ilustrator, terutama di kalangan profesional. Ini memungkinkan pembuatan gambar vektor yang presisi dan memiliki banyak fitur desain.
  5. Clip Studio Paint: Clip Studio Paint adalah aplikasi yang sangat populer di kalangan ilustrator manga dan komik. Ini menyediakan berbagai alat yang dirancang khusus untuk pembuatan komik dan ilustrasi.
  6. Affinity Designer: Affinity Designer adalah alternatif terjangkau untuk Adobe Illustrator. Ini adalah perangkat lunak ilustrasi vektor dengan banyak fitur dan alat desain.
  7. Inkscape: Inkscape adalah perangkat lunak ilustrasi vektor sumber terbuka yang digunakan oleh banyak ilustrator yang mencari solusi gratis. Ini memiliki banyak kemampuan serupa dengan Adobe Illustrator.
  8. Krita: Krita adalah perangkat lunak ilustrasi digital sumber terbuka yang sering digunakan untuk menggambar dan melukis digital. Ini populer di kalangan seniman digital.
  9. Sketch: Sketch adalah aplikasi ilustrasi dan desain vektor yang populer di kalangan desainer grafis dan ilustrator digital. Ini sering digunakan untuk desain web dan aplikasi mobile.
  10. Medibang Paint: Medibang Paint adalah aplikasi ilustrasi dan komik yang sering digunakan oleh ilustrator manga. Ini memungkinkan kolaborasi online dan menyediakan alat-alat yang berguna untuk pembuatan komik.
  11. Autodesk SketchBook: Autodesk SketchBook adalah aplikasi menggambar digital yang dapat digunakan untuk membuat ilustrasi dengan berbagai peralatan gambar dan kuas.
  12. Wacom Tablet Software: Ilustrator sering menggunakan tablet grafis, seperti Wacom, untuk menggambar secara lebih presisi. Perangkat ini biasanya disertai dengan perangkat lunak yang mendukung fungsionalitas penggambaran dan ilustrasi.

Aplikasi yang digunakan oleh seorang ilustrator bervariasi tergantung pada preferensi pribadi, jenis karya yang dihasilkan, dan alat yang paling sesuai dengan gaya dan kebutuhan kreatif mereka. Dalam dunia ilustrasi, aplikasi-aplikasi ini membantu dalam menciptakan karya seni visual yang unik, ekspresif, dan beragam.

Pengertian Desainer Grafis

desainer grafis hebat

Seorang desainer grafis adalah seorang profesional yang mengkhususkan diri dalam menciptakan komunikasi visual dengan menggunakan elemen-elemen seperti teks, gambar, warna, dan grafik. Tugas utama desainer grafis adalah menggabungkan elemen-elemen ini untuk menciptakan desain yang efektif dan menarik dalam berbagai media, seperti cetak, digital, atau visual. Mereka bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan pesan, informasi, atau konsep dengan cara yang memadukan estetika, keterbacaan, dan kejelasan.

Desainer grafis memainkan peran penting dalam berbagai proyek, termasuk desain logo, brosur, poster, buku, situs web, aplikasi mobile, kemasan produk, iklan, dan banyak lagi. Mereka harus memahami prinsip-prinsip desain, tipografi, komposisi, dan warna, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak desain grafis seperti Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, CorelDRAW, dan berbagai aplikasi lainnya.

Desainer grafis juga harus memiliki kemampuan untuk berkolaborasi dengan klien atau tim proyek, memahami kebutuhan audiens target, dan tetap up-to-date dengan tren desain terbaru. Dengan peran mereka dalam menciptakan identitas merek, menyampaikan pesan, dan menciptakan pengalaman visual, desainer grafis memiliki dampak besar dalam dunia periklanan, media, dan komunikasi visual.

Hasil Karya Desainer Grafis

Hasil karya seorang desainer grafis mencakup berbagai elemen visual yang dirancang untuk berbagai tujuan komunikasi dan estetika. Contohnya termasuk penciptaan logo yang mengidentifikasi merek, materi promosi seperti brosur dan poster yang menarik perhatian audiens, desain kemasan produk yang memikat pembeli, tampilan web dan aplikasi yang intuitif, tata letak dan ilustrasi dalam majalah dan buku yang memastikan pengalaman membaca menarik, identitas visual yang menciptakan citra merek, animasi dan motion graphics dalam media digital, iklan dan materi pemasaran untuk promosi produk atau layanan, pemilihan jenis huruf dan tata letak yang mempengaruhi presentasi teks, serta elemen identifikasi visual seperti papan petunjuk dan tanda yang membantu navigasi dan identifikasi lokasi atau informasi.

Karya desainer grafis memadukan kreativitas visual dengan fungsi komunikasi, menciptakan keseimbangan antara pesan yang ingin disampaikan dan daya tarik visual untuk mencapai tujuan proyek dengan efektif.

Aplikasi yang Digunakan

Bagi kamu yang masih pemula atau anak kuliah desain - kursus desain menciptakan desain yang keren tentu bukanlah hal yang mudah. Namun ada beberapa tips dan trik yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan desain yang menarik. Berikut ini simple hack yang dapat kamu lakukan untuk membuat desainmu terlihat keren seperti seorang desainer profesional. Bermain dengan Font Maksimalkan penggunaan font untuk mendapatkan hasil yang menarik. Kombinasikan font yang sesuai dengan desainmu. Aturan sederhana dalam memilih font adalah kontras warna tinggi antara satu dengan font lainnya atau font pendukung. Cara ini membantu menyeimbangkan elemen satu sama lain. Serta tetap membuat tampilan desain terlihat bagus dan menarik. Buat ukuran font untuk judul lebih besar dari subteks serta gunakan warna cerah agar desain cocok dengan background dan terlihat menarik di mata audiens. Sesuaikan Warna Desain dan Latar Ciptakan harmoni warna untuk membuat desain terlihat lebih menonjol. Cocokkan warna yang digunakan untuk elemen grafis, seperti font dengan gambar yang digunakan sebagai background. Kamu bisa menemukan warna yang tepat dengan menggunakan tools coclor picker, sedangkan pada CorelDRAW dinamakan Tools Eyedropper yang akan memberikanmu kode warna yang sesuai dengan gambar. Pakai Efek Transparan Agar hasil desain lebih menarik, kamu bisa menggunakan efek transparan khususnya pada ikon. Mainkan juga tipografi untuk menghasilkan konten desain yang lebih mudah dibaca audiens. Dalam hal ini gunakan imajinasi dan kreativitasmu ya. Atur dan Perbaiki Warna Gambar Salah satu bagian penting dari desain grafis adalah memastikan gambar yang kamu gunakan terlihat alami, bagus dan cerah. Kamu bisa mengatur kontras, keterangan, dan saturasi yang mengacu pada intensitas warna. Gambar dengan warna yang cerah dan jelas tentu lebih cocok digunakan sebagai background ketimbang gambar aslinya. Konsisten dengan Elemen Konsistensi menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki seorang desainer ketika menggunakan warna, font, logo serta gambar. Tata letak yang konsisten seperti penempatan teks, tipografi, dan palet warna akan mempengaruhi penilaian audiens. Jadikan konsistensi ini sebagai ciri khas dari desainmu dan orang akan menganggapmu desainer profesional. Tampilan Desain Seperti File Presentasi Jika desain yang akan kamu buat melibatkan angka dan data, maka gunakanlah Icon dan Elemen Infografis. Menggunakan desain bentuk persentase dan diagram lingkaran merupakan cara terbaik untuk mendapatkan desain yang menarik dan informatif secara bersamaan. Gunakan Grids Grids menjadi cara cepat dan mudah untuk membuat tata letak desain kelas dunia tanpa memakai template desain. Cara ini juga memudahkan proses pengeditan desain sehingga menjadi lebih rapi dan terstruktur. Kebanyakan desainer pemula menganggap Grids hanya membatasi kreativitas, tapi secara visual kamu akan mendapatkan manfaatnya. Berikan Space Kosong Coba cermati dan perhatikan, kebanyakan desain yang berkelas atau profesional tidak pernah memenuhi seluruh elemen dengan konten. Pasti akan selalu ada lebih banyak space atau ruang kosong agar pembaca tidak bingung serta membuat mata cepat lelah. Space kosong juga membantu audiens tetap fokus pada konten utama. Amati, Tiru, dan Modifikasi Tahukah kamu, rata-rata desainer pro juga menyalin. Namun dalam tanda kutip yaitu mencari inspirasi dari hasil karya orang lain. Bukan menyalin secara keseluruhan karena akan dicap sebagai plagiat. Untuk pemula, cara terbaik untuk belajar adalah dengan mengamati desain karya orang lain atau desainer pro. Kamu yang ingin belajar lebih dalam tentang desain grafis, segera daftar kuliah desain di sekolah desain International Design School. IDS juga menyediakan kursus desain bagi kamu yang tak memiliki banyak waktu. Cek laman website IDS atau cek linktree di bio Instagram IDS untuk informasi detail tentang pendaftaran, online course, dan lain sebagainya.

Desainer grafis menggunakan berbagai aplikasi dan perangkat lunak khusus untuk menciptakan karya desain mereka. Beberapa aplikasi yang umum digunakan oleh desainer grafis termasuk:

  1. Adobe Illustrator: Illustrator merupakan aplikasi desain vektor yang memungkinkan desainer grafis membuat logo, ikon, ilustrasi, dan grafik vektor lainnya. Keuntungan utamanya adalah kemampuan untuk merubah ukuran gambar tanpa kehilangan kualitas.
  2. Adobe Photoshop: Photoshop adalah salah satu aplikasi desain grafis paling populer. Ini digunakan untuk pengeditan foto, manipulasi gambar, dan pembuatan desain grafis yang kompleks. Photoshop juga memiliki alat-alat kreatif untuk menggambar dan mewarnai.
  3. Adobe InDesign: InDesign dirancang khusus untuk tata letak dan desain publikasi, seperti buku, majalah, brosur, dan materi pemasaran lainnya. Ini memungkinkan desainer untuk mengatur teks, gambar, dan elemen desain lainnya dalam tata letak yang profesional.
  4. CorelDRAW: CorelDRAW adalah aplikasi desain vektor yang sering digunakan sebagai alternatif untuk Adobe Illustrator. Ini menawarkan berbagai alat untuk desain grafis, ilustrasi, dan pembuatan logo.
  5. Adobe XD: Aplikasi desain antarmuka pengguna (UI) dan prototipe untuk merancang situs web dan aplikasi.
  6. Sketch: Sketch adalah aplikasi desain grafis khusus untuk platform Mac. Itu sangat populer di kalangan desainer UI/UX dan fokus pada pembuatan tata letak web dan desain antarmuka pengguna.
  7. Figma: Figma adalah platform desain kolaboratif berbasis cloud yang memungkinkan tim untuk bekerja bersama pada proyek desain grafis. Ini sering digunakan untuk desain antarmuka pengguna dan prototyping
  8. Canva: Aplikasi berbasis web yang memungkinkan pengguna dengan sedikit pengalaman desain untuk membuat grafik dengan mudah.
  9. Procreate: Meskipun awalnya dirancang untuk seniman digital, Procreate juga digunakan oleh desainer grafis, terutama di platform iPad. Ini menyediakan alat dan fitur untuk membuat ilustrasi dan desain grafis.
  10. AutoCAD: Digunakan dalam desain arsitektur, rekayasa, dan ilustrasi teknis.
  11. Cinema 4D: Aplikasi pemodelan dan animasi 3D yang digunakan dalam desain grafis berorientasi tiga dimensi.
  12. GIMP (GNU Image Manipulation Program): GIMP adalah perangkat lunak sumber terbuka yang sering digunakan sebagai alternatif gratis untuk Photoshop. Ini memiliki berbagai fitur untuk pengeditan foto dan desain grafis.
  13. Affinity Designer: Affinity Designer adalah alternatif lain untuk desain vektor, memberikan opsi yang lebih terjangkau. Ini memiliki antarmuka yang bersih dan berbagai fitur desain grafis yang kuat.

Pilihan aplikasi bergantung pada jenis pekerjaan desainer grafis dan preferensi individu. Beberapa desainer juga menggunakan beberapa aplikasi sekaligus untuk berbagai aspek pekerjaan mereka.

Ingin belajar mengenai desain dan ilustrasi digital? Ayo ikuti Program Digital Design & Illustration di IDS Education.

College BTEC

Mengapa memilih IDS sebagai tempat belajar desain? Karena dalam Program Digital Design & Illustration kami, kamu akan belajar untuk menggabungkan pemikiran kreatif, estetika desain, pembuatan ilustrasi, dan strategi komunikasi guna menciptakan karya desain unggul yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kurikulum kami difokuskan pada aspek-aspek penting seperti tipografi, fotografi, ilustrasi, komposisi, dan pemahaman tentang pemanfaatan warna. Kami juga memberikan penekanan pada desain berbasis pengguna, termasuk design thinking, UI & UX. Kamu akan dibimbing dalam mengembangkan ide, merancang, dan menerapkan solusi desain yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan klien.

Tidak hanya itu, IDS juga memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kebutuhan bisnis, sehingga kamu siap untuk berkarir di berbagai sektor industri kreatif maupun lingkungan startup. Bergabunglah dengan kami untuk mengasah bakat dan pengetahuan kamu dalam dunia desain digital yang dinamis.