Blog

BAGIKAN

Rekomendasi Aplikasi untuk Membuat Film, Bantu Kamu Nulis Naskah sampai Proses Editing

Film Dokumenter

Perkembangan teknologi ikut mendorong kesuksesan industri film. Dengan adanya berbagai aplikasi mulai dari penulisan editing, aplikasi pembuatan storyboard, sampai aplikasi editing dapat membantu memudahkan para pembuat film. Penasaran aplikasi untuk membuat film yang bisa digunakan? Simak penjelasannya di sini!

Aplikasi untuk Penulisan Naskah

menulis naskah film

  • Final Draft

Final Draft adalah software penulisan skenario yang dijadikan standar dalam industri film. Aplikasi ini termasuk high end karena harganya yang tidak murah yaitu sekitar 2.8 juta. Tapi memang aplikasi ini memiliki fitur yang lengkap, seperti story mapping yang membuatmu bisa melihat beat ceritamu secara keseluruhan, lalu character arc yang membuatmu bisa melihat perjalanan karakter, dan tentu saja collaborative writing yang membuatmu bisa menulis bersama orang lain (co-writer).

  • Celtx

Ada Celtx, aplikasi alternatif yang harganya lebih affordable. Aplikasi ini tidak terbatas hanya pada penulisan saja, melainkan juga meliputi bagian-bagian lain dalam pra-produksi. Meski kamu tetap perlu berlangganan untuk menikmati fiturnya, tapi pasti kamu tidak akan menyesal. Dengan membayar sekitar 387.000/bulan kamu bisa menikmati fitur seperti membuat breakdown naskah, budgeting, shot list, bahkan scheduling.

Aplikasi untuk Produksi

film dalam dunia pendidikan

  • Studiobinder

Proses selanjutnya setelah penulisan naskah adalah pra-produksi. Studiobinder bisa jadi salah satu aplikasi yang dapat membantu kamu di masa-masa persiapan. Mirip dengan Celtx, tapi bedanya aplikasi ini berbasis pada website dan fokus pada manajemen produksi. 

Ada empat pilihan harga yang dapat kamu pilih. Jika memilih fitur yang paling sederhana, kamu akan mendapatkan fitur seperti pembuatan shot list dan schedule. Sementara itu, pilihan yang paling lengkap menyediakan fitur premium, seperti messaging antar kru, client approval system, dsb.

  • Cadrage: Director’s Viewfinder

Saat proses produksi, aplikasi Cadrage penting sekali dimiliki sutradara dan penata kamera. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk mensimulasikan framing sesuai dengan kamera dan lensa yang digunakan dalam pembuatan film.

Aplikasi untuk Editing

teknik editing video

  • Adobe Premiere Pro / Final Cut Pro

Salah satu aplikasi editing yang banyak digunakan adalah Adobe Premiere Pro. Kelebihan aplikasi ini mudah digunakan dan ditambah juga fitur-fiturnya yang canggih. Selain itu, ada aplikasi Final Cut Pro yang sebenarnya fiturnya mirip dengan Adobe Premiere Pro. Kamu bisa pilih aplikasi mana yang paling membuatmu nyaman saat dalam menggunakannya.

  • Adobe After Effects

Aplikasi Adobe After Effects ini dapat digunakan saat online editing yaitu proses dimana film kamu diberikan sentuhan akhir. Online editing meliputi koreksi warna, penambahan warna, dan tak ketinggalan digital imaging.

Kamu bisa mengaplikasikannya pada hal-hal yang tidak kamu inginkan tapi terekam pada footage, misalnya menghapus kabel yang melintang. Selain untuk menghapus, Aplikasi ini juga sering digunakan untuk menambahkan efek-efek visual tambahan seperti api kebakaran, efek asap, dan sebagainya.

  • DaVinci Resolve 12

Aplikasi DaVinci Resolve merupakan aplikasi color correction dan color grading yang paling sering digunakan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah fitur yang canggih seperti tracking. Fitur ini membuatmu dapat menyeleksi warna dalam satu titik tertentu dengan sangat mudah. Kamu bisa mengakses aplikasi ini secara gratis dengan nama DaVinci Lite. Meski tidak selengkap versi Pro, tapi sudah cukup mumpuni dipakai untuk pembuat film pemula.

  • Pro Tools

Selanjutnya ada aplikasi yang banyak digunakan untuk sound editing yaitu Pro Tools. Namun, sepertinya aplikasi ini lebih cocok digunakan oleh pengguna profesional yang berpengalaman karena fitur-fiturnya yang sangat teknis.

  • Adobe Audition

Selain Pro Tools, ada juga Adobe Audition untuk sound editing. Jika dibandingkan dengan Pro Tools, fiturnya memang masih kalah. Akan tetapi, jika kamu bekerja dalam ekosistem Adobe, memilih aplikasi ini akan membantu alur kerjamu lebih mudah dan teratur.

Nah, itulah beberapa aplikasi yang dapat kamu gunakan dalam pembuatan film. Ada juga aplikasi yang ramah untuk pemula jika kamu ingin belajar membuat film. Jika tertarik mendalami bidang ini, kamu bisa mengikuti program kuliah Digital Film & Media Production di kampus IDS, lho. 

Tertarik untuk berkarier di industri film? Yuk belajar film di IDS | International Design School!

banner college

Mengapa harus kuliah film di IDS? Karena IDS memiliki Program Digital Film & Media Production mengajarkan keterampilan teknis dan estetika kepada mahasiswa untuk menciptakan film dan konten media beragam. Program ini dimulai dari pengembangan cerita, penulisan skenario, dan pembuatan storyboard hingga perwujudannya menjadi film. Mahasiswa juga akan belajar seluruh proses produksi yang mencakup penyutradaraan, manajemen produksi, sinematografi, tata artistik, tata suara, akting, dan penyuntingan. Selain itu, mereka akan mendapatkan panduan dalam memahami aspek manajemen dan bisnis konten dari sudut pandang pemasaran dan distribusi.