Blog

BAGIKAN

Teknik Dasar dan Tips Terbaik untuk Ilustrasi Digital

ilustrasi digital

Perkembangan waktu telah mengubah cara kita bekerja, dan salah satu contohnya adalah kemunculan ilustrasi digital yang menggunakan perangkat komputerisasi. Pada masa sebelumnya, ilustrasi dilakukan secara manual di atas kertas.

Saat ini, banyak ilustrator dan desainer grafis lebih suka menggunakan komputer, tablet grafis, atau alat teknologi lainnya sebagai sarana utama untuk membuat ilustrasi digital. Apa jenis-jenis ilustrasi ini, apa saja yang bisa dicapai, dan untuk tujuan ilustrasi ini digunakan? Semua pertanyaan ini akan dijawab di bawah ini.

Apa itu Ilustrasi Digital?

ilustrasi digital

Ilustrasi digital adalah proses pembuatan gambar dan desain menggunakan berbagai peralatan digital dan perangkat elektronik, seperti tablet, mouse, tablet grafis, atau komputer yang dilengkapi dengan perangkat lunak desain khusus, seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Procreate daan lain sebagainya.

Ilustrasi ini pertama kali muncul setelah Perang Dunia II, tetapi baru pada tahun 1960-an mulai mendapatkan perhatian dan momentum. Pada tahun 1962, A. Michael Noll sudah menggunakan komputer untuk menghasilkan gambar menggunakan pola dan algoritma. Awalnya, ilustrasi ini lebih banyak digunakan oleh ilmuwan dan peneliti daripada seniman atau desainer.

Pada tahun 1980-an, ilustrasi digital mendapatkan dorongan signifikan dengan munculnya Photoshop setelah pengembangan oleh Adobe. Photoshop menjadi salah satu program desain digital pertama yang populer. Program-program lain seperti Corel Draw dan Paint juga segera mengikuti, dan beberapa di antaranya bahkan tersedia secara gratis.

Sejak itu, ilustrasi digital terus berkembang dalam hal sumber daya dan adopsi, dan Internet telah memainkan peran penting dalam memperluas akses ke forum, alat, dan perangkat lunak yang lebih mudah.

Ilustrasi, sebagai bentuk ekspresi seni dan komunikasi, telah mengalami evolusi besar sepanjang sejarah. Pada era modern, kemajuan teknologi memberikan ruang bagi munculnya ilustrasi digital—suatu proses di mana gambar dan desain dibuat dengan bantuan peralatan dan perangkat digital, seperti tablet grafis, mouse, dan komputer. Software seperti Adobe Photoshop, Illustrator, dan Procreate telah menjadi alat utama dalam proses ini.

Sejarah ilustrasi digital bisa ditelusuri kembali ke era pasca Perang Dunia II, dengan momentum yang signifikan mulai terbentuk pada tahun 1960-an. Pada saat itu, inovasi dari individu seperti A. Michael Noll, yang memanfaatkan komputer untuk menghasilkan gambar berdasarkan pola dan algoritma, menjadi salah satu tonggak awal. Era 1980-an menjadi tonggak penting lainnya dengan peluncuran Adobe Photoshop, yang dengan cepat menjadi pionir dalam desain digital. Tidak lama setelah itu, software lain seperti Corel Draw dan Paint muncul untuk memperluas wacana desain digital.

Era 2000-an hingga 2020-an melihat perkembangan yang luar biasa. Perangkat seperti iPad dengan aplikasi Procreate, serta tablet grafis yang semakin terjangkau, memperluas akses ke ilustrasi digital, tidak hanya bagi profesional tetapi juga bagi amatir. Teknologi modern seperti realitas virtual (VR), realitas augmentasi (AR), dan ilustrasi 3D menambahkan dimensi baru dalam bidang ini, sementara AI dan machine learning mulai mempengaruhi alat dan teknik yang digunakan.

Saat ini, komunitas ilustrasi digital semakin berkembang, didukung oleh platform seperti Behance, Dribbble, dan ArtStation. Para ilustrator dan desainer memiliki akses lebih besar ke sumber belajar, dengan banyak kursus online, tutorial, dan webinar yang tersedia. Keseluruhan perkembangan ini menunjukkan betapa ilustrasi ini telah menjadi bagian integral dari dunia seni dan desain kontemporer.

Jenis Ilustrasi Digital

jenis ilustrasi digital

Dalam ilustrasi digital, terdapat beberapa jenis utama yang dapat digolongkan:

  1. Ilustrasi Konseptual: 

Jenis ini mengharuskan desainer untuk menghidupkan ide atau konsep yang dimiliki ilustrator tentang subjek yang akan diilustrasikan. Salah satu ciri utama ilustrasi konseptual adalah ketidakwajiban penciptanya untuk membatasi ilustrasinya hanya pada informasi yang ada dalam teks tertulis. Ilustrasi konseptual sering ditemukan dalam pembuatan logo atau poster film, seperti yang terkenal dalam film Blade Runner.

  1. Ilustrasi Naratif: 

Jenis ilustrasi ini memiliki tugas untuk mengikuti naskah atau cerita tertulis dan menggambarkan apa yang telah terjadi di dalamnya. Ilustrasi naratif harus sesuai dengan isi teks naskah, dan biasanya ditemukan dalam buku, surat kabar, dan majalah. Tujuan utamanya adalah untuk menjelaskan atau menggambarkan konsep-konsep dalam teks atau untuk memberikan visualisasi pada teks tersebut.

  1. Ilustrasi Dekoratif: 

Ilustrasi dekoratif bertujuan untuk memperindah halaman buku, brosur, atau materi lainnya sambil menyertai teks. Jenis ini juga dapat digunakan untuk menceritakan cerita tanpa perlu teks, seperti yang sering terjadi dalam buku anak-anak. Ilustrasi dekoratif memiliki gaya yang beragam dan cenderung bersifat ramah dan sederhana.

  1. Komik: 

Ilustrasi digital dalam bentuk komik digunakan untuk menceritakan kisah. Dalam jenis ini, teks dan dialog antar karakter menjadi pengiring adegan yang digambar. Terdapat juga varian yang lebih besar dari komik, yaitu novel grafis, yang mencakup karya-karya terkenal seperti “Maus” karya Art Spiegelman atau “Dari Neraka” karya Alan Moore dan Eddie Campbell.

Setiap jenis ilustrasi digital memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan proyek dan konteks penggunaannya.

Untuk Apa Ilustrasi Digital Digunakan?

ilustrasi digital digunakan

Ilustrasi digital memiliki banyak aplikasi dalam berbagai sektor dan digunakan oleh para profesional untuk berbagai tujuan. Berikut beberapa contoh penggunaannya di berbagai bidang:

  1. Desain Editorial: 

Digunakan dalam desain editorial untuk membuat sampul buku, majalah, atau publikasi lainnya. Mereka juga dapat digunakan untuk menggambarkan konten dalam buku atau majalah, seperti ilustrasi dalam buku anak-anak.

  1. Desain Grafis: 

Digunakan dalam desain grafis untuk meningkatkan pesan komunikasi. Mereka digunakan dalam pembuatan gambar produk, untuk memberikan nilai tambah pada desain produk, atau untuk menciptakan grafik yang menarik dan informatif dalam berbagai konteks.

  1. Materi Promosi: 

Digunakan dalam materi promosi perusahaan. Misalnya, mereka dapat digunakan untuk memperindah kalender perusahaan, majalah perusahaan, dan berbagai materi promosi lainnya, sehingga membuatnya lebih menarik bagi audiens.

  1. Branding: 

Ilustrasi digital juga memiliki peran dalam penciptaan merek atau branding. Beberapa perusahaan memilih untuk menggunakan ilustrasi daripada logo tradisional sebagai bagian dari identitas merek mereka.

  1. Materi Iklan: 

Digunakan dalam pembuatan materi iklan seperti brosur, leaflet, atau poster. Kehadiran ilustrasi dalam materi iklan dapat membuatnya lebih menarik dan unik, sehingga lebih efektif dalam menarik perhatian audiens.

  1. Desain Web:

Ilustrasi digital memainkan peran penting dalam desain web. Di era internet saat ini, membedakan diri dari persaingan sangat penting. Situs web yang menggunakan ilustrasi ini untuk menyampaikan pesan dan kontennya dapat lebih mudah diingat oleh pengguna.

  1. Penjualan Ilustrasi: 

Beberapa individu bahkan dapat menjadikan ilustrasi digital sebagai profesi, dengan menjual karya ilustrasi mereka sendiri. Ilustrasi yang unik dan berkualitas tinggi dapat menjadi produk asli yang dicari oleh berbagai pihak.

Ilustrasi digital memberikan fleksibilitas dalam menyampaikan pesan, menciptakan visualisasi yang menarik, dan memperindah berbagai materi komunikasi. Hal ini membuatnya menjadi elemen penting dalam desain dan komunikasi visual di berbagai bidang.

Langkah-langkah Membuat Ilustrasi Digital

langkah ilustrasi digital

Ilustrasi digital bekerja dengan cara yang mirip dengan ilustrasi tradisional, tetapi terkait erat dengan dunia digital, pemasaran, dan periklanan. Berikut adalah beberapa langkah untuk membuatnya:

  1. Pilih Pesan: 

Langkah pertama adalah memilih pesan atau konsep yang ingin kamu sampaikan melalui ilustrasi kamu. Ini bisa berupa nilai merek, pesan promosi, atau bagian dari kampanye pemasaran.

  1. Sketsa Awal: 

Buat sketsa awal ilustrasi kamu dengan mengatur bentuk dan komposisi dasar. Ini adalah langkah awal dalam memberikan bentuk visual pada ide-ide yang ingin kamu sampaikan melalui ilustrasi kamu. Sketsa ini dapat dibuat langsung menggunakan tablet grafis atau perangkat lain yang digunakan untuk menggambar.

  1. Presentasikan Ide: 

Jika ilustrasi kamu ditujukan untuk klien eksternal, saatnya untuk mempresentasikan ide kamu kepada mereka. Ini memungkinkan klien untuk memberikan masukan, perubahan, atau kontribusi ide mereka.

  1. Pengembangan Ilustrasi Digital: 

Selanjutnya, tergantung pada perangkat lunak atau aplikasi yang kamu gunakan, kamu dapat mengembangkan ilustrasi kamu dengan berbagai cara. kamu dapat mengubah sketsa awal menjadi vektor, atau melanjutkan dengan menggambar di atasnya. kamu dapat menerapkan garis, warna, isian, dan tekstur sesuai dengan visi kamu.

Ilustrasi digital memberikan fleksibilitas dalam mengkomunikasikan pesan dan ide melalui media digital seperti situs web, brosur, atau logo perusahaan. Proses ini memungkinkan kamu untuk menciptakan visualisasi yang menarik dan efektif dalam berbagai konteks pemasaran dan periklanan.

Ingin belajar mengenai desain dan ilustrasi digital? Ayo ikuti Program Digital Design & Illustration di IDS Education.

College BTEC

Mengapa memilih IDS sebagai tempat belajar desain? Karena dalam Program Digital Design & Illustration kami, kamu akan belajar untuk menggabungkan pemikiran kreatif, estetika desain, pembuatan ilustrasi, dan strategi komunikasi guna menciptakan karya desain unggul yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kurikulum kami difokuskan pada aspek-aspek penting seperti tipografi, fotografi, ilustrasi, komposisi, dan pemahaman tentang pemanfaatan warna. Kami juga memberikan penekanan pada desain berbasis pengguna, termasuk design thinking, UI & UX. Kamu akan dibimbing dalam mengembangkan ide, merancang, dan menerapkan solusi desain yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan klien.

Tidak hanya itu, IDS juga memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kebutuhan bisnis, sehingga kamu siap untuk berkarir di berbagai sektor industri kreatif maupun lingkungan startup. Bergabunglah dengan kami untuk mengasah bakat dan pengetahuan kamu dalam dunia desain digital yang dinamis.