Blog

BAGIKAN

10 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Cuan dengan Kemampuan yang Kamu Miliki

freelance

Banyak individu yang menghadapi situasi di mana pendapatan dari pekerjaan utama mereka tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika beberapa orang memilih untuk mencari pekerjaan sampingan atau bekerja sebagai freelancer. Meskipun pekerjaan sampingan, potensi penghasilan yang dihasilkan bisa sangat menguntungkan! Berikut ini adalah beberapa rekomendasi pekerjaan sampingan yang dapat dipertimbangkan:

  1. Menjadi Penulis Lepas
    penulis skenario

    Dikenal juga sebagai penulis freelance, adalah individu yang bekerja secara mandiri menawarkan jasa penulisan untuk berbagai bidang seperti artikel, blog, konten web, dan naskah. Mereka memiliki fleksibilitas dalam memilih proyek, menentukan jadwal kerja, dan menetapkan tarif sendiri. Keuntungan menjadi penulis lepas adalah mendapatkan penghasilan tambahan, memperluas jaringan profesional, dan terus meningkatkan keterampilan menulis. Tantangan termasuk mengelola jadwal, mencari klien, dan memenuhi tenggat waktu. Keterampilan menulis yang baik, adaptasi, dan disiplin waktu sangat penting. Dalam era digital, platform online menyediakan peluang untuk mencari klien dan membangun reputasi. Kesuksesan sebagai penulis lepas tergantung pada kemampuan, dedikasi, dan konsistensi.
  2. Pekerjaan Desain Grafis
    graphic design
    Pekerjaan desain grafis melibatkan pembuatan visual yang komunikatif dan menarik menggunakan elemen-elemen seperti gambar, teks, warna, dan bentuk. Desainer grafis menciptakan desain untuk berbagai media, termasuk cetak, digital, dan media interaktif. Mereka menggunakan perangkat lunak desain grafis seperti Adobe Photoshop, Illustrator, dan InDesign untuk menghasilkan karya-karya kreatif.
    Tugas-tugas desainer grafis meliputi membuat desain logo, poster, brosur, spanduk, situs web, dan banyak lagi. Mereka memadukan prinsip-prinsip desain seperti tipografi, komposisi, dan warna untuk menciptakan tata letak yang efektif dan estetis. Kemampuan komunikasi visual yang kuat dan pemahaman tentang pasar dan target audiens sangat penting dalam pekerjaan ini.
    Pekerjaan desain grafis menawarkan kreativitas, tantangan, dan kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai industri seperti periklanan, penerbitan, teknologi, dan hiburan. Keahlian dalam desain grafis memungkinkan seseorang untuk menghasilkan karya yang mengesankan dan memengaruhi persepsi serta menciptakan pengalaman visual yang menarik.
  3. Mengajar Online
    keuntungan pelatihan online
    Mengajar online adalah proses pendidikan yang dilakukan melalui platform digital dan internet. Sebagai pengajar online, seseorang dapat menyampaikan materi pelajaran, memberikan instruksi, dan berinteraksi dengan siswa secara virtual. Melalui platform pembelajaran online, seperti video konferensi, pengajar dapat menyampaikan materi pelajaran dalam bentuk presentasi, diskusi, atau tanya jawab. Keuntungan mengajar online termasuk fleksibilitas waktu dan tempat, aksesibilitas global, dan interaksi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Pengajar online juga dapat memanfaatkan berbagai sumber daya digital, seperti video, slide presentasi, dan latihan interaktif untuk meningkatkan proses pembelajaran.
  4. Fotografi Freelance
    fotografer
    Fotografi freelance adalah kegiatan fotografi yang dilakukan secara mandiri, di mana seorang fotografer bekerja secara independen tanpa terikat dengan satu majikan atau perusahaan. Seorang fotografer freelance menawarkan jasanya untuk berbagai proyek, seperti pemotretan acara, potret individu, produk, pernikahan, dan banyak lagi. Mereka dapat bekerja dengan klien berbeda-beda dan memiliki fleksibilitas dalam menentukan jadwal kerja serta tarif mereka sendiri. Fotografi freelance memungkinkan fotografer untuk mengekspresikan kreativitas mereka, memperluas jaringan profesional, dan mendapatkan penghasilan tambahan. Mereka juga harus mengelola bisnis fotografi mereka sendiri, termasuk pemasaran, administrasi, dan pelayanan pelanggan.
  5. Pekerjaan Penerjemahan
    translator
    Pekerjaan penerjemahan melibatkan proses mentransfer teks atau bahasa tertulis dari satu bahasa ke bahasa lain. Seorang penerjemah bertugas untuk menjaga kesetiaan terhadap makna, konteks, dan nuansa bahasa asal saat menerjemahkan ke dalam bahasa sasaran. Mereka dapat bekerja dalam berbagai bidang, termasuk penerjemahan dokumen hukum, teknis, bisnis, akademik, dan penerjemahan untuk media seperti buku, film, atau situs web. Penerjemah juga dapat bekerja secara lepas atau terikat dengan perusahaan atau lembaga penerjemahan. Pekerjaan penerjemahan membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang kedua bahasa dan budaya yang terlibat, serta keterampilan komunikasi dan penelitian yang kuat.
  6. Pekerjaan Jasa Keuangan
    konsultan jasa keuangan
    Pekerjaan jasa keuangan melibatkan penyediaan layanan dan konsultasi keuangan kepada individu, bisnis, atau organisasi. Pekerjaan dalam jasa keuangan mencakup bidang seperti perencanaan keuangan, manajemen investasi, analisis keuangan, perbankan, asuransi, dan akuntansi. Profesional jasa keuangan seperti perencana keuangan, analis keuangan, atau akuntan bekerja dengan klien untuk mengelola keuangan mereka, memberikan saran investasi, menyusun laporan keuangan, dan membantu dalam perencanaan pajak. Mereka membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang pasar keuangan, regulasi, dan kebijakan keuangan. Keahlian analitis, keterampilan komunikasi, dan pengetahuan yang mendalam tentang keuangan menjadi kunci kesuksesan dalam pekerjaan jasa keuangan.
  7. Pekerjaan Desain Interior
    desain interior
    Pekerjaan desain interior melibatkan perencanaan dan pengaturan ruang dalam bangunan untuk menciptakan lingkungan yang fungsional dan estetis. Desainer interior bekerja dengan klien untuk mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi mereka, merancang layout ruangan, memilih furnitur, pencahayaan, warna, dan dekorasi yang sesuai, serta mengoordinasikan proyek dengan para kontraktor. Mereka dapat bekerja dalam berbagai lingkungan seperti rumah, kantor, toko, hotel, atau ruang publik. Keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan ini meliputi pemahaman desain, keterampilan visual, pengetahuan tentang materi dan teknik konstruksi, serta kemampuan komunikasi yang baik. Pekerjaan desain interior memungkinkan desainer untuk menghadirkan visi kreatif mereka dan menciptakan ruang yang nyaman dan menarik.
  8. Pekerjaan Social Media Manager
    social media manager
    Pekerjaan Social Media Manager melibatkan manajemen dan pengelolaan kegiatan media sosial untuk sebuah perusahaan, merek, atau organisasi. Mereka bertanggung jawab untuk menciptakan, mengelola, dan mengoptimalkan konten media sosial yang menarik dan relevan. Tugas mereka termasuk merencanakan dan menjalankan kampanye pemasaran, mengelola akun media sosial, memantau interaksi dengan pengguna, menganalisis data dan kinerja, serta berinteraksi dengan audiens melalui komentar dan pesan. Seorang Social Media Manager harus memahami tren media sosial, algoritma platform, dan memiliki kemampuan komunikasi yang kuat. Keahlian dalam kreativitas, analisis data, dan pemahaman target audiens menjadi kunci keberhasilan dalam pekerjaan ini.
  9. Pekerjaan Pemasaran Digital
    Digital Marketing
    Pekerjaan pemasaran digital melibatkan strategi dan pelaksanaan aktivitas pemasaran menggunakan platform digital dan internet. Para profesional pemasaran digital bekerja untuk meningkatkan visibilitas, awareness, dan penjualan produk atau layanan melalui berbagai saluran online seperti situs web, media sosial, email, iklan digital, dan SEO. Mereka merancang kampanye pemasaran, menganalisis data, mengelola konten digital, melakukan riset pasar, dan berinteraksi dengan audiens online. Keahlian dalam analisis data, pemahaman perilaku konsumen online, keterampilan komunikasi digital, dan pengetahuan tentang alat pemasaran digital seperti Google Ads, social media platforms, dan tools SEO sangat penting dalam pekerjaan ini.
  10. Pekerjaan Video Editing
    Selain membutuhkan aplikasi video editing, penyuntingan video juga memerlukan keahlian dari editornya. Menjadi editor video tak hanya perlu menguasai tentang software editing video, tetapi juga memerlukan kreativitas dan kepekaan terhadap bahasa visual, serta keterampilan berkomunikasi yang terasah. Sebagai pemula atau kamu yang baru kuliah film, ada baiknya untuk memahami beberapa kiat-kiat berikut guna menjadi seorang editor video yang tak cuma terampil tapi juga lebih baik. Menyusun Cerita Cerita merupakan nyawa utama dalam proses editing. Dalam memilih gambar, keputusan yang diambil harus didasari oleh cerita yang ingin kamu bangun. Jangan hanya karena alasan asal ini gambarnya bagus. Berani Buang! Biasanya, para editor video menyimpan gambar dalam beberapa stok yang cukup banyak, sehingga membuatnya bingung saat akan mengedit. Tak jarang, para editor merasa sayang untuk membuang shot yang indah dan memanjakan mata. Namun, jika memang shot tersebut tidak mendukung ceritamu, maka jangan segan untuk membuangnya! Perhatikan Mata Aktor Karena mata adalah penyampai emosi yang paling baik, sehingga penonton bisa lebih merasakan atmosfer dari video tersebut. Oleh karena itu, perhatikan baik-baik mata aktor di dalam frame. Pahami tentang Bahasa Visual Dalam sebuah karya video, bahasa visual adalah hal yang penting dalam menyampaikan sebuah cerita. Bahasa disini berfungsi untuk mendeskripsikan pesan yang merangkum persepsi dan pemahaman filmmaker melalui visualisasi yang terstruktur. Sebagai seorang editor, kamu bisa belajar memahami bahasa visual melalui konten-konten Youtube yang menganalisa beberapa adegan dalam film. Perbanyak Referensi Meskipun kamu sudah memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan, sebaiknya jangan menutup diri pada sekitarmu. Karena ilmu bisa kamu dapatkan dari tempat dan waktu yang tidak terduga. Apalagi saat ini, sudah banyak kemudahan untuk mengakses referensi-referensi tentang editing video, mulai dari film, buku, workshop, atau video tutorial di internet. Patuhi Jam Kerja Banyak editor yang mengeluhkan bahwa selalu dikejar deadline dan bekerja hingga larut malam. Namun, sebenarnya kamu bisa memiliki jam kerja yang sehat dengan membuat jam kerja rutin dan mematuhinya, misal dari jam 09.00-19.00. Jika kamu disiplin dalam menerapkan jam kerja tersebut, kamu bisa lebih mengatur waktumu dan melakukan kegiatan lain. Hargai Target Pribadi Mengerjakan hal yang serupa selama bertahun-tahun pastinya berpotensi untuk menyebabkan kejenuhan, oleh karena itu, jangan ragu untuk menetapkan target-target jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini, memungkinkan kamu untuk mengembangkan keterampilan dan portofoliomu. Asah Keterampilan dalam Berkomunikasi Film adalah sebuah karya kompleks yang banyak melibatkan orang dalam berbagai divisi. Oleh karena itu, seorang editor dituntut mampu berkomunikasi dengan baik bersama divisi lain untuk saling bertukar pikiran mengenai eksekusi kreatif yang akan dilaksanakan. Kamu bisa melatihnya dengan sering bertukar ide dengan orang-orang di sekitarmu. Terus Berlatih Saat melakukan proses video editing, jangan mudah menyerah jika hasilnya kurang memuaskan. Teruslah berlatih dengan berbekal ilmu yang sudah kamu pelajari dari buku, workshop, ataupun video-video tutorial. Selain itu, jangan takut untuk bertanya pada orang lain ketika menemui kesulitan. Dengan mengikuti kita-kiat tersebut, kamu bisa menjadi seorang editor yang terampil dan juga lebih baik. Selain menawarkan hardskill, kamu juga punya softskill yang sama bisa dipertimbangkan. Sebuah karya film dapat dikatakan berkualitas, jika semua kru dan komponen lainnya saling bersinergi. Untuk memperdalam teknik-teknik dalam pembuatan film atau edit video, kamu bisa mendaftar kuliah film atau kursus film di International Design School. Pengetahuan soal teknis hingga pengalaman praktis bisa kamu dapatkan dalam Program Digital Film & Media Production. Tunggu apalagi? Gabung sekarang di International Design School, yuk!
    Pekerjaan video editing melibatkan proses pengeditan dan manipulasi video untuk menciptakan konten yang menarik dan berkualitas. Seorang video editor bertanggung jawab untuk memotong, mengatur, dan menggabungkan klip video, menyusun urutan cerita, memperbaiki warna dan pencahayaan, menambahkan efek visual dan suara, serta memastikan alur cerita yang halus. Mereka menggunakan perangkat lunak editing video seperti Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, atau DaVinci Resolve untuk menghasilkan hasil akhir yang profesional. Video editor harus memiliki pemahaman tentang prinsip dasar sinematografi, pengeditan, dan pengetahuan tentang format file video. Kreativitas, keterampilan teknis, dan kemampuan menghadirkan narasi visual menjadi kunci sukses dalam pekerjaan ini.

Dengan menjalankan pekerjaan sampingan ini, kamu memiliki potensi untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang signifikan. Penting untuk menyesuaikan pekerjaan sampingan dengan minat dan keterampilan kamu agar dapat memaksimalkan peluang cuan yang ada.

Jika kamu tertarik menjadi freelancer, kamu dapat mengembangkan keterampilanmu melalui program Short Course IDS. Program ini memberikan pelatihan kepada peserta untuk meningkatkan kemampuan kreatif mereka dengan waktu kelas yang fleksibel, serta dibimbing oleh praktisi industri yang berpengalaman.

Peserta akan diajarkan melalui metode praktik yang efisien, menggunakan fasilitas yang memenuhi standar industri. Pada akhir kursus, setiap peserta akan memiliki portofolio proyek yang sesuai dengan kelas yang mereka pilih, sebagai bukti kemampuan yang mereka miliki. Dengan mengikuti program Short Course IDS, kamu akan mendapatkan bekal keterampilan yang relevan dan siap untuk mengembangkan karirmu sebagai freelancer.

Corporate Banner

Step by Step to Become a Product Designer