Blog

BAGIKAN

Tren Video Editing dan Aplikasinya untuk Konten Digital di Tahun 2023

teknik editing video

Bagi para konten kreator, menciptakan konten digital yang menarik dan berkualitas bagi audiens adalah tantangan tersendiri. Dalam dunia yang terus berkembang pesat ini, terus memantau tren video editing dan aplikasi terbaru yang mendukungnya adalah suatu keharusan. Artikel ini akan mengulas beberapa tren video editing yang paling relevan di tahun 2023 beserta aplikasi yang dapat membantu meningkatkan kualitas konten digital kamu.

Tren Video Editing

  1. Video Berdurasi Pendek

editing video

Salah satu tren terkini adalah preferensi audiens terhadap video berdurasi pendek. Hal ini terkait dengan penurunan attention span atau jumlah waktu yang dapat dihabiskan seseorang untuk fokus pada suatu konten sebelum teralihkan. Oleh karena itu, konten berdurasi singkat lebih diminati.

  1. Video Vertikal

TikTok menjadi salah satu media sosial paling laris di dunia akhir-akhir ini. Maka dari itu, banyak sekali pebisnis online menggunakan TikTok sebagai media promosi. Khususnya bagaimana cara mempromosikan produk melalui TikTok agar tampak lebih menarik. Sebelum membahas bagaimana caranya, kita ulas dulu alasan TikTok adalah media sosial yang pas untuk mempromosikan sebuah bisnis. Berikut adalah ulasan lengkapnya. Tidak perlu mempunyai akun TikTok untuk melihat video TikTok merupakan salah satu media sosial yang sangat mudah untuk digunakan. Bahkan, ia juga sangat memudahkan siapa saja untuk mengaksesnya. Contohnya saja, orang yang ingin melihat video tidak perlu mempunyai akun atau memasang aplikasi TikTok pada ponselnya. Cukup membuka website resminya, pengguna sudah bisa melihat berbagai video yang sedang tren pada bagian home. Selain itu, kini video TikTok mulai di-repost di berbagai platform media sosial. Salah satunya adalah instagram yang me-repost menggunakan fitur Reels. Dengan begini, siapa saja akan lebih mudah untuk mengaksesnya. Memiliki video dengan durasi yang pendek Kelebihan lainnya adalah video yang dimiliki oleh TikTok sangat pendek. Yaitu sekitar 15 detik. Hal ini tentu bisa dimanfaatkan untuk memikirkan tema video yang menarik tanpa khawatir durasi. Kamu yang sedang sekolah desain, perlu mempelajari teknik pembuatan video berdurasi singkat. Selain dari sisi pembuat video, hal ini juga tentu sangat menguntungkan para penikmat video. Di mana mereka bisa sangat menghemat kuota. Kemudian, durasi singkat pada TikTok tidak akan membuat para penikmat video merasa bosan. Menyediakan filter yang beragam Keunggulan lain yang dipunya oleh TikTok adalah memiliki aneka ragam filter. Tak hanya filter berupa lagu, tapi juga efek yang membuat konten video terlihat lebih menarik. Aplikasi satu ini pun juga sudah membuat klaim bahwa filter yang dimilikinya berbeda dengan aplikasi lainnya. Bahkan, sekarang banyak sekali filter dari TikTok tersedia juga di Instagram. Mempunyai challenge TikTok juga memiliki kelebihan lainnya berupa adanya challenge yang selalu saja bermunculan. Hampir semua challenge yang diadakan pasti viral dan tak jarang terkenal hingga ke beberapa negara tetangga. Kamu yang tertarik untuk mempromosikan bisnis, bisa sekali memanfaatkan challenge tertentu. Namun, usahakan lakukan challenge yang sedang tren agar konten video bisa masuk ke lebih banyak akun TikTok. Bebas menggunakan background musik Untuk yang satu ini merupakan keunggulan yang sangat menonjol dibandingkan aplikasi lainnya. Adalah para pengguna TikTok bisa memakai background musik. Dengan adanya musik, konten video tentu akan lebih menarik dan juga lebih hidup. Kerennya lagi, musik yang ada sangat up to date, sehingga hampir semua lagu yang kamu cari sudah pasti ada di TikTok. TikTok tidak memiliki iklan Kelebihan terakhir adalah TikTok tidak mempunyai iklan. Fasilitas satu ini tentu sangat memanjakan para pengguna karena tidak akan terganggu ketika menonton video. Jadi tidak heran kalau banyak orang mempromosikan produknya di aplikasi satu ini. Demikianlah penjelasan mengenai kelebihan TikTok untuk mempromosikan suatu bisnis. Dari sini, kamu bisa mulai memikirkan bagaimana cara mempromosikan produk dengan konten video yang menarik. Bagi kamu yang ingin belajar membuat video menarik di Tiktok, bisa ambil kuliah desain atau kursus desain di International Design School. Untuk lebih lengkapnya, bisa langsung cek website atau linktree di bio Instagram IDS!

Format video vertikal atau portrait menjadi populer karena banyak audiens menonton konten digital melalui ponsel. Banyak konten kreator menggunakan format ini untuk menampilkan pemandangan alam dan lainnya. kamu bisa dengan mudah memutar perangkat kamu 90 derajat untuk menyesuaikan tampilan video ini.

  1. Resolusi Video Tinggi

video produksi

Creator saat ini bersaing untuk menghasilkan konten video dengan resolusi tinggi. Teknologi kamera smartphone yang semakin canggih mendukung tren ini. Kualitas video yang tinggi dapat memikat audiens dan membuat mereka lebih lama menonton.

Aplikasi Video Editing yang Tren di 2023

  1. Adobe Premiere Rush

adobe premier rush

Adobe Premiere Rush adalah aplikasi video editing yang dapat digunakan baik di ponsel Android maupun iOS. Aplikasi ini menawarkan berbagai pilihan untuk mengedit dan berbagi video dengan mudah. Versi premiumnya bahkan dapat dinikmati secara gratis pada awal penggunaan.

  1. LumaFusion

lumafusion

LumaFusion adalah aplikasi video editing yang tersedia di iOS. Aplikasi ini sering digunakan oleh jurnalis, pembuat film, dan produser video untuk merekam dan mengedit video dengan cepat. kamu dapat mengedit hingga enam trek video/audio dalam satu proyek.

  1. KineMaster

KineMaster

KineMaster adalah salah satu aplikasi pengeditan video terbaik untuk penggunaan profesional. Fitur-fiturnya mencakup blending mode, chroma keying, dan audio mixing. Aplikasi ini mendukung pengeditan video hingga resolusi 4K dan dapat digunakan dengan mudah.

  1. FilmoraGo

FilmoraGo

FilmoraGo adalah aplikasi pengeditan video gratis yang tersedia untuk iOS dan Android. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk mengedit video HD secara online dengan mudah, bahkan jika kamu pemula. Fitur filter dan efeknya cukup lengkap.

  1. InShot

InShot

InShot adalah aplikasi yang mudah digunakan dengan berbagai fitur, termasuk filter, stiker, teks, emoji, musik, dan efek suara gratis. Ini adalah pilihan yang sangat direkomendasikan untuk mengedit video media sosial kamu.

  1. Filmmaker Pro

Filmmaker Pro

Filmmaker Pro adalah software edit video untuk pengguna iOS. Salah satu keunggulan utamanya adalah penggunaan green screen yang tersedia bagi semua pengguna. Beberapa filter dan transisi video dapat dibeli secara terpisah setelah mengunduh aplikasi ini.

  1. ActionDirector

ActionDirector

ActionDirector hanya tersedia untuk pengguna ponsel Android dan iPad. Aplikasi ini memungkinkan pengeditan video yang mudah serta mengubah kecepatan video. Namun, tidak semua fitur premium tersedia dalam versi gratis.

Dengan tren video editing ini dan berbagai aplikasi yang tersedia, kamu dapat meningkatkan kualitas konten digital kamu dan tetap relevan di dunia yang terus berubah. Selamat mencoba!

Tertarik untuk belajar video editing? Yuk gabung Program Short Course Digital Film di IDS Education!

Kenapa harus kursus film dan video editing di IDS? Karena Peserta akan menekankan praktik lapangan untuk mengasah kemampuan kreatif dan teknis mereka. Serangkaian kegiatan pembelajaran yang mensimulasikan lingkungan produksi film di industri profesional akan memberikan wawasan yang akurat tentang dunia perfilman.

Kelas kursus film ini terbagi menjadi dua jurusan, yaitu Video Editing dan Video Production.

Dalam Short Course Video Editing, peserta akan mempelajari penggunaan perangkat lunak Adobe Premiere Pro CS6, mengenal konsep manajemen asset, dasar-dasar editing, hingga proses rendering akhir menjadi file video. Pada akhir program, peserta akan diberi tugas untuk mengedit sebuah film, baik yang disediakan oleh IDS maupun hasil produksi peserta sendiri, hingga menjadi produk akhir yang siap ditampilkan.

Sementara itu, jurusan Video Production akan fokus pada proses produksi video yang akan didistribusikan melalui internet. Materi yang diajarkan mencakup analisis konten viral, seni bercerita (storytelling), strategi monetisasi untuk video yang diunggah, serta pemahaman tentang ekosistem produksi video secara keseluruhan.