Apa Itu Color Grading? Yuk Simak Selengkapnya - IDS | International Design School

Apa Itu Color Grading? Yuk Simak Selengkapnya

Saat menonton film atau sebuah video, pasti kita akan merasa kalau tone warna yang digunakan berbeda antara satu film dengan film lainnya, video satu dengan video lainnya.

Bener nggak? Contohnya saja saat menonton sebuah video traveling ke suatu tempat tertentu dan suatu hari kita datang langsung mengunjungi tempat tersebut dan ternyata saat kita melihatnya secara langsung, kita melihat pemandangan dengan warna asli, sangat berbeda saat kita melihatnya di video/film.

Mengapa bisa berbeda? Nah, proses itulah yang dinamakan dengan color grading. Apa sih color grading? Mengapa color grading penting untuk digunakan? Yuk, sama-sama kita bahas selengkapnya.

 

Apa Itu Color Grading?

thumbnail
Dalam proses mengedit film, color grading adalah bagian penting dari prosesnya. Bahkan, bukan hanya film, sekarang ini semua orang menggunakan color grading untuk memberikan sentuhan warna yang sesuai dengan mood dari videonya.

Color grading adalah proses koreksi warna pada gambar/video untuk meningkatkan nilai estetika dan kualitasnya . Color Grading digunakan lebih dari sekadar pewarnaan gambar. Color Grading ini disesuaikan dengan alur, tema, isi cerita, dan hal hal lain yang dapat memengaruhi suasana dalam film tersebut.

 

Perbedaan Color Grading dan Color Correction

2

Selain color grading, ada satu teknik lagi yang biasa digunakan. Hampir mirip dengan color grading, color correction juga bagian dari proses memperbaiki kualitas warna pada gambar/video yang meliputi, exposure, white balance, ISO noise, dan kontras. Proses ini akan membuat kualitas gambar lebih baik dari segi cahaya maupun warna gambar agar terlihat lebih baik.

Sedangkan color grading adalah proses mengatur warna dasar yang digunakan untuk mengubah atau meningkatkan nuansa pada film yang meliputi shot matching, removing objects shape masks, cinematic looks (day-to-night, underwater, flashbacks, dll).

Dengan color grading, video tersebut dapat memiliki looks yang berbeda-beda. Artinya, sinematografer dapat membuat atau memanipulasi nuansa latar tempat sehingga terlihat berbeda dari aslinya.

 

Software yang digunakan

Beberapa software yang biasa digunakan untuk melakukan color grading, diantaranya.

 

1. Adobe Premiere

1
Pertama, kamu bisa menggunakan software ini untuk melakukan color grading. Aplikasi ini sangat populer dan banyak digunakan karena fasilitas dan kemampuannya dalam mengolah dan mengedit video yang andal. Beberapa tools-nya, seperti basic correction, creative, curves, color wheels, HSL secondary, dan vignette.

 

2. Adobe SpeedGrade CC

adobe speed grade
Kedua, ada adobe speedgrade CC yang biasa digunakan para editor, pembuat film, colorist, dan para pembuat visual effect yang ingin mengatur looks warna pada sebuah video.  Adobe SpeedGrade CC merupakan salah satu software color grading yang sangat baik karena memiliki beberapa fitur yang sangat luar biasa untuk mengoreksi warna.

 

3. Color Finale

color finale
Ketiga, software yang biasa digunakan ialah color finale. Gradasi warna dilakukan dengan bantuan layer dan memiliki tiga cara untuk koreksi warna yang memenuhi standar industri. Selain itu, color finale juga memiliki Telecine tools dan LUT utility untuk meningkatkan kualitas gambar.

 

4. DaVinci Resolve

davinci
Terakhir, ada software besutan dari Blackmagic Design yang telah menjadi platform standar soal gradasi warna dalam industri perfilman dan video. Beberapa fitur color grading yang disematkan pada perangkat ini telah memikat hati profesional colorists untuk lebih mengunggulkan DaVinci Resolve dibanding software lainnya.

Software color grading gratis ini dilengkapi mode inerface, memudahkan pengguna dapat meng-edit rekaman beresolusi tinggi dengan tingkat presisi yang tinggi juga. DaVinci Resolve memiliki hampir semua fitur yang seorang colorists butuhkan saat mengerjakan sebuah proyek video, seperti automatic color matching, primary color adjustments, secondary color adjustments, LUT Support, HSL Curves, dan Real-Time Noise Reduction (Studio Version Only).

Nah, itu dia beberapa hal seputar color grading yang memiliki banyak kegunaan dan menjadi salah satu elemen penting dalam pengeditan sebuah video. Berbagai video profesional dan film yang kita lihat saat ini, pastinya tak lepas dari adanya proses color grading.

Creative people yang mau belajar seputar color grading dan teknik film lainnya, yuk belajar di IDS. IDS punya berbagai program belajar menarik yang akan mengantarkanmu menjadi seorang filmmaker profesional di bidangnya. Selengkapnya cek di sini

 

Source:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

 

Source pictures:

1 2 3 4 5 6

Posted in: Articles

Comments (No Responses )

No comments yet.

DAFTAR SEKARANG