Blog

BAGIKAN

Cara Mudah Membuat Animasi Stop Motion

stop motion

Bagi kamu yang tidak memiliki dasar animasi atau tidak mengerti sama sekali mengenai animasi tetapi ingin sekali mencoba membuat video animasi, stop motionlah jawabannya. Apa itu stop motion? Stop motion adalah suatu bentuk video animasi yang menggunakan kumpulan foto – foto sebagai frame yang nantinya dapat dibuat menjadi suatu film animasi. Kumpulan foto – foto ini nanti bisa menghasilkan suatu pergerakan.

Untuk membuat animasi stop motion, tidak dibutuhkan pengetahuan akan aplikasi-aplikasi animasi yang sulit. Cukup mengerti cara operasi dari iMovie, Windows Movie Maker, After Effect, atau aplikasi pengedit video lain semacamnya. Apa saja yang dibutuhkan untuk membuatnya? Yang pasti sebuah kamera, kreativitas, dan alur cerita.

Animasi Stop Motion

Bagaimana cara membuat animasi stop motion? Berikut cara-cara yang bisa kamu ikuti untuk membuat animasi stop motion sendiri.

1. Pastikan kamu memiliki kamera.

Untuk hasil yang lebih baik, disarankan menggunakan kamera SLR atau kamera pocket. Namun, dari kamera handphone juga bisa kok.

2. Siapkan objek.

Objek yang dimaksud adalah actor atau aktris yang akan ada di film animasimu. Objek dapat berupa clay, lego, origami, kertas, atau apapun yang bersifat fleksibel.

3. Buatlah cerita.

Story board dari film animasimu adalah hal terpenting yang akan mempermudah proses dari  pembuatan animasi stop motion kamu.

4. Pikirkan detail pergerakannya.

Jika ada adegan-adegan dengan efek spesial, pastikan kamu menulis detailnya sehingga saat kamu melakukan pemotretan tidak terganggu dan bisa sekali jalan.

5. Mengatur dan menandai.

Tandailah objek kamu. Dari mana kamu ingin memulai, dan di mana kamu ingin mengakhiri pergerakannya. Tentukan juga viewnya dari kamera.

6. Siapkan kamera di posisi yang telah ditentukan.

Taruhlah kameramu di tripod atau jika kamu tidak memiliki tripod, kamu bisa mengakali dengan menggunakan tumpukan buku sebagai penyangga. Usahakan agar kamera tidak berpindah tempat dari awal hingga akhir pengambilan gambar.

7. Mengatur pencahayaan.

Aturlah pencahayaan dari tempat di mana kamu membuat animasi kamu. Usahakan agar tidak terlalu terang, juga tidak terlalu gelap supaya hasil akhirnya baik.

8. Mulailah mengambil gambar pertama.

Coba lihat hasil dari gambar pertama, apakah ada yang kurang dari set tempat kamu mengambil gambar atau tidak.

9. Simpan gambar di komputer.

Jika sudah menyelesaikan satu scene, segera transfer ke komputermu. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa membuat satu folder berisikan scene yang kamu potret.

10. Ulangi langkah nomor 8 dan 9 sampai film animasimu jadi.

Jika semua scene sudah terambil, mulailah mengedit kumpulan foto- foto tersebut.

11. Tambahkan efek – efek.

Jangan biarkan film animasimu terlihat kosong! Tambahkan sedikit efek untuk animasi stop motion kamu agar terlihat lebih menarik.

12. Export atau render video kamu.

Hal terakhir yang dilakukan adalah menyelesaikannya, atau menyimpan hasil animasi stop motion kamu di komputer kamu.

Animasi Stop Motion

Nah, membuat animasi stop motion tidak sulit, kan? Selamat mencoba! Atau kamu ingin belajar animasi? IDS | International Design School menyediakan Sekolah Animasi untuk kamu yang ingin memperdalam passion kamu dalam bidang animasi. Kamu juga bisa dapat gelar bachelor dari Universitas Ternama di luar negeri, lho!